• Kategori
    • Hidup Sehat
    • Kecantikan
    • Ibu dan Bayi
    • Keluarga
    • Kesehatan
    • Intim
  • Penyakit
  • Obat
  • Konsultasi
Filter
Reset Filter
Pasang
Jenis Penyakit
Harga
Brand
Rating
Urutkan
Termurah
Termahal
Terpopuler

Diverifikasi oleh

Kersen dikenal juga sebagai pohon ceri atau talok. Pohon ini sering dihiraukan dan dianggap sebagai tanaman liar yang tidak memiliki kegunaan. Tapi tahukah kamu bahwa banyak penelitian yang menunjukkan manfaat daun kersen untuk kesehatan?

Pohon kersen memiliki nama ilmiah Muntingia calabura L. dan banyak tumbuh di daerah dengan iklim hangat seperti di Amerika Selatan dan Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Pohon ini berbuah, dengan ciri berbentuk bulat menyerupai ceri dan terasa manis bila dimakan. Berbeda dengan buahnya, daun pohon ini tidak dikonsumsi sebagai makanan atau lalapan.

Meskipun begitu, penggunaannya yang populer dalam pengobatan tradisional telah mendorong para ahli untuk mengkajinya lebih dalam. Simak selengkapnya di sini, ya!

Ciri-ciri Daun Kersen dan Kandungan Senyawa di Dalamnya

manfaat daun kersen dan kandungan senyawa di dalamnya.jpg

Pohon kersen mudah ditemukan di sekitar kita – OkayDoc

Daun kersen berbentuk lonjong dengan tepian daun yang bergerigi serta dikelilingi bulu halus di permukaan daun. Secara tradisional, daun kersen dipercaya dapat mengobati berbagai macam penyakit. Rebusan bunganya kerap digunakan untuk meredakan sakit kepala dan kram perut.

Menurut penelitian, daun kersen memiliki kandungan senyawa flavonoid, tanin, sterol, serta alkaloid dan glikosida. Beragam kandungan senyawa tersebutlah yang diduga menjadikan daun kersen berpotensi sebagai antiseptik, antioksidan, anti inflamasi dan segudang manfaat lainnya.

Akan tetapi, benarkah studi yang mendalam menyatakan demikian? Untuk mengetahui jawabannya, simak deretan penelitian yang menjelaskan potensi herba ini dalam bidang pengobatan berikut.

Ini Dia 5 Manfaat Daun Kersen yang Telah Diteliti

manfaat daun kersen sebagai antibakteri.jpg

Daun kersen dipercaya berpotensi sebagai antibakteri - OkayDoc

Banyak studi telah dilakukan untuk membuktikan kegunaan daun kersen. Berikut ini beberapa hasil penelitian yang berhasil menunjukkan potensi daun kersen dalam pengobatan berbagai penyakit. Yuk, disimak!

1. Efek Antibakteri

Kekebalan bakteri terhadap antibiotik meningkat seiring penggunaannya yang makin sering atau tidak digunakan sesuai anjuran. Hal ini memicu para peneliti untuk berlomba-lomba menemukan senyawa baru yang dapat digunakan sebagai antibiotik masa depan, termasuk pada daun kersen.

Sebuah penelitian memaparkan bahwa senyawa chalcone dan flavone dalam ekstrak daun kersen berpotensi melawan bakteri penyebab penyakit diare dan demam tifoid. Tidak hanya itu, ditemukan juga potensi manfaat daun kersen untuk melawan bakteri ganas seperti MRSA, bakteri S. aureus yang resisten terhadap antibiotik serta infeksinya dapat membahayakan jiwa.

Akan tetapi, penggunaan herba ini sebagai pengganti antibiotik tentu tidak disarankan. Masih diperlukan penelitian lebih lanjut untuk penggunaannya dalam dunia medis.

Terlebih lagi, untuk mengatasi penyakit infeksi yang berat dan mengancam jiwa. Kamu tetap memerlukan pengobatan yang dianjurkan oleh dokter guna mendapat penanganan yang tepat.

2. Melindungi Saluran Cerna dari Asam Lambung

Penyakit sam lambung naik dapat menimbulkan beragam keluhan yang membuat kamu tidak nyaman. Penanganan gejala ini pun beragam, mulai dari penggunaan obat, olahraga hingga mengatur pola makan. Ekstrak daun kersen diyakini dapat mencegah kemunculan luka (tukak) pada lambung.

Manfaat daun kersen sebagai pelindung saluran cerna dipaparkan dalam sebuah penelitian terhadap ekstrak daun kersen yang diujikan pada tikus percobaan. Hasilnya, ekstrak ini mampu melindungi saluran cerna berkat kandungan antioksidannya yang tinggi serta kemampuan untuk mencegah munculnya reaksi peradangan.

manfaat daun kersen untuk tekanan darah.jpg

Daun kersen dipercaya dapat membantu menurunkan tekanan darah - OkayDoc

3. Pereda Nyeri dan Inflamasi

Salah satu manfaat daun kersen yang telah diteliti adalah potensinya sebagai pereda nyeri. Efek antinyeri ekstrak daun ini dipercaya berasal dari pengaruhnya menghambat aktivitas enzim siklooksigenase dan produksi prostaglandin yang berperan dalam mekanisme timbulnya nyeri.

Manfaat antinyeri dan anti inflamasi ini kemungkinan dihasilkan oleh gabungan aktivitas flavonoid, saponin, dan tanin pada ekstrak daun kersen.

Baca Juga: Meraih Tekanan Darah Normal dengan 7 Cara Alami Berikut Ini!

4. Menurunkan Tekanan Darah

Meskipun tekanan darah tinggi sering tidak menunjukkan gejala, dalam jangka panjang penyakit ini dapat menimbulkan komplikasi seperti penyakit jantung, gagal ginjal, hingga stroke.

Dalam sebuah penelitian ditemukan bahwa ekstrak daun kersen memiliki efek menurunkan tekanan darah sistolik dengan menghasilkan senyawa nitrit oksida yang memiliki efek hipotensi. Namun penemuan ini masih diteliti dalam lingkup tikus percobaan. Maka dari itu masih diperlukan penelitian lebih lanjut guna mendapatkan manfaatnya dalam dunia medis.

5. Berpotensi Menghambat Sel Kanker

Daun kersen kaya akan kandungan antioksidan yang mampu melawan radikal bebas penyebab kanker. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa ekstrak daun ini memiliki aktivitas antioksidan yang mampu melawan kanker kolon. Aktivitas ini diduga muncul karena kandungan senyawa flavonoid dalam daun kersen.

Selain itu, ekstrak daun kersen juga diujikan pada jenis sel kanker leukemia. Dalam penelitian tersebut, ditemukan 2 jenis senyawa yang menunjukkan aktivitas antikanker yaitu senyawa chalchone dan flavone.

Baca Juga: 5 Manfaat Daun Pepaya dan Cara Mengolahnya dengan Tepat

Nah, itu dia berbagai manfaat daun kersen untuk kesehatan yang telah diteliti. Tidak disangka ternyata tanaman liar memiliki potensi untuk mengobati berbagai jenis penyakit.

Meskipun begitu, bijaklah dalam menggunakan herba ini. Terlebih lagi, belum ada penelitian yang menunjukkan keamanan daun kersen bila dikonsumsi jangka panjang. Konsultasikan dengan dokter apabila kamu berminat mengonsumsi daun kersen untuk mengatasi gangguan kesehatan yang kamu alami.

Berikan Komentar
Artikel Terkait
Memuat...
Punya pertanyaan seputar Kesehatan?
Tanya Sekarang
Tanya Dokter
Bookmark telah disimpan
Memuat...