• Penyakit
  • Obat
  • Kategori
    • Hidup Sehat
    • Kecantikan
    • Ibu dan Bayi
    • Keluarga
    • Kesehatan
    • Intim
  • Konsultasi
  • Cari Rumah Sakit
  • Daftar
  • Masuk
  • Daftar
  • Masuk

Aspirin

Pengertian

Aspirin adalah obat anti-inflamasi non-steroid (AINS) yang umum digunakan sebagai anti-inflamasi, analgesik, dan antidemam (antipiretik). Obat ini disebut juga asetosal dan asam asetil salisilat. Di pasaran antinyeri ini beredar dalam bentuk tablet, kapsul, pil.

Obat dalam dosis tinggi digunakan untuk mengobati sakit gigi, sakit kepala seperti migrain, mengatasi pilek dan flu, meredakan pembengkakan, serta menurunkan demam. Obat dalam dosis rendah memiliki efek antiplatelet yaitu sebagai pengencer darah dan membantu menghentikan penggumpalan darah.

Sehingga antinyeri ini dapat dikonsumsi untuk mengurangi risiko berbagai penyakit seperti serangan jantung dan stroke. Pada dosis rendah, pemakaian obat harus dengan pengawasan dokter.

Obat ini bekerja dengan menghambat siklooksigenase, enzim yang berperan dalam sintesis prostaglandin dan tromboksan. Kedua senyawa yang bertanggung jawab dalam reaksi peradangan dan pembekuan darah.

Disamping itu, antinyeri ini memiliki efek samping gangguan pada saluran pencernaan seperti perdarahan, radang selaput hidung (rhinitis), biduran (urtikaria) dan ketidaknyamanan pada lambung bagian atas (nyeri epigastrik). Penggunaan obat dalam jangka panjang juga dapat menyebabkan gangguan hati.

Bentuk Sediaan Aspirin

  • Oral: Serbuk ; Tablet; Kapsul; Pil.

Kekuatan Sediaan Aspirin

80 mg; 100 mg; 160 mg; 250 mg; 500 mg; 650mg

Nama Dagang Aspirin

A.P.C Plus; Acetosal; Acetosal Plus; Aggrenox; APC Plus; Aptor; Ascardia; Aspirin; Aspirin (Khusus Askes); Aspiso; Aspiso; Aspitrom; Astika; Astocard; Bintang Todjoe Puyer No.16; Bodrexin; Buinflu Plus; Cardio Aspirin; Cardipin; Contrexyn; Farmasal; Flublass; Frosit; Frosit 100; Glocar; Gramasal; Headache Cure; Inzana; Laila; Miniaspi; Minigrip; Naspro; Naspro Forte; Nogren; Nospirin; Nospirinal; Novosta; Obat Sakit Kepala Cap Parang; Paramex Migren; Poldan Mig; Procardin-100; Proxime; Puyer Cap Walangkerik; Remasal; Restor; Tempo Obat Penurun Panas Anak; Thrombo Aspilets; Vasdio; Zaiki After 5

Kategori Aspirin

  • Obat Bebas (Dosis Tinggi)
  • Obat Keras (Dosis Rendah)

Klasifikasi Obat Aspirin secara Farmakologi

Anti-Inflamasi Non-steroid (AINS) - Penghambat Siklo-Oksigenase

Mekanisme kerja: Aspirin bekerja dengan menghambat enzim siklo-oksigenase yang bertanggung jawab untuk sintesis prostaglandin dan tromboksan. Penghambatan tersebut menyebabkan terjadinya efek anti-inflamasi dan terhambatnya agregasi trombosit.  

Kelas Obat Aspirin

Anti-inflamasi; Antiplatelet; Antikoagulan; Antifibrinolitik; Anti-nyeri

Indikasi Aspirin

  • Pengobatan Nyeri Ringan hingga Sedang
  • Peradangan dan Demam
  • Pencegahan Infark Otot Jantung
  • Pencegahan Stroke atau Serangan Iskemik Transien (Transient Ischaemic Attack)
  • Rheumatoid Arthritis dan Osteoarthritis
  • Terapi Tambahan pada Proses Revaskularisasi Arteri Koroner, Angioplasti Koroner Transluminal Perkutan (Percoutaneous Transluminal Coronary Angioplasty), dan Operasi Pencegahan Stroke (Endarterektomi)

Kegunaan Aspirin

  • Meredakan rasa sakit dan peradangan pada sendi dan bagian tubuh lain.
  • Meredakan nyeri ringan karena sakit kepala, nyeri haid, arthritis, nyeri otot, atau sakit gigi.
  • Menurunkan demam yang terjadi akibat infeksi ataupun terjadinya inflamasi dalam tubuh.
  • Pengencer darah.

Rincian Dosis Aspirin

kegunaan aspirin

Aspirin dapat digunakan untuk meredakan nyeri dan peradangan pada penderita rematik - YesDoc

1. Osteoarthritis

Oral

Dewasa

Dosis awal: 3 gram per hari, terbagi ke dalam 2 dosis

Dosis pemeliharaan: Sesuaikan dosis dengan kebutuhan

2. Rheumatoid Arthritis

Oral

Anak-anak

Dosis: 80-100 mg/kg berat badan, terbagi ke dalam 5-6 dosis 

Dewasa

Dosis awal: 3 gram per hari, terbagi ke dalam 2 dosis

Dosis pemeliharaan: Sesuaikan dosis dengan kebutuhan

Demam

Oral

Anak-anak (usia 12 tahun atau lebih)

Dosis: 300-650 mg, setiap 4-6 jam sesuai kebutuhan

Dosis maksimum: 4 gram dalam 24 jam

Dewasa

Dosis: 300-650 mg, setiap 4-6 jam sesuai kebutuhan

Dosis maksimum: 4 gram dalam 24 jam

Rektal

Dewasa

Dosis: 300-600 mg, setiap 4 jam

3. Infark Otot Jantung

Oral

Dewasa

Dosis awal: 160-162,5 mg, 1 kali segera setelah didiagnosis myocardial infarction

Dosis pemeliharaan: 160-162,5 mg, 1 kali sehari selama 30 hari pasca diagnosis

4. Pencegahan Infark Otot Jantung

Oral

Dewasa

Pencegahan Primer

Usia 50 tahun atau lebih

Dosis: 75-100 mg, 1 kali sehari

Penderita diabetes mellitus tipe 1 atau 2: 75-162 mg, 1 kali sehari

Pencegahan Sekunder

Tablet lepas segera

Dosis: 75-325 mg, 1 kali sehari

Tablet lepas tunda

Dosis: 162,5 mg, 1 kali sehari

5. Ischemic Stroke

Oral

Dewasa

Tablet lepas segera

Dosis: 50-325 mg, 1 kali sehari

Tablet lepas tunda

Dosis: 162,5 mg, 1 kali sehari

6. Pencegahan Ischemic Stroke

Oral

Dewasa

Tablet lepas segera

Dosis: 50-325 mg, 1 kali sehari

Tablet lepas tunda

Dosis: 162,5 mg, 1 kali sehari

7. Pencegahan Angina Pectoris

Oral

Dewasa

Tablet lepas segera

Dosis: 75-325 mg, 1 kali sehari

Tablet lepas tunda

Dosis: 162 mg, 1 kali sehari

8. Angina Pectoris

Oral

Dewasa

Tablet lepas segera

Dosis: 75-325 mg, 1 kali sehari

Tablet lepas tunda

Dosis: 162 mg, 1 kali sehari

Penggunaan Aspirin

  • Gunakan sesuai anjuran yang tertera pada label atau seperti yang ditentukan oleh dokter Anda.
  • Antinyeri ini dapat dikonsumsi bersamaan dengan makanan untuk mengurangi efek samping pencernaan.
  • Jangan menghancurkan, mengunyah, memecah, atau membuka pil/tablet salut enterik atau tertunda. Telan secara keseluruhan.
  • Jika Anda akan melakukan pembedahan, beritahu dokter bedah sebelumnya bahwa Anda menggunakan obat ini. Penggunaan obat mungkin akan dihentikan untuk sementara.
  • Jangan minum obat ini jika Anda mencium bau cuka yang kuat di dalam botol obat ini. Hal tersebut menandakan bahwa obat tidak lagi efektif.

Efek Samping Aspirin

efek samping aspirin

Efek samping aspirin banyak terjadi pada sistem pencernaan - YesDoc

Sering terjadi

Gangguan pencernaan seperti ketidaknyamanan pada lambung bagian atas, perdarahan kecil (misal; memar), rhinitis, urtikaria, pembengkakan di bawah kulit (angioedema), telinga berdering (tinnitus), dan bronkospasme.

Jarang terjadi

Erosi lambung, ulserasi dan pendarahan; penurunan aliran napas dan penyumbatan jalan napas pada asma; sindroma Reye (anak-anak <12 tahun), bronkospasme paroksismal dan kesulitan bernapas; toksisitas terhadap hati; penurunan fungsi otak dan sumsum tulang belakang yang bisa menyebabkan koma.

Keamanan Aspirin pada Kehamilan

Kategori D

  • Terdapat data-data memadai sebagai bukti yang menunjukkan munculnya efek samping dan adanya risiko terhadap janin.
  • Penggunaannya harus melalui pertimbangan klinis yang ada dan serangkaian proses analisis perbandingan manfaat-risiko obat tersebut apabila dikonsumsi oleh wanita hamil.

Contoh pertimbangan pemberian obat:

  • Kebutuhan obat dalam situasi yang mengancam jiwa ibu hamil.
  • Ibu hamil menderita penyakit serius di mana obat yang lebih aman tidak efektif atau tidak dapat digunakan.

Peringatan dan Perhatian Khusus Aspirin

kegunaan aspirin

Pemilihan obat lain seperti paracetamol dan clopidogrel dapat dilakukan jika pasien mengalami alergi aspirin - YesDoc

  • Hindari minum alkohol saat Anda mengonsumsi obat. Alkohol dapat meningkatkan risiko pendarahan pada lambung.
  • Jika Anda mengonsumsi obat untuk mencegah serangan jantung atau stroke, hindari penggunaan bersamaan ibuprofen. Ibuprofen dapat menurunkan efektivitas kerja obat ini. Jika Anda harus menggunakan kedua obat tersebut, minum ibuprofen setidaknya 8 jam sebelum atau 30 menit setelah Anda mengonsumsi obat ini.
  • Tanyakan pada dokter atau apoteker sebelum menggunakan obat pilek, alergi, atau nyeri lainnya. Banyak obat penyakit tersebut yang mengandung obat-obat anti-inflamasi non-steroid. Penggunaan kedua obat secara bersamaan dapat meningkatkan efek antinyeri, anti-inflamasi, dan antiplatelet.
  • Sebelum mengonsumsi antinyeri in, beri tahu dokter jika Anda memiliki alergi terhadap aspirin. Jika tidak bisa menggunakan antinyeri ini, dokter mungkin akan menyarankan Anda untuk mengonsumsi paracetamol (untuk meredakan rasa sakit) atau clopidogrel (untuk mencegah penggumpalan darah).
  • Konsultasikan dengan dokter jikan Anda sedang merencanakan kehamilan, mengandung, atau menyusui.
  • Penggunaan obat ini pada seseorang yang mempunyai riwayat gangguan hati, ginjal, jantung, atau tekanan darah tinggi harus berdasarkan pengawasan dokter.
  • Konsultasikan dengan dokter jika Anda memiliki riwayat hemofilia, perdarahan di usus, sakit maag, serta asma.
  • Perhatian khusus pada penggunaan antinyeri ini oleh anak-anak atau remaja di bawah usia 16 tahun.

Overdosis Aspirin

Gejala

Pada anak-anak menimbulkan gejala mengantuk yang berlebihan dan asidosis metabolik.

Pada orang dewasa dapat menyebakan demam, gelisah, menghirup napas dengan cepat dan dangkal (hiperventilasi), kebasaan pada darah (alkalosis respiratorik), ketosis, dan asidosis metabolik; rusaknya sistem kardiovaskular, gagal napas, dan depresi sistem saraf pusat yang dapat menyebabkan koma.

Penanganan

  • Pengobatan bersifat menjaga fungsi normal organ vital seperti sistem pernapasan dan peredaran darah serta menurunkan gejala yang mengganggu.
  • Pemberian karbon aktif dilakukan untuk mengurangi jumlah obat ini dalam saluran cerna.
  • Perut dikosongkan segera dengan menginduksi muntah atau dengan melakukan pengeluaran isi lambung (gastric lavage). 

Interaksi Obat (Aspirin)

Alkohol; Kortikosteroid; Analgin; Fenilbutazon; Oxyphenbutazon

Penggunaan aspirin bersamaan dengan alkohol, kortikosteroid, analgin, fenilbutazon dan oxyphenbutazon dapat meningkatkan risiko ulserasi/ pendarahan pada saluran pencernaan. 

Phenytoin

Aspirin dapat meningkatkan kadar phenytoin dalam darah.  

Obat-Obat Urikosurik; Spironolakton

Penggunaan aspirin bersamaan dengan urikosurik dan spironolakton dapat menyebabkan efek yang berlawanan.

Antikoagulan; Methotrexate dan Hipoglikemik Oral

Penggunaan bersamaan dengan aspirin dapat mempotensiasi efek antikoagulan, metotreksat dan hipoglikemia oral.

Komentar
Konsultasi
Memuat...