• Kategori
    • Hidup Sehat
    • Kecantikan
    • Ibu dan Bayi
    • Keluarga
    • Kesehatan
    • Intim
  • Penyakit
  • Obat
  • Konsultasi
Filter
Reset Filter
Pasang
Jenis Penyakit
Harga
Brand
Rating
Urutkan
Termurah
Termahal
Terpopuler

Diverifikasi oleh

Aktivitas harian dan segala proses dalam tubuh manusia memerlukan energi. Di sinilah sistem pencernaan manusia berperan penting, yaitu untuk menyediakan energi dari makanan yang dikonsumsi sehari-hari.

Jika sistem pencernaan bekerja dengan baik, tubuh akan mampu mengolah berbagai jenis makanan secara optimal. Agar lebih memahami pentingnya sistem pencernaan, coba pahami mekanisme serta beragam penyakitnya berikut ini.

Berkenalan dengan Sistem Pencernaan Manusia

sistem pencernaan manusia mulut dan kerongkongan okaydoc

Mulut dan kerongkongan merupakan bagian dari saluran pencernaan bagian atas - OkayDoc

Sistem pencernaan terdiri dari berbagai organ. Setiap organ ini memiliki fungsi spesifik dalam pengolahan makanan, mulai dari menghaluskannya, membantu mengubahnya menjadi energi hingga mengemasnya menjadi ampas untuk dibuang.

Beragam enzim pencernaan juga turut membantu mekanisme tersebut agar dapat berlangsung dengan baik. Lebih lengkap, berikut adalah berbagai komponen yang berperan dalam proses pencernaan:

Mulut

Proses pencernaan berawal dari gigitan pertama di dalam mulut dan dilanjutkan dengan proses mengunyah. Tahap ini bertujuan untuk mengubah makanan menjadi potongan-potongan kecil yang lebih mudah dicerna.

Saat mengunyah, air liur pun ikut bercampur dengan makanan untuk memecahnya menjadi bentuk yang mampu diserap dan digunakan oleh tubuh.

Tenggorokan

Makanan yang telah dihaluskan dalam mulut bergerak menuju tenggorokan atau faring. Di mana selanjutnya akan disalurkan menuju esofagus atau kerongkongan.

Kerongkongan

Kerongkongan merupakan saluran yang membentang dari tenggorokan hingga lambung. Dalam saluran ini, terjadi gerakan peristaltis, yaitu serangkaian kontraksi yang mendorong makanan menuju lambung.

Selain itu, guna mencegah makanan bergerak kembali ke kerongkongan, terdapat katup yang membatasi ujung kerongkongan dan awal lambung.

Lambung

Selanjutnya, makanan akan tiba di lambung untuk melanjutkan proses pencernaan. Lambung merupakan organ berbentuk kantung yang tersusun dari dinding otot yang kuat. Organ ini berperan untuk menghaluskan makanan dan menyimpannya sebelum proses penyerapan nutrisi.

Dalam mengolah makanan, lambung mengeluarkan asam kuat dan enzim untuk membantu proses pemecahan makanan. Begitu meninggalkan lambung, makanan akan berwujud cairan atau pasta.

usus halus adalah sistem pencernaan manusia OkayDoc

Setelah usus halus, sisa metabolisme akan melewati usus besar - OkayDoc

Usus halus

Makanan kemudian bergerak menuju usus halus yang merupakan saluran panjang berlipat di bagian perut. Bila diluruskan, saluran ini bisa mencapai 6 meter panjangnya.

Usus halus terdiri dari tiga segmen yaitu duodenum, jejunum, dan ileum. Duodenum bertanggung jawab untuk melanjutkan proses pemecahan makanan. Sementara dua bagian usus lainnya berperan dalam penyerapan nutrisi ke dalam aliran darah.

Pankreas, Hati, dan Empedu

Saat makanan berada dalam usus halus, pankreas beserta hati dan kantung empedu ikut berperan dalam memproduksi enzim guna membantu proses pencernaan.

Pankreas menghasilkan enzim untuk memecah protein, lemak, dan karbohidrat dari makanan yang dikonsumsi. Sedangkan peran hati bagi pencernaan adalah memproduksi cairan empedu serta mengolah kandungan nutrisi yang baru saja diserap oleh usus halus.

Sementara itu, kantung empedu merupakan tempat penampungan cairan empedu sebelum dikirim ke usus halus guna memperlancar proses pencernaan lemak.

Usus besar

Sisa pencernaan akan bergerak menuju usus besar. Di sini, terjadi penyerapan sisa-sisa nutrisi dan air sebelum pembentukan tinja. Dinding usus besar kemudian berkontraksi dengan gerakan peristaltis untuk membawa tinja menuju rektum.

Mulanya, tinja berbentuk cair. Penyerapan air secara terus-menerus akan mengubah bentuk tinja, sehingga lambat laun menjadi padat. Pada kondisi normal, tinja biasanya membutuhkan waktu 36 jam dalam usus besar sebelum menuju ke organ selanjutnya.

Rektum

Rektum adalah sambungan antara usus besar dan anus. Saat sesuatu, baik tinja atau gas, memasuki rektum, sensor pada organ ini akan mengirim sinyal menuju otak. Otak kemudian memutuskan kapan tinja harus dikeluarkan dari tubuh.

Anus

Bagian terakhir dari sistem pencernaan makanan adalah anus. Dari sinilah tinja akan dikeluarkan. Pada organ ini juga, terdapat otot-otot yang membantumu mengeluarkan tinja ataupun menahannya untuk tidak dikeluarkan pada saat yang tak diinginkan, misalnya saat tidur.

Baca Juga: Penyebab Susah Buang Air Besar yang Kadang Tak Terduga!

Gangguan Kesehatan pada Sistem Pencernaan

tenggorokan adalah sistem pencernaan manusia OkayDoc

Penyakit pada saluran pencernaan biasanya ditandai dengan sakit perut - OkayDoc

Perubahan pola makan, kurangnya aktvitas fisik, konsumsi jenis makanan yang salah, obat-obatan tertentu, bahkan stres dapat menyebabkan gangguan pada sistem pencernaan.

Berikut adalah beberapa jenis gangguan kesehatan yang umum terjadi:

Asam Lambung Naik atau GERD

Naiknya asam dari lambung ke kerongkongan dapat menimbulkan sensasi terbakar di dada. Kondisi yang disebut juga Gastro Esophageal Reflux Disease (GERD) ini seringkali terjadi setelah makan atau pada malam hari.

Bila sudah kronis, penyakit asam lambung dapat menyebabkan dampak lain, misalnya kerusakan gigi, bau mulut, mual, hingga nyeri pada dada yang tak kunjung hilang.

Gastritis

Gastritis terjadi ketika dinding bagian dalam lambung mengalami peradangan. Kondisi ini ditandai dengan nyeri pada perut seperti terbakar, mual dan muntah, perut terasa penuh setelah makan, ataupun mengalami gangguan pencernaan.

Penyakit Crohn

Penyakit ini umumnya menyerang area yang mempertemukan usus kecil dengan usus besar. Gejalanya bisa bervariasi mulai dari nyeri perut, diare, demam, perdarahan pada rektum, serta penurunan berat badan.

Sayangnya, penyebab kondisi ini belum diketahui secara pasti, tapi faktor genetik diduga berperan dalam timbulnya penyakit.

Sembelit

Sembelit menyebabkan penderitanya sulit buang air besar. Kondisi ini umumnya disebabkan karena kurangnya konsumsi serat, sering menahan keinginan buang air besar, stres, serta kurang melakukan aktivitas fisik.

Baca Juga: Kenali Cara Mengatasi Infeksi Saluran Pencernaan Berdasarkan Penyebabnya

Sistem pencernaan manusia berfungsi untuk mengolah makanan sehingga tubuh dapat menyerap nutrisi di dalamnya. Gangguan pada sistem ini akan mengganggu fungsi tersebut dan mungkin menyebabkan berbagai penyakit, seperti gastritis ataupun sembelit.

Berkat perannya yang amat vital bagi kehidupan ini, penting bagimu untuk selalu menjaga kesehatan sistem pencernaan. Salah satu caranya adalah dengan menerapkan pola makan dan gaya hidup yang sehat.

 

Berikan Komentar
Artikel Terkait
Kebugaran
Catat, Warna Tinja Bisa Menjadi Tanda Kondisi Kesehatanmu
Diah Ayu Lestari
29 Mar 2018
Gangguan Kesehatan
Bahaya Makanan Bersantan Saat Lebaran
Venny Firstyani
13 Jun 2018
Memuat...
Punya pertanyaan seputar Kesehatan?
Tanya Sekarang
Tanya Dokter
Bookmark telah disimpan
Memuat...