• Penyakit
  • Obat
  • Kategori
    • Hidup Sehat
    • Kecantikan
    • Ibu dan Bayi
    • Keluarga
    • Kesehatan
    • Intim
  • Konsultasi
  • Cari Rumah Sakit
  • Daftar
  • Masuk
  • Daftar
  • Masuk

Benzocaine

Apa itu Benzocaine?

Benzocaine adalah obat yang mampu menghambat sinyal sel saraf yang menyebabkan rasa sakit. Obat ini digunakan secara topikal untuk mengurangi rasa sakit secara lokal pada area tubuh tertentu seperti pada iritasi kulit, nyeri tenggorokan, sunburn, nyeri gigi, iritasi vagina atau dubur, ambeien, dan nyeri pada permukaan tubuh lainnya.

Selain untuk meredakan nyeri, obat ini juga digunakan untuk menyebabkan mati rasa pada mulut, tenggorokan, vagina atau dubur saat akan dilakukan tindakan menggunakan instrumen medis.

Di Indonesia, obat tersedia dalam bentuk sediaan suppositoria dan salep untuk meredakan nyeri pada ambeien. Sedangkan cairan obat luar tersedia untuk meredakan nyeri akibat gigi berlubang, sariawan, dan keluhan mulut lainnya.

Obat ini dikombinasikan dengan kandungan obat lain seperti diphenhydramine HCl, cetrimonium bromide, lidocaine HCl, chincocaine HCl, zinc oxide dan prednisolone untuk menangani keluhan tersebut.

Informasi Obat Benzocaine

Kategori Obat Keras; Obat Bebas Terbatas
Bentuk Obat Suppositoria; Cairan Obat Luar; Salep
Nama Dagang Obat Superhoid; Borraginol-N; Borraginol-S; Dentasol.
Kandungan Mengandung 20 mg benzocaine pada setiap gram suppositoria
Golongan Obat Anestesi Lokal
Kategori Kehamilan Kategori C (menurut FDA)
Kegunaan Menghambat sinyal rasa nyeri pada sel-sel saraf di area tubuh tertentu.

Kegunaan dan Dosis Benzocaine

kegunaan dan dosis benzocaine

Benzocaine cairan obat luar dapat digunakan untuk mengurangi nyeri gigi – dokterbabe

Benzocaine adalah obat yang digunakan secara topikal untuk menghambat rasa nyeri pada area tubuh tertentu. Obat ini tersedia dalam bentuk suppositoria, cairan obat luar, dan salep untuk indikasi berikut ini:

Anestesi pada Mulut dan Tenggorokan

  • Obat ini diberikan dalam bentuk cairan obat luar untuk meredakan nyeri pada mulut dan tenggorokan, misalnya pada nyeri gigi, nyeri pada gusi, atau sariawan.
  • Obat ini dioleskan pada area yang nyeri hingga 4 kali sehari.

Anestesi Lokal

  • Obat ini tersedia dalam bentuk sediaan suppositoria dan salep yang dikombinasikan dengan zat aktif obat lainnya.
  • Salah satu indikasi obat ini yaitu untuk meredakan nyeri pada ambeien.
  • Salep dan suppositoria dapat digunakan hingga 1-3 kali sehari atau sesuai petunjuk dokter.

Mengonsumsi Benzocaine dengan Benar

Salah satu faktor yang memengaruhi keberhasilan terapi adalah penggunaan obat dengan tepat. Agar tidak mengalami berbagai efek samping yang mengganggu, berikut rincian informasi terkait konsumsi obat yang perlu Anda ketahui:

Kontraindikasi Benzocaine

Pasien dengan kondisi berikut sebaiknya tidak mengonsumsi obat ini:

  • Alergi atau hipersensitif terhadap benzocaine.
  • Riwayat methemoglobinemia (sebuah kegawatan yang diakibatkan oleh kadar oksigen yang amat rendah. Ditandai dengan pusing, kebingungan, peningkatan denyut jantung, sesak nafas, tampak pucat/biru keabuan pada kulit, kuku, atau pada bibir).

Peringatan dan Perhatian Khusus Benzocaine

Kondisi di mana Anda membutuhkan kehati-hatian dan pengawasan dokter pada penggunaan obat ini:

  • Gangguan fungsi ginjal
  • Asma, bronkhitis, emfisema
  • Penyakit jantung
  • Merokok
  • Anak-anak
  • Ibu hamil dan menyusui

Penggunaan Benzocaine

Berikut rincian saran-saran penggunaan obat yang sebaiknya diperhatikan selama terapi:

  • Hindari menelan cairan obat yang dioleskan di dalam mulut atau gusi dan hindari makan selama setidaknya 1 jam setelah menggunakan obat.
  • Hindari menggunakan obat ini pada daerah dengan luka terbuka.
  • Gunakan obat sesuai petunjuk penggunaan atau sesuai petunjuk dokter.
  • Hindari menggunakan lebih sering atau lebih lama dari yang disarankan.

Berikut adalah cara menggunakan salep atau suppositoria dari obat ini:

  • Suppositoria adalah jenis obat yang digunakan dengan dimasukkan ke dalam dubur.
  • Cuci tangan sebelum dan sesudah menggunakan salep atau suppositoria yang mengandung benzocaine.
  • Sebaiknya gunakan obat supositoria setelah buang air besar.
  • Berbaringlah menghadap satu sisi dengan lutut ditekuk ke dada.
  • Buka pembungkus obat, lalu masukkan suppositoria kurang lebih 2-3 cm ke dalam dubur.
  • Untuk sediaan salep, gunakan aplikator untuk membantu mengoleskan salep.
  • Berbaringlah beberapa menit hingga seluruh suppositoria meleleh di dalam dubur.
  • Sebaiknya tidak buang air besar setidaknya 1 jam setelah menggunakan suppositoria.

Keamanan Benzocaine pada Kehamilan

Kategori C

  • Uji yang memadai dan terkendali pada hewan menunjukkan munculnya efek samping pada fetus.
  • Tidak terdapat uji yang memadai dan terkendali pada wanita hamil.
  • Penggunaannya harus melalui pertimbangan klinis yang ada dan serangkaian proses analisis perbandingan manfaat-risiko obat tersebut apabila dikonsumsi oleh wanita hamil.

Contoh pertimbangan pemberian obat:

  • Kebutuhan obat dalam situasi yang mengancam jiwa ibu hamil.
  • Ibu hamil menderita penyakit serius di mana obat yang lebih aman tidak efektif atau tidak dapat digunakan.

Mekanisme Kerja Benzocaine

Bagaimana obat ini bekerja dalam tubuhmu?

Anestesi lokal

Mekanisme kerja:

Benzocaine merupakan senyawa ester yang meredakan nyeri dan menimbulkan mati rasa dengan menghambat inisiasi dan konduksi impuls pada sel saraf.

Obat ini berikatan secara reversibel pada saluran natrium dan mengakibatkan berkurangnya permeabilitas membran sel saraf terhadap ion Na+.

Efek Setelah Menggunakan Benzocaine

efek samping benzocaine

Rasa nyeri pada ambeien dapat dikurangi dengan menggunakan salep atau suppositoria yang mengandung benzocaine – dokterbabe

Selama menggunakan obat ini, efek lain yang tidak diinginkan mungkin saja terjadi dan biasa disebut efek samping. Efek ini tidak diharapkan terjadi pada tubuh Anda selama pengobatan.

Efek Samping 

Berikut efek lain yang mungkin saja terjadi selama menggunakan obat ini:

Umum terjadi:

Kemerahan, rasa terbakar dan rasa tersengat pada area pengobatan.

Berpotensi fatal:

Gejala methemoglobinemia (kadar oksigen dalam darah sangat rendah) dengan gejala pusing, lemas, kebingungan, detak jantung sangat cepat, napas pendek, kulit, bibir dan kuku tampak pucat dan kebiruan.

Overdosis 

  • Gejala overdosis: Methemoglobinemia yang ditandai dengan kulit berwarna pucat hingga abu-abu dan penurunan fungsi sistem pernapasan.
  • Penanganan overdosis: Konsultasikan dengan dokter dengan segera apabila dicurigai terjadi overdosis. Penanganan overdosis akan dilakukan secara suportif sesuai dengan gejala yang timbul.

Interaksi Benzocaine Dengan Obat Lain

Penggunaan obat ini secara lokal umumnya tidak memengaruhi obat lain. Namun, sebaiknya konsultasikan dengan dokter apabila Anda menggunakan atau mengonsumsi obat lain untuk memastikan keamanan penggunaan obat secara bersamaan.

Komentar
Konsultasi
Memuat...