• Kategori
    • Hidup Sehat
    • Kecantikan
    • Ibu dan Bayi
    • Keluarga
    • Kesehatan
    • Intim
  • Penyakit
  • Obat
  • Konsultasi
Filter
Reset Filter
Pasang
Jenis Penyakit
Harga
Brand
Rating
Urutkan
Termurah
Termahal
Terpopuler

Diverifikasi oleh

Umumnya, kotoran telinga dapat keluar dengan sendirinya. Namun, karena beberapa kondisi, kotoran ini bisa menumpuk dan mengeras dalam liang telinga. Keadaan ini bisa menyebabkan terganggunya pendengaran, telinga tersumbat, ataupun berdenging.

Kotoran telinga (serumen) merupakan cairan bertekstur lengket mirip lilin dengan variasi warna mulai dari kuning hingga cokelat. Meski disebut kotoran, zat ini berperan penting untuk menyaring debu dan partikel asing lain agar tidak masuk ke telinga bagian dalam.

Sayangnya, pada sebagian kondisi, serumen mungkin saja terjebak dalam saluran telingamu dan mengeras di sana.

Mengapa Kotoran Telinga Bisa Mengeras?

earphone-kotorantelingamengeras-okaydoc.jpg

Sering menggunakan ear phone bisa saja menyebabkan kotoran telinga mengeras - OkayDoc

Berikut adalah beberapa kondisi yang mungkin menyebabkan kotoran telinga mengeras:

  • Cara membersihkan telinga. Sebagian besar kasus ini disebabkan karena memasukkan benda asing (cotton bud, jepit rambut) ke dalam saluran telinga yang justru mendorong serumen lebih dalam.
  • Genetik. Beberapa orang dinilai memproduksi serumen lebih banyak atau lebih kental dari yang lain.
  • Bentuk saluran telinga. Sebagian orang memiliki saluran telinga yang berukuran lebih kecil ataupun unik sehingga serumen sulit keluar
  • Penggunaan benda yang dapat menyumbat telinga (alat bantu dengar, earphone). Seringnya pemakaian alat-alat tersebut dinilai dapat mengganggu proses pembuangan alami serumen oleh tubuh.

Baca Juga: 5 Cara Mengatasi Telinga Tersumbat, Cepat dan Aman!

Apa yang Perlu Dilakukan Saat Mengalami Kondisi Ini?

MemeriksaTelinga-KotoranTelingaMengeras-OkayDoc.jpg

Pemeriksaan ke dokter THT disarankan saat mengalami gejala telinga tersumbat- OkayDoc

Periksakan dirimu ke dokter THT (ahli telinga, hidung, dan tenggorokan). Pasalnya, ada berbagai kondisi lain yang menimbulkan gejala serupa. Pastikan gejala memang disebabkan oleh mengerasnya kotoran telinga sebelum mencoba cara penanganan mandiri apapun.

Selanjutnya, dokter mungkin akan menyarankan beberapa pilihan cara penanganan mandiri berikut:

Obat Tetes Telinga

Belilah obat tetes telinga yang dijual bebas untuk masalah ini. Obat tersebut umumnya mengandung minyak mineral, hidrogen peroksida, baby oil ataupun gliserin.

Miringkan kepala dan teteskan obat ke telinga yang dirasa tersumbat. Tahan posisi tersebut selama sekitar 5 menit sebelum menegakkan kepala kembali. Kotoran telinga akan keluar dengan sendirinya.

Gunakan Air Hangat

Kamu perlu menyiapkan karet hisap berbentuk bundar dengan ujung ramping (bulb-syringe) dan air hangat. Pertama, tariklah sedikit ujung daun telinga dan miringkan kepala.

Kemudian, dengan karet ini, alirkan air hangat ke lubang telinga. Air sebaiknya tidak terlalu panas atau dingin namun sesuai dengan suhu tubuh, agar kamu tidak pusing.

Bertahanlah dalam posisi tersebut selama beberapa saat sebelum menegakkan kepala kembali. Kotoran telinga seharusnya keluar dengan sendirinya. Bila tidak, ulangi langkah-langkah ini beberapa kali.

Penggunaan lilin api pembersih telinga (ear candle) tidak disarankan. Pasalnya, efektivitasnya masih perlu diteliti dan pemakainnya dinilai cukup berisiko karena bisa saja menyebabkan penggunanya cedera.

Bantuan alat bernama curette (sejenis sendok plastik kecil) dengan air hangat ataupun natrium bikarbonat, juga bisa dilakukan untuk menangani kondisi. Patut diingat, cara ini hanya dapat dilakukan oleh dokter.

Kembali Lagi ke Dokter Bila Mengalami Hal Ini

telingasakit-kotorantelingamengeras-okaydoc.jpg

Bila telinga tetap terasa sakit, kembali ke dokter - OkayDoc

Kamu sebaiknya kembali memeriksakan diri ke dokter THT jika menderita salah satu atau lebih kondisi di bawah ini:

  • Muntah atau demam yang tak kunjung sembuh
  • Mengalami kehilangan pendengaran tiba-tiba
  • Telinga terasa sakit yang tak kunjung hilang
  • Telinga menguarkan bau ataupun mengeluarkan cairan
  • Kehilangan keseimbangan, sulit berjalan, ataupun merasakan sensasi berputar

Kondisi-kondisi di atas bisa menandakan adanya gangguan ataupun infeksi pada telinga. Keadaan ini perlu segera ditangani oleh tenaga medis agar tidak semakin parah.

Baca Juga: Mengenal Bagian Telinga dan Tips Merawatnya Tetap Bersih

Kotoran telinga mengeras bisa terjadi karena kondisi struktur telinga hingga kebiasaan membersihkannya. Hal ini bisa ditangani secara mandiri atau medis. Namun ingat, bila muncul gejala infeksi, segera periksakan diri ke dokter. Lebih cepat keadaan ditangani, lebih minim risiko yang bisa terjadi.

Berikan Komentar
Artikel Terkait
Gangguan Kesehatan
Telinga Seperti Tersumbat? Tangani dengan Cara Ini!
Rabbani Haddawi
07 Sep 2018
Memuat...
Punya pertanyaan seputar Kesehatan?
Tanya Sekarang
Tanya Dokter
Bookmark telah disimpan
Memuat...