• Kategori
    • Hidup Sehat
    • Kecantikan
    • Ibu dan Bayi
    • Keluarga
    • Kesehatan
    • Intim
  • Penyakit
  • Obat
  • Konsultasi
Filter
Reset Filter
Pasang
Jenis Penyakit
Harga
Brand
Rating
Urutkan
Termurah
Termahal
Terpopuler

Diverifikasi oleh

Luka terbuka adalah cedera pada kulit akibat paparan terhadap benda tajam, maupun karena cedera, seperti tergores atau tertusuk. Hampir semua orang mungkin pernah mengalami luka.

Memahami cara perawatan luka terbuka akan meminimalkan risiko infeksi. Pasalnya, bila tidak ditangani dengan tepat, kontaminasi bakteri sangat mungkin terjadi.

Mengenal Berbagai Jenis Luka Terbuka

perawatan luka terbuka

Perawatan luka terbuka, termasuk juga pada luka ringan seperti lecet - OkayDoc

Sebelum mengetahui bagimana cara merawat luka terbuka, pertama-tama, kenali dulu jenis luka yang kamu alami. Sebab, setiap jenis luka mungkin memiliki cara penanganan yang berbeda. Ragam luka terbuka meliputi:

  • Luka Sayat/Iris (Incision). Luka yang terjadi akibat irisan benda tajam pada kulit, seperti pisau atau pecahan kaca. Luka ini memiliki tepi yang tajam dan rapi.
  • Luka Robek (Laceration). Luka akibat trauma benda tumpul yang merobek kulit, seperti dipukul oleh tongkat kayu. Luka sayat dan robek mungkin agak mirip namun luka ini lebih kasar dan tidak rapi, berbeda dengan luka sayat.
  • Luka Lecet/Gores (Abrasion) terjadi saat lapisan permukaan kulit (kulit ari) tergores permukaan kasar. Luka berupa bercak-bercak kasar dan umumnya hanya terjadi sedikit perdarahan.
  • Luka Koyak/Cabik (Avulsion) terjadi saat sebagian atau seluruh kulit dan jaringan di bawahnya terangkat. Luka ini biasa terjadi karena ledakan atau kecelakaan parah yang menghancurkan bagian tubuh tertentu.
  • Luka Tusuk (Puncture) adalah luka dengan lubang kecil yang dalam. Biasanya terjadi akibat benda panjang runcing, seperti jarum dan paku.

Baca Juga: 8 Cara Mengobati Luka Bakar yang Bisa Dilakukan Sendiri!

Panduan Perawatan Luka Terbuka secara Mandiri

perawatan luka terbuka

Perawatan luka terbuka pertama adalah menekannya dengan kain atau kasa bila ada darah mengalir - OkayDoc

Beberapa luka terbuka ringan, seperti luka yang berukuran kecil akibat tergores atau jatuh, umumnya bisa ditangani secara mandiri. Jadi, bila kamu atau orang di sekelilingmu mengalaminya, coba terapkan penanganan awal berikut:

Pastikan Tangan Bersih

Sebelum menyentuh luka, pastikan tangan dalam keadaan bersih atau gunakan sarung tangan. Kamu harus mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, atau menggunakan hand sanitizer, kemudian keringkan.

Tekan Luka (Bila Terjadi Perdarahan)

Langkah ini hanya berlaku jika terjadi perdarahan yang aktif, di mana darah mengalir keluar. Jika perlu, kamu dapat menekan luka dengan kain atau kasa bersih sampai perdarahan berhenti.

Biarkan darah merembes melewati kasa, namun tumpuk dengan kasa bersih lainnya. Agar perdarahan lebih cepat berhenti, kamu mungkin perlu mengangkat area luka lebih tinggi dari jantung. Misalnya, pada luka di area tungkai bawah, kamu dapat meninggikan posisinya menggunakan bantal.

perawatan luka terbuka

Bersihkanlah luka setelah menghentikan perdarahan - OkayDoc

Bersihkan Luka

Kamu perlu membersihkan luka untuk meminimalkan terjadinya infeksi. Berikut caranya:

  • Bilas luka dengan air bersih atau isotonic saline (cairan garam fisiologis) untuk menghilangkan semua kotoran di sana. Jangan gunakan antiseptik atau alkohol.
  • Bilas juga area sekeliling luka dengan kain atau sabun. Namun, jangan bersihkan luka dengan sabun karena bisa memicu iritasi.
  • Angkat sisa kotoran pada luka dengan jepit, pinset, atau alat lain bila masih tersisa setelah dibersihkan dengan air. Pastikan alat sudah dicuci dengan alkohol terlebih dahulu

Tutup Luka

Balutkan perban bersih dan kering ke luka. Cara ini dilakukan untuk mencegah luka terpapar kuman. Ganti perban minimal satu kali sehari, dan saat perban kotor atau basah.

Selama proses penyembuhan, jangan mengambil, mengorek, ataupun mencungkil koreng (kulit kering yang menghitam) pada luka. Perilaku ini justru bisa menyisakan bekas luka dan memicu infeksi.

Saat dan selama proses penyembuhan, kamu mungkin mengalami nyeri. Bila hal itu terjadi, obat-obatan pereda nyeri seperti paracetamol boleh dikonsumsi. Namun, hindari konsumsi aspirin karena bisa memperpanjang durasi perdarahan.

Luka Terbuka yang Membutuhkan Penanganan Dokter

perawatan luka terbuka

Luka dengan perdarahan tak kunjung berhenti memerlukan penanganan medis segera - OkayDoc

Beberapa kondisi luka terbuka membutuhkan penanganan dokter secara langsung. Kondisi tersebut meliputi:

  • Luka terjadi pada anak di bawah 1 tahun
  • Luka lebih dalam daripada 1 cm, menganga lebar, atau pada sambungan sendi
  • Perdarahan parah dan tidak berhenti saat ditekan
  • Perdarahan berlangsung lebih lama dari 20 menit
  • Perdarahan terjadi karena kecelakaan parah
  • Luka memiliki tepi tidak rata
  • Luka terjadi karena terkena benda kotor, peluru (benda logam lain yang meluncur cepat), gigitan manusia atau hewan
  • Luka terjadi pada area kelamin atau wajah

Luka-luka di atas mungkin memerlukan penanganan khusus, di mana pasien perlu dijahit, disuntik tetanus, atau diberi suntikan antibiotik.

Kembali Ke Dokter Bila Mengalami Gejala Ini

perawatan luka terbuka

Bila nyeri luka meningkat atau bengkak setelah diperban, kembali ke dokter - OkayDoc

Bila kamu mengalami salah satu atau beberapa gejala infeksi di bawah ini selama proses penyembuhan luka, periksakan diri kembali ke dokter.

  • Nyeri meningkat dan luka bertambah merah
  • Kulit sekitar luka terasa hangat atau bengkak
  • Timbul bau tak sedap saat membersihkan luka, atau keluar nanah dari luka
  • Mengalami demam atau meriang

Baca Juga: Pertolongan Pertama pada Kecelakaan yang Penting Diketahui

Perawatan luka terbuka ringan umumnya bisa ditangani secara mandiri di rumah. Kamu cukup menjaganya tetap bersih dan kering hingga luka sembuh.

Namun, bila selama proses penyembuhan luka justru semakin parah, segera periksakan diri ke dokter. Ingat, luka terbuka rentan mengalami infeksi.

Berikan Komentar
Artikel Terkait
Kesehatan Bayi
Jadwal Imunisasi Bayi Bawah 1 Tahun yang Perlu Dilengkapi!
Riani Sjarief
15 Jun 2018
Gangguan Kesehatan
Tenang, Ini 7 Hal yang Perlu Dilakukan Saat Digigit Ular!
Annisa Trimirasti
22 Jul 2018
Pengobatan
Pertolongan Pertama pada Kecelakaan yang Penting Diketahui
Riani Sjarief
14 Jun 2018
Gangguan Kesehatan
Tenang, Ini 7 Hal yang Perlu Dilakukan Saat Digigit Ular!
Annisa Trimirasti
22 Jul 2018
Memuat...
Punya pertanyaan seputar Kesehatan?
Tanya Sekarang
Tanya Dokter
Bookmark telah disimpan
Memuat...