• Kategori
    • Hidup Sehat
    • Kecantikan
    • Ibu dan Bayi
    • Keluarga
    • Kesehatan
    • Intim
  • Penyakit
  • Obat
  • Konsultasi
Filter
Reset Filter
Pasang
Jenis Penyakit
Harga
Brand
Rating
Urutkan
Termurah
Termahal
Terpopuler

Diverifikasi oleh

Merokok dikenal luas dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan terutama kanker. Namun apa alasannya? Berikut adalah deretan zat yang terkandung dalam rokok yang dapat membahayakan tubuhmu.

Asap rokok yang dihirup oleh perokok aktif maupun pasif mengandung sekitar 7000 bahan kimia dan 60 diantaranya merupakan pemicu kanker. Beberapa bahan tersebut adalah: 

Karbon Monoksida

zat yang terkandung dalam rokok

Perokok mudah lelah saat beraktivitas karena suplai oksigen tergantikan oleh karbon monoksida - OkayDoc

Hemoglobin dalam sel darah merah bertugas mengikat oksigen untuk menyalurkannya ke seluruh tubuh. Karbon monoksida dapat menggantikan keberadaan oksigen sehingga suplainya berkurang.

Hal tersebut memicu tubuh memproduksi lebih banyak sel darah merah sehingga darah menjadi kental. Kondisi ini juga merupakan penyebab mengapa perokok lebih mudah kehabisan napas dan merasa cepat lelah saat beraktivitas.

Dalam jangka panjang, banyaknya karbon monoksida dapat menyebabkan Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK) dimana bernapas menjadi semakin sulit.

Oxidizing Chemicals (Senyawa Oksidatif)

zat berbahaya yang terkandung dalam rokok

Asap rokok mengandung berbagai zat kimia yang dapat menjadikan darah mudah menggumpal dan memicu stroke - OkayDoc

Oxidizing Chemicals atau senyawa oksidatif yang di dalamnya termasuk radikal bebas. Zat ini dapat merusak otot jantung dan pembuluh darah

Senyawa tersebut bereaksi dengan kolesterol, yang memicu penumpukan lemak pada dinding pembuluh darah. Hal ini dapat meningkatkan risiko berbagai penyakit jantung dan stroke.

Hidrogen Sianida

zat berbahaya di dalam rokok

Zat yang terkandung dalam rokok salah satunya adalah hidrogen sianida yang dapat menyumbat kerja paru-paru - OkayDoc

Dalam paru-paru, terdapat rambut-rambut halus (cilia) yang berfungsi membersihkan paru dengan menyapu zat asing keluar. Hidrogen sianida dapat mengganggu kerja cilia sehingga pembersihan paru-paru tidak optimal.

Hal tersebut turut menyebabkan menumpuknya zat kimia beracun, termasuk yang berasal dari rokok, di paru-paru. Zat kimia lain yang merusak kerja paru-paru adalah hidrokarbon, oksida nitrat, asam organik, dan fenol.

Tar

zat yang terkandung dalam sebuah rokok

Paru-paru perokok berwarna hitam karena endapan tar - OkayDoc

Tar adalah kumpulan berbagai partikel yang mengendap dalam asap rokok. Endapan ini bertekstur lengket dan berwarna gelap cokelat. Hal ini merupakan alasan paru-paru, kuku, dan gigi perokok berwarna kehitaman.

Bersama hidrogen sianida dan zat kimia lainnya, tar akan mengendap di paru-paru, mengganggu kerja cilia dan menurunkan fungsi kerja paru. Tar juga mengandung beberapa zat penyebab kanker seperti benzo(a)pyrene.

Baca Juga: Beratnya 6 Tahapan Cara Berhenti Merokok Berbuah Manis

Logam

kandungan pada rokok

Arsenik dan timah merupakan zat berbahaya yang terkandung dalam rokok yang merupakan pemicu kanker paru-paru - OkayDoc

Asap rokok mengandung beberapa logam berbahaya seperti arsenik, air raksa, dan timbal. Ketiganya dapat masuk dan mengalir dalam darah.

Kandungan arsenik, air raksa, dan timbal yang tinggi dalam darah dapat memicu beragam kanker mulai dari kanker paru-paru, usus, ginjal, kandung kemih, hingga otak.

Senyawa Radioaktif

senyawa radioaktif yang terkandung dalam rokok

Petani tembakau biasa menggunakan pupuk dengan kandungan Po-210 - OkayDoc

Banyak yang tidak tahu bahwa rokok juga mengandung zat radioaktif beracun yaitu polonium-210. Zat ini secara alami terdapat di tanah dan udara, serta ditemukan pada pupuk tinggi fosfat yang biasa digunakan petani tembakau.

Dalam asap rokok, Po-210 masuk ke paru-paru dan menyebabkan kerusakan langsung pada sel dan jaringan sehingga memicu kanker paru. Zat ini juga dapat menyebar lewat aliran darah dan mengendap dalam ginjal, limpa dan hati.

Nikotin

zat yang paling banyak ada di dalam rokok

Nikotin dalam rokok memberikan efek berupa perasaan senang namun juga dapat menyebabkan kecanduan - OkayDoc

Tepat setelah dihirup, nikotin mengubah keseimbangan dua zat kimia otak yaitu dopamin dan noradrenalin. Perubahan ini memengaruhi tingkat konsentrasi dan suasana hati yang dinikmati oleh para perokok.

Beberapa perokok juga merasa stres dan gelisah dapat menghilang setelah menghirup nikotin. Namun, saat otak terbiasa dengan keberadaan nikotin, untuk mendapat efek yang sama, diperlukan suplai nikotin lebih banyak. Itulah mengapa rokok dapat menyebabkan kecanduan.

Baca Juga: Deretan Bahaya Rokok Elektrik yang Sebaiknya Tidak Diremehkan Kaum Muda

Terhentinya suplai nikotin pada otak dapat membuat seseorang cemas, mudah marah, dan depresi.

Zat yang terkandung dalam rokok sangat banyak beberapa diantaranya adalah nikotin, tar, dan karbon monoksida. Zat-zat tersebut berbahaya bagi kesehatan dan dapat menyebabkan kecanduan. Mencegah sedari awal dengan tidak merokok sangat disarankan demi kesehatanmu.

Berikan Komentar
Artikel Terkait
Pengobatan
Jenis Obat Batuk Sirup yang Aman untuk Diminum
Arief Tirtana
26 Jul 2017
Kebugaran
6 Tahapan Cara Berhenti Merokok yang Sudah Terbukti!
Raditya Wardana
03 Jul 2017
Gangguan Kesehatan
11 Penyebab Badan Lemas yang Umum Terjadi!
Dedi Irawan
14 Dec 2017
Kebugaran
5 Manfaat Daun Pepaya Bagi Tubuh dan Cara Mengolahnya
Vivi Hermin
03 Jun 2018
Gangguan Kesehatan
Rokok dan 7 Penyebab Kanker Paru-paru yang Mengancam!
Annisa Trimirasti
10 Dec 2017
Kebugaran
Berhenti Merokok: Begini Kondisi Tubuhmu Jika Melakukannya
Annisa Trimirasti
18 Nov 2017
Memuat...
Punya pertanyaan seputar Kesehatan?
Tanya Sekarang
Tanya Dokter
Bookmark telah disimpan
Memuat...