• Kategori
    • Hidup Sehat
    • Kecantikan
    • Ibu dan Bayi
    • Keluarga
    • Kesehatan
    • Intim
  • Penyakit
  • Obat
  • Konsultasi
Filter
Reset Filter
Pasang
Jenis Penyakit
Harga
Brand
Rating
Urutkan
Termurah
Termahal
Terpopuler

Diverifikasi oleh

Pengaruh buruk dari lingkungan maupun kejadian traumatis dapat memengaruhi kesehatan mental seseorang, termasuk memicu timbulnya beragam penyakit jiwa yang bisa mengganggu kehidupan orang tersebut.

Penyakit jiwa mengacu pada beragam kondisi kesehatan mental yang memengaruhi suasana hati, pola pikir, ataupun perilaku seseorang. Ada banyak sekali jenis penyakit jiwa. Agar lebih peka, berikut adalah beberapa kategori penyakit jiwa yang sering ditemukan.

Gangguan Suasana Hati atau Mood

penyakit jiwa

Depresi yang muncul bergantian dalam periode singkat dapat menjadi tanda gangguan mood - OkayDoc

Penderita gangguan ini memiliki kondisi emosional yang tidak sesuai dengan keadaan hingga mengganggu fungsi dirinya dalam menjalankan aktivitas kehidupan sehari-hari.

Penderita dapat mengalami kesedihan atau depresi yang bergantian dengan perasaan terlalu senang. Sulit berkonsentrasi, merasa putus asa, hingga terganggunya waktu tidur juga bisa dialami penderita.

Gangguan jiwa ini bahkan dapat meningkatkan risiko seseorang bunuh diri. Gangguan bipolar dan depresi adalah beberapa contoh gangguan mood.

Gangguan Kecemasan

ganguan kecemasan

Selalu merasa cemas hingga mengganggu kehidupan bisa menjadi tanda gangguan cemas - OkayDoc

Cemas adalah perasaan khawatir, gelisah, ataupun takut. Kondisi ini normal terjadi dan umumnya berlangsung dalam periode yang singkat.

Gangguan kecemasan adalah cemas yang tak kunjung hilang dan justru memburuk seiring berjalannya waktu. Cemas dapat timbul mengenai beragam hal dalam hidup sehari-hari, hingga topik yang dianggap tidak relevan untuk menjadi pemicu kecemasan.

Rasa cemas pada gangguan ini bisa mengganggu kehidupan penderita, membuatnya mudah marah, lelah, hingga sulit mengontrol kerisauannya. Selain itu, gejala fisik seperti meningkatnya detak jantung dan berkeringat juga bisa terjadi.

Faktor lingkungan maupun genetik dapat menjadi pemicu kondisi ini. Contohnya adalah kejadian buruk di masa kanak-kanak atau dewasa hingga ada riwayat gangguan jiwa dalam keluarga.

Gangguan Psikotik

gangguan psikotik

Skizofrenia adalah salah satu contoh gangguan psikotik - OkayDoc

Gangguan psikotik adalah jenis gangguan jiwa yang mengakibatkan keyakinan dan pola pikir seseorang menjadi menyimpang dan menjauh dari realita. Terdapat dua gejala umum akan kondisi ini yaitu halusinasi dan delusi.

Halusinasi adalah kondisi seseorang merasa ia mendengar, melihat ataupun merasakan sesuatu yang tidak ada. Sedangkan delusi adalah keyakinan yang melenceng bahwa sesuatu itu benar meskipun fakta berkata sebaliknya.

Beberapa contoh delusi adalah berpikir bahwa ada yang bersekongkol untuk melawanmu (rasa curiga tak beralasan) ataupun percaya bahwa TV ternyata mengirimkan pesan rahasia.

Salah satu contoh penyakit jiwa dalam kategori ini adalah skizofrenia. Orang dengan gangguan bipolar juga dapat mengalami gejala gangguan psikotik.

Gangguan Pengendalian Impuls

gangguan pengendalian impuls

Kecanduan obat-obatan dan alkohol adalah contoh gangguan pengendalian impuls - OkayDoc

Seseorang umumnya mampu mengontrol dorongan keinginan/impuls dalam dirinya dengan berpikir dan mempertimbangkan efek perilakunya. Hal ini membedakan manusia dari spesies lain dan menjadi tanda kedewasaan psikologis seseorang.

Kemampuan ini ternyata sesuatu yang sulit bagi penderita gangguan kejiwaan ini. Penderita tidak dapat menahan keinginan untuk melakukan suatu tindakan yang dapat membahayakan dirinya ataupun orang lain.

Penderita bahkan dapat ketagihan akan keinginannya tersebut hingga mengacuhkan tanggung jawab dan hubungannya dengan orang lain.

Kecanduan alkohol, obat-obatan, berjudi, kleptomania (suka mencuri), dan piromania (memiliki keinginan untuk membakar rumah) termasuk dalam kategori gangguan ketidakmampuan mengontrol keinginan.

Penderita umumnya mempraktikkan hal tersebut untuk kepuasaan semata dan merasakan kesenangan tersendiri saat melakukannya. Setelah tindakan, penderita baru merasa bersalah dan menyesal.

Gangguan Makan

gangguan makan

Anoreksia, bulimia dan binge eating adalah gangguan makan - OkayDoc

Beberapa berpendapat gangguan makan seperti anoreksia, bulimia, dan binge eating (makan tanpa kendali) adalah gaya hidup. Padahal, kondisi ini adalah penyakit yang dapat menyebabkan gangguan sikap, perilaku, juga emosi akan makanan dan berat badan.

Contohnya saja, pada bulimia, penderita mungkin terus-menerus berolahraga dan berdiet namun makan sangat banyak dalam sekali waktu kemudian memuntahkannya. Bila dibiarkan, perilaku ini bisa mengancam kesehatan fisik pasien.

Gangguan ini sering muncul pada masa remaja atau dewasa muda meski tetap bisa berkembang di segala usia. Pengaruh genetik dan adanya perbedaan pola aktivitas otak disebut menjadi faktor risiko seseorang mengalami gangguan ini.

Baca Juga: Manfaat dan Tujuan Psikoterapi untuk Kesehatan Mental Anda

OCD (Obsessive-Compulsive Disorder)

penyakit kejiwaan

Ketakutan tak beralasan yang menyebabkan orang melakukan ritual tertentu salah satu ciri OCD - OkayDoc

Orang dengan OCD terjebak dalam siklus pikiran dan perilaku yang terus berulang dan tak ada habisnya. Hal itu karena penderita terus diganggu oleh pikiran-pikiran dan ketakutan yang menyusahkan yang tidak dapat mereka dikendalikan (obsesi)

Kondisi tersebut menyebabkan penderita OCD melakukan suatu perbuatan tertentu (kompulsi) sebagai usaha untuk mencegah atau mengusir ketakutan dalam pikiran-pikiran mereka. Tindakan ini terus dilakukan seiring dengan munculnya pikiran obsesi.

Penderita OCD menyadari keanehan dalam tindakan mereka tetapi tidak mampu untuk menghentikannya. Contoh kondisi OCD adalah seseorang, dengan tanpa alasan yang jelas, takut pada kuman sehingga terus mencuci tangannya.

Gangguan Kepribadian

gangguan kepribadian

Tidak memiliki ciri kepribadian tetap dapat menjadi tanda gangguan kepribadian - OkayDoc

Kepribadian adalah gabungan dari emosi, pikiran serta perilaku yang membuat seseorang berbeda dengan orang lainnya. Kepribadian ini dibentuk selama kanak-kanak dan dipengaruhi oleh genetik juga lingkungan.

Munculnya gangguan kepribadian dapat disebabkan oleh kedua hal tersebut. Penyakit jiwa ini membuat seseorang memiliki ciri kepribadian yang tidak tetap yang menjadikannya tertekan atau menyebabkan masalah di lingkungan hidupnya.

Gejala kondisi ini tergantung pada jenis penyakit yang diderita. Pasalnya, pada kategori gangguan ini, ada beragam tipe kondisi kejiwaan termasuk paranoid, antisosial, borderline personality disorder (BPD), serta narcissistic personality disorder.

Pada banyak kasus, pasien tidak menyadari dirinya menderita gangguan ini karena cara berpikir dan perilakunya ia anggap normal. Bahkan mungkin penderita menyalahkan situasi orang lain atas masalah yang dihadapi.

PTSD (Post-Traumatic Stress Disorder)

ptsd

Kejadian tragis bisa menyebabkans seseorang menderita PTSD - OkayDoc

Sekitar 7 dari 100 orang diperkirakan mengalami PTSD dalam bagian hidupnya. PTSD adalah gangguan yang berkembang setelah seseorang menyaksikan atau mengalami kejadian tragis hingga menderita trauma. Contoh kejadian ini dapat berupa kekerasan fisik atau seksual, bencana alam, hingga kematian orang yang dicintai.

Rasa takut setelah mengalami kejadian mengerikan umum untuk dialami, namun sebagian besar orang dapat pulih setelahnya. Hal itu berbeda dengan penderita PTSD, yang terus merasa takut dan stres bahkan saat mereka tidak dalam kondisi berbahaya.

Penderita dapat bermimpi buruk ataupun merasa seakan menyaksikan hingga mengalami kembali kejadian memilukan tersebut. Penderita juga cenderung untuk menjauh dari tempat ataupun perasaan terkait dengan kejadian.

PTSD umumnya dimulai 3 bulan setelah kejadian ataupun bertahun-tahun setelahnya dan mengganggu kehidupan pasien. Berbagai penanganan baik lewat obat-obatan maupun terapi psikologis dapat membantu pasien mengontrol gangguan ini.

Baca Juga: Ciri-ciri Psikopat yang Perlu Kamu Ketahui!

Terdapat beragam tipe penyakit jiwa, seperti gangguan kecemasan, depresi, anoreksia, berkepribadian ganda, ataupun skizofrenia. Meski tidak dapat dicegah, penyakit ini dapat dikontrol sehingga tidak mengganggu kehidupan penderita.

Oleh karena itu, mulailah untuk lebih peduli pada dirimu sendiri. Berusahalah untuk hidup bahagia dengan mengontrol stres, mengembalikan kepercayaan diri, tidur cukup, dan rajin berolahraga ya!

Berikan Komentar
Artikel Terkait
Remaja
Bully di Sekolah harus Dihentikan, Ini Dampak Terburuknya!
Raditya Wardana
19 Jul 2017
Psikologi
Waspadai 6 Tanda Penting di Balik Keinginan Bunuh Diri!
Kevin Jonathan
23 Mar 2018
Psikologi
Pentingnya Menjaga Kesehatan Mental bagi Kehidupanmu
Rabbani Haddawi
01 Sep 2018
Psikologi
Selain Paranoid, Inilah 7 Macam Delusi yang Perlu Diwaspadai
Diah Ayu Lestari
26 Jul 2018
Gangguan Kesehatan
9 Penyebab Nyeri Dada Sebelah Kanan Ini Perlu Diwaspadai!
Rabbani Haddawi
01 Aug 2018
Gangguan Kesehatan
Penyebab Mulut Terasa Pahit dan Cara Mengatasinya
Vivi Hermin
27 May 2018
Psikologi
Kenali Perilaku Penderita OCD agar Tidak Salah Paham
Vivi Hermin
12 Aug 2018
Memuat...
Punya pertanyaan seputar Kesehatan?
Tanya Sekarang
Tanya Dokter
Bookmark telah disimpan
Memuat...