• Kategori
    • Hidup Sehat
    • Kecantikan
    • Ibu dan Bayi
    • Keluarga
    • Kesehatan
    • Intim
  • Penyakit
  • Obat
  • Konsultasi
Filter
Reset Filter
Pasang
Jenis Penyakit
Harga
Brand
Rating
Urutkan
Termurah
Termahal
Terpopuler

Diverifikasi oleh

Efek samping pil KB mungkin menjadi suatu hal yang menggelisahkan bagi kamu. Sebab, efek sampingnya dianggap membuat wajah tidak cantik lagi dan tubuh tidak selangsing ketika belum menggunakan pil KB.

Lebih jauh lagi, efek samping penggunaan pil KB dianggap dapat memengaruhi kesehatan tubuh kamu. Sebenarnya sama dengan alat kontrasepsi lainnya, pil KB memiliki kelebihan dan kekurangan dalam menjarangkan kehamilan.

Menyelami Berbagai Efek Samping Pil KB

efek samping pil KB

Terganggunya siklus menstruasi dapat menjadi salah satu efek samping pil KB - OkayDoc

Pil KB mengandung hormon estrogen dan progesteron sintetik. Metode kontrasepsi ini bekerja menghambat siklus hormon alami tubuh guna mencegah kehamilan. Selain mencegah terjadinya ovulasi, pil KB juga meningkatkan kekentalan lendir pada leher rahim, sehingga sperma sulit masuk ke dalam rahim.

Meskipun banyak wanita yang cocok menggunakan pil KB untuk menunda kehamilan, kenyataannya ada juga keluhan yang datang. Nah, jika kamu merasa kamu salah satunya, coba simak rincian berikut ini:

1. Efek samping ringan yang biasa terjadi

Efek samping dari pil KB tetap dapat timbul meskipun kamu sudah mengonsumsinya sesuai anjuran dokter. Efek samping yang biasa terjadi diantaranya pusing dan sakit kepala, kepala terasa melayang, mual, sakit perut, dan kembung.

2. Efek samping yang cukup umum terjadi

Selain efek samping ringan di atas, ada lagi efek samping yang cukup umum dan mungkin saja kamu alami. Efek samping tersebut antara lain:

  • Tidak mengalami menstruasi selama beberapa bulan berturut-turut
  • Tidak mengalami menstruasi sewaktu-waktu
  • Pola menstruasi yang berubah-ubah
  • Berkurangnya volume darah saat menstruasi
  • Mengalami perdarahan berkepanjangan

3. Efek samping yang kurang umum terjadi

Berbeda individu, bisa berbeda pula efek samping pil KB yang dialami. Selain efek samping yang umum terjadi, ada juga efek samping yang kurang umum terjadi. Meskipun begitu, tidak menutup kemungkinan kamu bisa mengalaminya.

Misalnya efek samping berupa terjadinya peningkatan tekanan darah, infeksi vagina yang ditandai dengan rasa gatal pada daerah tersebut, terjadinya iritasi vagina, dan sakit kepala atau migrain.

efek lain dari pil KB

Wanita yang menderita penyakit diabetes mellitus mungkin saja mengalami perubahan nilai gula darah saat mengonsumsi pil KB - OkayDoc

4. Efek samping pada wanita dengan riwayat penyakit payudara

Kamu pernah mengalami penyakit payudara? Jika ya, dan sedang mengonsumsi pil KB, efek samping yang mungkin dialami bisa saja berbeda dengan penjelasan yang tertuang sebelumnya. Efek samping tersebut misalnya saja:

  • Wajah berjerawat pada awal konsumsi pil KB, tetapi umumnya dapat membaik seiring berjalannya waktu
  • Pembengkakan pada pergelangan kaki
  • Tubuh terasa lelah atau lelah yang tidak seperti biasanya
  • Pusing kepala
  • Mual
  • Nyeri pada payudara atau payudara bengkak
  • Kram perut atau perut kembung

Ada juga efek samping pil KB pada wanita dengan riwayat penyakit payudara, yang tidak umum terjadi. Misalnya, kulit lebih sensitif terhadap sinar matahari, timbul bercak-bercak di kulit, perubahan libido, peningkatan berat badan, serta hilangnya bulu-bulu halus pada tubuh atau wajah.

Baca Juga: Begini Cara Minum Pil KB agar Berfungsi secara Maksimal

5. Efek samping pada wanita penderita diabetes mellitus

Jika kamu menderita penyakit diabetes mellitus, efek samping pil KB mungkin saja memengaruhi kadar gula darah dalam tubuh kamu. Kenaikan gula darah tersebut ditandai dengan tubuh berkeringat, kulit terlihat pucat, dan merasa mual, hingga pingsan.

Dalam kasus yang jarang terjadi, efek samping seperti rasa nyeri atau bengkak di perut bagian atas hingga mengalami episode depresi bisa saja timbul menimpamu.

6. Efek samping yang jarang terjadi

Ada juga efek samping yang jarang terjadi. Namun sebagai bagian dari pengetahuan, alangkah baiknya kita coba melihat rinciannya.

  • Batuk darah
  • Kehilangan koordinasi antar anggota tubuh yang terjadi secara tiba-tiba
  • Adanya perubahan pada penglihatan atau kehilangan penglihatan secara tiba-tiba
  • Rasa sakit di area dada, selangkangan, dan area kaki, terutama betis
  • Sesak napas yang datang secara tiba-tiba
  • Nyeri pada bagian lengan yang rasanya sulit digambarkan karena berbeda dengan nyeri akibat lain
  • Tubuh terasa lemas
  • Mati rasa
  • Atau tiba-tiba merasa sulit berbicara

Baca Juga: Simak Ragam Penyebab Badan Lemas yang Umum Terjadi

Waspadalah pada Efek Samping pil KB Jangka Panjang

efek samping pil KB jangka panjang

Efek samping pil KB jangka panjang tanpa pengawasan dokter mungkin dapat meningkatkan risiko penyakit kanker - OkayDoc

Waspadai juga efek samping pil KB jika digunakan dalam jangka panjang. Risiko yang akan kamu alami jika menggunakan alat kontrasepsi hormonal ini dalam jangka panjang adalah:

1. Meningkatnya risiko penyakit kanker

Hormon estrogen yang terkandung pada pil KB diduga berpeluang menambah risiko kanker pada wanita. Jenis kankernya pun beragam. Misalnya, kanker payudara.

Pada wanita yang rutin mengonsumsi pil KB, risiko terkena kanker payudara dapat sedikit meningkat, terutama jika digunakan pada usia remaja. Namun, setelah menghentikan pemakaian selama sepuluh tahun, risiko ini dikatakan menurun kembali seperti saat tidak menggunakan pil KB.

Selain itu, terjadinya kanker payudara juga berkaitan dengan faktor lain seperti usia kamu saat hamil pertama, usia kamu ketika mengalami pubertas dan menopause, serta sudah pernah melahirkan/menyusui atau belum.

Risiko kanker serviks juga turut meningkat pada wanita yang menggunakan pil KB secara rutin dan dalam jangka panjang. Meskipun demikian, sebagian besar kanker serviks terlebih dahulu dipicu oleh infeksi human papiloma virus (HPV).

Tumor hati juga menjadi salah satu risiko yang mungkin muncul dari pil KB bagi wanita yang menggunakannya. Namun, tumor tersebut umumnya bersifat jinak dan jarang sampai menjadi tahap kanker. Untuk menjadi berisiko tumor juga diperlukan waktu setidaknya lima tahun pemakaian pil KB.

Kanker ovarium dan endometrium juga mungkin terjadi sebagai efek samping pil KB penggunaan jangka panjang. Meskipun demikian, kemungkinan terpicunya jenis kanker yang satu ini oleh penggunaan pil KB, tidak sebesar jenis kanker yang lain.

2. Risiko penyakit jantung dan pembuluh darah

Konsumsi pil KB dapat berisiko fatal bagi wanita yang memiliki riwayat serangan jantung, stroke, dan pembekuan darah. Hindari mengonsumsi kontrasepsi jenis pil KB. Sebagai gantinya, konsultasikan terlebih dahulu pada dokter agar mereka memberikan anjuran kontrasepsi yang sesuai bagi kamu.

Baca Juga: 5 Mitos Efek Samping KB Spiral yang Wajib Kamu Ketahui!

Efek samping pil KB memang beragam, dari yang ringan hingga berat. Pertimbangkan dengan baik, lebih banyak manfaatnya dalam mencegah kehamilan atau lebih memberi risiko penyakit. Jika kamu masih bingung, cobalah berdiskusi dengan dokter langganan.

Berikan Komentar
Artikel Terkait
Psikologi
7 Cara Menghilangkan Stres agar Tak Diincar Penyakit!
Asa Citra
02 Nov 2018
Memuat...
Punya pertanyaan seputar Kesehatan?
Tanya Sekarang
Tanya Dokter
Bookmark telah disimpan
Memuat...