• Kategori
    • Hidup Sehat
    • Kecantikan
    • Ibu dan Bayi
    • Keluarga
    • Kesehatan
    • Intim
  • Penyakit
  • Obat
  • Konsultasi

OCD Bikin Repot!

Syaluna Mazaya
Simpan

Dokter! Kadang aku suka ribet sendiri sama keteraturan suatu hal, dan itu suka kebawa pikiran pake banget. Waktu periksa dan tanya sana-sini, aku dibilang ada Obsessive-Compulsive Disorder (OCD). Kadang ini tuh ngerepotin deh, Dok. Jadi bikin sungkan dan enggak enak sama orang lain karena aku jadi semacam punya 'aturan' yang bakal mumet kalo kelanggar. Adakah cara sederhana yang bisa kulakukan biar perlahan OCD ini hilang? Setidaknya berkurang.

dr. Graciela Audria

Dokter

Halo,

Terima kasih sudah bertanya di OkayDoc.

Perkenalkan saya dr. Audria Graciela, dan saya akan berusaha menjawab pertanyaan kamu mengenai OCD bikin repot.

OCD atau Obsessive Compulsive Disorder, pada awalnya dimasukkan ke dalam kategori gangguan kecemasan, akan tetapi saat ini dipisahkan menjadi suatu kondisi khusus karena dianggap memiliki keunikan tersendiri.

Penderita OCD pada umumnya terperangkap dalam siklus pemikiran dan perilaku yang berulang dan tidak ada akhirnya. Pemikiran-pemikiran yang menakutkan, menimbulkan kecemasan, yang memaksa mereka untuk melakukan ritual yang diulang-ulang. Pengulangan ritual itu adalah cara mereka untuk menghilangkan rasa cemas dan rasa takut yang datang terus menerus dan tidak bisa mereka hilangkan. Ritual ini dapat menganggu aktivitas sehari-harinya. Penderita OCD bisa saja menyadari kelainan ini, tetapi tidak bisa mengontrolnya.

Penanganan kasus OCD paling baik dilakukan per kasus, dan tidak bisa disama-ratakan. Pada umumnya dokter akan menyarankan terapi perilaku (Cognitive Behavioural Therapy), di mana di bawah pengawasan dokter pasien akan diminta untuk mengkonfrontasi ketakutan dan kecemasannya, dan mengurangi pikiran-pikiran dan ketakutan yang berlebihan. Juga terapi medikamentosa yaitu obat-obatan golongan anti depresan. Tapi sangat penting diingat bahwa pemakaian obat-obatan ini harus dengan resep dan pengawasan dokter ya, karena termasuk obat psikotropika dan dapat fatal akibatnya jika digunakan tidak sesuai anjuran dokter.

Maka dari itu saya menyarankan agar kamu tidak perlu takut ataupun ragu mencari bantuan dari dokter ya, karena terapi-terapi OCD baik obat-obatan ataupun terapi perilaku berbahaya untuk diaplikasikan sendiri tanpa pengawasan dokter.

Semoga jawaban saya bisa membantu kamu perihal topik ‘Obsessive Compulsive Disorder’.

Terima Kasih sudah bertanya di OkayDoc.

Syaluna Mazaya


Berarti enggak bisa ya Dok aku coba lawan sendiri? Misalnya aku perlahan mengabaikan gitu. Atau justru, kalau dilakukan hal demikian malah bikin OCD makin parah?

Masih belum menemukan apa yang kamu butuhkan ?
Pencarian Populer :
Mengecilkan pori pori, Ciri ciri Asma, bagaimana mengobati vertigo
Punya pertanyaan seputar Kesehatan?
Tanya Sekarang
Tanya Dokter
Bookmark telah disimpan
Memuat...