• Kategori
    • Hidup Sehat
    • Kecantikan
    • Ibu dan Bayi
    • Keluarga
    • Kesehatan
    • Intim
  • Penyakit
  • Obat
  • Konsultasi
Filter
Reset Filter
Pasang
Jenis Penyakit
Harga
Brand
Rating
Urutkan
Termurah
Termahal
Terpopuler

Diverifikasi oleh

Serviks merupakan bagian organ intim wanita yang biasa dikenal juga dengan leher rahim serta berisiko mengalami kanker. Organ ini juga berperan penting dalam mencegah bakteri masuk dan menginfeksi rahim. Guna menjaga kesehatannya, yuk, pahami fungsi serviks dengan baik!

Kesehatan serviks sangat perlu dijaga. Terlebih lagi, bukan hanya kanker yang dapat menyerang. Penyakit seperti infeksi yang menyebabkan servisitis (peradangan serviks) hingga pertumbuhan sel dan jaringan pada leher rahim yang tidak normal bisa saja terjadi.

Sebelum mengetahui tips menjaga kesehatan organ ini, coba pelajari anatomi dan fungsi organ intim tersebut secara lebih rinci ya!

Begini Sebenarnya Anatomi Serviks

anatomi dan fungsi serviks.jpg

Serviks adalah salah satu bagian organ intim wanita yang menghasilkan lendir - OkayDoc

Sistem reproduksi wanita terdiri atas organ internal yang terdiri dari vagina, uterus, ovarium (indung telur), dan tuba fallopi. Sementara itu, organ eksternal reproduksi wanita terdiri dari bibir vagina, klitoris, dan celah vagina.

Serviks merupakan bagian paling bawah dari uterus atau rahim wanita. Organ ini memiliki panjang sekitar 2 cm yang terbentuk dari jaringan ikat dan otot. Serviks dilapisi oleh dua jenis sel yaitu sel kolumnar yang menghasilkan mukus (lendir) dan sel skuamosa.

Serviks merupakan penghubung badan rahim menuju vagina. Bagian dalam serviks mengandung kelenjar yang menghasilkan mukus atau lendir kental yang melindungi rahim dari infeksi bakteri.

Kenali Satu per Satu Fungsi Serviks Berikut

fungsi serviks yang sangat penting.jpg

Serviks dapat berubah bentuk dan ukuran untuk menjalankan fungsi pentingnya - OkayDoc

Selain memproduksi mukus, serviks dapat berubah bentuk dan ukuran sepanjang berlangsungnya siklus menstruasi. Perubahan pada serviks ini juga terjadi untuk memenuhi fungsinya sebagai berikut:

1. Pelindung Janin

Fungsi serviks yang tidak kalah pentingnya adalah melindungi embrio atau janin yang sedang berkembang dalam rahim. Selama kehamilan, mukus yang dihasilkan serviks akan menebal dan membentuk cervical plug.

Mukus tebal ini menjadi perisai yang baik agar janin yang sedang berkembang dalam rahim terlindungi. Cervical plug tersebut akan menjaga janin dari infeksi bakteri yang masuk melalui saluran kemih.

2. Berperan Penting dalam Proses Persalinan

Selama proses persalinan, serviks akan melebar atau mengalami dilatasi untuk memudahkan bayi melewati jalan lahir. Sebelum mengalami pelebaran, organ ini akan melewati fase pelunakan dan pematangan jaringan sebagai bagian dari proses persalinan normal.

3. Menghambat Sperma Masuk ke Rahim

Fungsi serviks lainnya adalah menghambat sperma masuk ke dalam rahim selama masa kehamilan dan di luar masa subur wanita. Pada sebagian besar waktu siklus menstruasi dan selama kehamilan, mukus yang dihasilkan serviks tebal dan dapat menghambat sperma masuk kedalam rahim.

fungsi serviks untuk melindungi rahim dari infeksi.jpg

Serviks menghasilkan mukus untuk melindungi organ reproduksi bagian dalam dari infeksi bakteri - OkayDoc

4. Melindungi Sistem Reproduksi Wanita

Serviks juga berfungsi untuk melindungi sistem reproduksi wanita bagian dalam. Mukus yang dihasilkan oleh serviks melindungi rahim dan sistem reproduksi wanita bagian atas dari bakteri berbahaya. Mukus berfungsi untuk menghambat bakteri masuk menuju organ intim wanita bagian dalam seperti rahim dan tuba fallopi.

5. Mempermudah Jalan Sperma pada Masa Subur

Fungsi serviks selanjutnya adalah mempermudah jalan sperma pada masa subur. Mukus akan berubah menjadi lebih cair saat ovum (sel telur) telah matang dan dikeluarkan dari ovarium setiap bulannya.

Mukus yang lebih cair ini memudahkan sperma untuk melewati serviks dan masuk ke rahim dan mempermudah terjadinya pembuahan serta kehamilan. Mukus atau lendir saat masa subur cenderung berwarna jernih.

6. Menjadi Jalan saat Peluruhan Rahim Terjadi

Fungsi serviks yang terakhir adalah menjadi jalan saat peluruhan rahim atau menstruasi. Setiap bulannya endometrium (lapisan rahim) akan meluruh melewati serviks menuju vagina dan dikeluarkan dari tubuh. Proses ini disebut menstruasi atau haid. Selama menstruasi, serviks terbuka sehingga proses peluruhan dapat berjalan lancar.

Baca Juga: 3 Cara Mencegah Kanker Serviks yang Direkomendasikan Dokter

Cara Menjaga Kesehatan Serviks yang Perlu Kamu Lakukan

pap smear sebagai langkah untuk menjaga kesehatan serviks.jpg

Pap smear adalah salah satu pemeriksaan yang bisa kamu lakukan untuk mengetahui kondisi serviks - OkayDoc

Kanker serviks merupakan jenis kanker yang banyak menyerang wanita Indonesia. Namun, bukan berarti kondisi ini tidak dapat dicegah dan ditangani. Berikut beberapa tips yang bisa kamu lakukan guna menjaga kesehatan serviks dan mencegah kanker atau penyakit lainnya menimpamu:

  • Melakukan pemeriksaan pap smear. Prosedur ini sering juga disebut pemeriksaan Pap dan fungsinya untuk mendeteksi dini perubahan sel yang mengacu pada keganasan atau kanker pada serviks yang merupakan pintu menuju rahim.
  • Berhenti merokok. Merokok sering dikaitkan dengan peningkatan risiko kanker, salah satunya kanker serviks.
  • Konsumsi makanan sehat untuk serviks. Penuhi asupan nutrisi yang baik untuk kesehatan serviks antara lain betakaroten, asam folat, vitamin C, vitamin E, serta lycopene.
  • Kelola stres dengan baik. Tingkat stres yang tinggi dapat menurunkan sistem imun dan meningkatkan risiko infeksi, termasuk pada serviks.
  • Melakukan vaksinasi HPV terutama untuk wanita usia remaja dan dewasa muda.
  • Menghindari penyakit menular seksual dengan tidak bergonta-ganti pasangan, menggunakan kondom, serta memeriksakan diri dan pasangan jika mengalami infeksi menular seksual.

Kamu juga perlu memerhatikan faktor risiko kanker serviks seperti berat badan yang tidak ideal baik terlalu berat atau terlalu rendah, penggunaan pil kontrasepsi jangka panjang, penggunaan IUD, riwayat kehamilan pertama sebelum usia 17 tahun, hingga memiliki kerabat dengan riwayat kanker serviks.

Baca Juga: Pahami Informasi Penting Terkait Vaksin Kanker Serviks di Sini!

Dengan mengetahui perincian fungsi serviks, kamu bisa mengetahui betapa pentingnya organ ini dalam sistem reproduksi. Jagalah kesehatannya dengan menerapkan serangkaian tips yang telah disebutkan.

Konsultasikan kepada dokter apabila kamu merasa memiliki faktor risiko kanker seperti penjelasan di atas. Kamu juga bisa berkonsultasi terkait usaha pencegahan lainnya yang perlu kamu lakukan sesegera mungkin.

Berikan Komentar
Artikel Terkait
Memuat...
Punya pertanyaan seputar Kesehatan?
Tanya Sekarang
Tanya Dokter
Bookmark telah disimpan
Memuat...