• Penyakit
  • Obat
  • Kategori
    • Hidup Sehat
    • Kecantikan
    • Ibu dan Bayi
    • Keluarga
    • Kesehatan
    • Intim
  • Konsultasi
  • Cari Rumah Sakit
  • Daftar
  • Masuk
  • Daftar
  • Masuk

Diabetes Tipe 1

Diabetes tipe 1 adalah kondisi autoimun yang kronis. Sistem kekebalan tubuh penderita menghancurkan sel-sel beta pankreas yang bertugas memproduksi insulin. Hormon ini akan membantu sel-sel tubuh menggunakan glukosa sebagai sumber energi.

Pada diabetes jenis ini, tubuh penderita tidak mampu menciptakan insulin. Akibatnya, terjadi penumpukan glukosa dalam darah sehingga kadar gula darah akan meningkat.

Apa yang Menyebabkan Diabetes Tipe 1?

Diabetes ini biasanya muncul pada usia muda, pada rentang usia tertentu, yaitu 4 hingga 7 tahun dan 10 hingga 14 tahun. Namun tidak ada yang bisa memastikan penyebab di balik serangan sistem imun pada sel-sel sehat dari pankreas.

Para pakar menduga faktor-faktor berikut mungkin berperan dalam meningkatkan risiko seseorang terkena diabetes ini:

Kelainan pada genetik.

Memiliki anggota keluarga (khususnya keluarga inti, seperti ibu, ayah, dan saudara kandung) yang memiliki penyakit serupa akan meningkatkan risiko Anda.

Apa Saja Gejala Diabetes Tipe 1?

Cepat atau lambatnya perkembangan gejala diabetes ini bergantung pada usia. Penderita anak-anak cenderung mengalami indikasi yang cepat berkembang (dalam hitungan hari atau minggu) dibandingkan dengan penderita dewasa (dalam beberapa bulan).

Gejala diabetes tipe ini cenderung mirip dengan indikasi diabetes pada umumnya. Beberapa di antaranya meliputi:

  • Merasa sangat haus.
  • Lebih sering buang air kecil, khususnya pada malam hari.
  • Sangat lapar.
  • Penurunan berat badan tanpa sebab.
  • Hilangnya massa otot.
  • Merasa sangat lelah.
  • Lemas.
  • Uring-uringan.
  • Gangguan pengelihatan, seperti pandangan yang kabur.
  • Sering mengalami infeksi jamur di sekitar organ intim yang memicu rasa gatal.
  • Luka yang lama sembuh.

Apabila mengalami gejala-gejala di atas, periksakanlah kondisi Anda atau anak Anda ke dokter. Pendeteksian sedini mungkin sangatlah penting bagi penderita diabetes agar penanganan bisa dilakukan secepatnya.

Terutama bila disertai mual, muntah, tidak nafsu makan, napas berbau seperti buah, sakit perut. Kondisi ini menbutuhkan penanganan darurat di rumah sakit.

Proses Diagnosis Diabetes Tipe 1

Apabila diduga mengidap diabetes, dokter akan melakukan sejumlah pemeriksaan agar diagnosis bisa dipastikan. Tes urine dan darah merupakan 2 langkah utama dalam pendeteksian penyakit ini.

Tes Urine

Kadar gula darah dalam urine pasien akan diperiksa. Pada kondisi normal, urine seharusnya tidak mengandung glukosa.

Tes Darah

Dokter akan mengukur kadar gula dalam darah pasien. Pengecekan ini bisa melalui tes HbA1c yang akan menunjukkan kadar glukosa pasien selama beberapa bulan terakhir.

Dokter juga dapat melakukan tes gula darah puasa atau sewaktu. Angka dari hasil tes-tes darah ini akan membantu dokter dalam diagnosis.

Apa Diabetes Tipe 1 Bisa Disembuhkan?

Sampai saat ini, belum ditemukan obat untuk menyembuhkan semua jenis diabetes. Penanganannya bertujuan untuk mengendalikan kadar gula darah penderita agar bisa senormal mungkin.

Penggunaan insulin adalah metode pengobatan terpenting yang harus terus dijalani oleh penderita. Hormon ini bisa diberikan melalui suntikan secara rutin.

Penderita diabetes tipe 1 juga dihimbau untuk selalu memantau kadar gula darahnya. Prosedur ini bisa dilakukan secara berkala oleh dokter. Namun saat ini sudah banyak alat pengecek gula darah yang bisa dibeli secara bebas agar penderita lebih leluasa melakukannya sendiri di rumah.

Penerapan gaya hidup yang sehat pun sebaiknya dilakukan. Pastikan Anda menjaga asupan gizi melalui makanan atau minuman yang dikonsumsi dan jangan lupa untuk berolahraga secara teratur.

Komplikasi Akibat Diabetes Tipe 1

Jika tidak mendapatkan penanganan yang benar, kadar gula darah yang tinggi dapat merusak pembuluh darah, saraf, maupun organ. Pada akhirnya, akan mengancam jiwa penderitanya. Sejumlah komplikasi yang mungkin mengincar adalah:

Berbagai Penyakit Kardiovaskular

Diabetes akan meningkatkan risiko gangguan fungsi jantung dan aliran darah. Stroke, penyakit jantung koroner, serangan jantung, serta angina merupakan beberapa contoh penyakitnya.

Kerusakan Saraf

Kadar gula yang berlebihan dapat melukai dinding pembuluh darah halus yang menyuplai oksigen pada saraf-saraf. Akibatnya, bisa terjadi kerusakan pada kaki, ginjal, serta mata.

Gangguan pada sistem pencernaan, seperti diare atau sembelit, juga mungkin muncul. Demikian pula dengan disfungsi ereksi pada pria.

Gangguan pada Kulit dan Mulut

Penderita diabetes lebih rentan terhadap infeksi, termasuk bakteri maupun jamur.

Komplikasi pada Kehamilan

Kadar gula darah tinggi dapat membahayakan ibu dan janin.

Komentar
Konsultasi
Memuat...