• Kategori
    • Hidup Sehat
    • Kecantikan
    • Ibu dan Bayi
    • Keluarga
    • Kesehatan
    • Intim
  • Penyakit
  • Obat
  • Konsultasi
Filter
Reset Filter
Pasang
Jenis Penyakit
Harga
Brand
Rating
Urutkan
Termurah
Termahal
Terpopuler

Diverifikasi oleh

Kuku adalah salah satu bagian tubuh yang banyak ditawarkan perawatannya di salon-salon kecantikan. Namun terlalu sering mengurus tampilan kuku justru dapat merusaknya. Yuk, lihat cara merawat kuku yang aman dan tetap menawan.

Kurang terpeliharanya kuku dapat menyebabkan infeksi hingga membuatnya rapuh.Sedangkan kuku-kuku sehat yang terpangkas rapi dan berkilau dapat meningkatkan rasa percaya diri sekaligus memudahkan kamu bekerja.

Cara merawat kuku tidak perlu mahal dan sulit. Mengikir atau mengecatnya terlalu sering justru menyebabkan kuku rusak. Berikut adalah beberapa cara merawat kuku yang perlu kamu lakukan demi mendapatkan kuku cantik dan sehat.

Mewarnai dan Menghilangkan Cat Kuku dengan Benar

Bersihkan kukumu dengan benar dapat membuatnya lebih sehat - OkayDoc

Memakai cat kuku tidak membahayakan, namun sebaiknya memberi jeda dalam penggunaannya. Sebaiknya jangan memotong atau mewarnai kutikula (lapisan tipis pada bagian bawah pada kuku).

Pasalnya, kutikula adalah penghalang alami dari jamur dan bakteri, bila kamu merusaknya, kukumu bisa terinfeksi. Selain itu, saat kuku dalam keadaan dicat, lebih baik hindari pekerjaan yang dapat merusaknya atau berisiko mengotori kukumu.

Dan saat membersihkan cat kuku, hindari penghilang warna yang mengandung aseton atau formaldehida. Pasalnya, aseton dapat melucuti perlahan lapisan kuku yang dapat menjadikannya rapuh.

Tidak Perlu Menggunakan Pengeras Kuku (Nail Hardener)

Pengeras kuku justru bisa membuat kukumu rusak - OkayDoc

Kecuali kukumu sangat lemah dan rapuh, kamu tidak perlu menggunakan nail harderner. Kuku memang diciptakan lentur untuk menghindari tekanan dan kemungkinan patah. Menyapukan cairan pengeras pada kuku sehat justru menjadikannya rapuh.

Rajinlah Menggunting Kuku

Rajin gunting dan bersihkan kukumu untuk menjaga kesehatannya - OkayDoc

Menjaga kuku tetap pendek menjadikannya lebih sehat. Bila terlalu panjang, kuku berisiko patah atau tersangkut saat melakukan aktivitas. Jadi, potonglah kukumu saat sudah panjang, sekitar 1-2 minggu sekali.

Selain rajin menggunting, bersihkan juga kuku secara teratur dan jaga tetap kering untuk menghindari bakteri tumbuh.

Gunakan Penyikat Kuku (Buffer) Bertekstur Halus

Pilihlah nail buffer dengan tekstur halus guna mencegah kerusakan - OkayDoc

Saat menyikat dan mengilapkan kuku dengan buffer, pilihlah dengan seksama. Hindari buffer runcing dan kasar karena dapat menyebabkan celah yang meningkatkan risiko infeksi. Lebih baik pilih buffer dengan permukaan halus dan gosokkan perlahan dengan satu arah yang sama, jangan bolak-balik, untuk mencegah kerusakan.

Agar menjaga kuku tetap halus, hindari juga mengigit-gigit kuku karena hal itu dapat menyebabkan kuku kembali bergerigi atau bergurat.

Baca Juga : 5 Manfaat Es Batu untuk Wajah Ini Membuatmu Lebih Cantik

Oleskan Pelembab atau Pakai Sarung Tangan

Mengoleskan pelembab kuku dan tangan bisa menjaganya tetap sehat - OkayDoc

Kuku yang terlalu sering terendam air dan sabun punya risiko rusak, rapuh dan renggang lebih besar. Jadi jika kamu sering mencuci piring, baju, atau kamar mandi, lebih baik memakai sarung tangan karet.

Selain itu, kamu juga bisa mengoleskan pelembab pada kuku dan daerah sekitarnya agar tetap sehat.

Kurangi Perawatan Kuku Berlebih

Terlalu sering merawat kuku di salon bisa merusak kesehatannya - OkayDoc

Manicure dan pedicure boleh kamu lakukan sekali-kali tapi jangan terlalu sering karena dapat menyebabkan kuku kering dan rapuh akibat terpapar bahan kimia. Bila kamu tetap ingin melakukannya, lebih baik bawa peralatan sendiri dari rumah untuk mengurangi sebaran kuman dari alat satu ke yang lainnya.

Dan saat melakukan perawatan, hindari cat kuku atau esktensi dengan kandungan akrilik. Cairan ini memiliki risiko kanker kulit meski kecil serta mengandung MMA (methyl methacrylate) yang dapat merusak kuku. MMA dapat ditandai dari baunya yang kuat.

Jangan Remehkan Perubahan Pada Kuku

Perubahan warna kuku bisa menjadi tanda penyakit. Kenali perubahannya - OkayDoc

Sama seperti bagian tubuh lain, kuku juga menunjukkan gejala saat ada sesuatu yang tidak beres. Kuku memutih berhubungan dengan kondisi hati, kuku berwana setengah putih dan setengah merah muda tanda penyakit ginjal.

Selain itu, kuku menebal dan kekuningan tanda penyakit paru-paru. Lalu, kuku berwarna kuning dengan semu merah muda pada bagian bawah dapat menjadi tanda diabetes.

Baca Juga : Murah Meriah, Ini 5 Cara Memutihkan Kulit Tangan dan Kaki

Keadaan lain seperti kemerahan, bengkak, iritasi pada area sekitar kuku, dan sakit dapat menjadi sinyal infeksi jamur atau bakteri. Beberapa obat anti-jamur dapat menyembuhkannya, namun pergi ke dokter terlebih dahulu untuk diagnosis tepat sangat dianjurkan.

Kuku sehat adalah hasil dari perawatan kuku yang teratur. Cara merawat kuku yang baik cukup mudah yaitu dengan rajin memotong kuku hingga memilih bahan manicure-pedicure secara cermat. Memerhatikan tiap perubahan pada kuku juga dapat mencegah berbagai penyakit dengan penanganan sedini mungkin.

 

Berikan Komentar
Artikel Terkait
Wajah
Manfaat Jahe untuk Wajah Ternyata Bukan Sekedar Mitos!
Dedi Irawan
02 Apr 2018
Kulit
Manfaat Mandi Susu: Cantik dari Ujung Rambut Hingga ke Ujung Kuku
Dedi Irawan
11 Nov 2017
Memuat...
Punya pertanyaan seputar Kesehatan?
Tanya Sekarang
Tanya Dokter
Bookmark telah disimpan
Memuat...