• Kategori
    • Hidup Sehat
    • Kecantikan
    • Ibu dan Bayi
    • Keluarga
    • Kesehatan
    • Intim
  • Penyakit
  • Obat
  • Konsultasi
Filter
Reset Filter
Pasang
Jenis Penyakit
Harga
Brand
Rating
Urutkan
Termurah
Termahal
Terpopuler

Diverifikasi oleh

Beberapa orang suka memanjangkan kuku untuk menambah keindahan jari-jari tangannya. Tetapi, masalah seperti kuku kotor ataupun mudah patah mungkin terjadi. Oleh karena itu, mengetahui cara merawat kuku yang panjang dapat menjadi solusinya.

Kuku merupakan bagian ujung lapisan tanduk (stratum korneum) yang menebal, dan terbuat dari lapisan protein yang disebut keratin. Untuk memiliki kuku panjang, kuat sekaligus sehat, beragam tips berikut perlu kamu lakukan.

Menghentikan Kebiasaan yang Dapat Merusak Kuku

Menghentikan kebiasaan Merusak kuku

Kebiasaan sering mengigiti kuku bisa membuat kuku rapuh - OkayDoc

Tanpa sadar, kamu mungkin melakukan beberapa kebiasaan yang dapat merusak kuku indahmu. Salah satu contoh kebiasaan ini adalah sering menggigit-gigit kuku. Tindakan ini dapat meningkatkan risiko infeksi bakteri pada jari maupun mulut.

Mengecat kuku bisa menjadi salah satu cara pencegahan agar keinginanmu untuk mengigit-gigit kuku dapat ditekan.

Kebiasaan lain yang perlu dihindari adalah kerap menggunakan kuku sebagai alat, baik untuk mengelupas label produk ataupun mengikis sisa lem. Hal tersebut berisiko membuat kukumu patah. Untuk mencegahnya, selalu gunakan perangkat lain untuk melakukan hal ini, misalnya gunting.

Memerhatikan Pola Makan

memerhatikan pola makan

Cara merawat kuku panjang termasuk mengonsumsi sajian kaya biotin seperti alpukat - OkayDoc

Kandungan mineral dan vitamin tertentu dalam menu makan dapat membantu menguatkan sekaligus menyehatkan kuku-kukumu, misalnya seperti berikut

Biotin

Biotin adalah nama lain vitamin B7, yang dapat membantu pertumbuhan kuku sekaligus menguatkannya. Kekurangan biotin bisa membuat kuku rapuh.

Asupan senyawa ini bisa diperoleh lewat suplemen ataupun terkandung secara alami dalam biji-bijian utuh, pisang, jamur, alpukat, bunga kol, sarden, dan telur.

Asam Folat atau Vitamin B9

Asam folat dapat membantu mencegah kerusakan sel saraf serta menyehatkan sel darah merah. Kedua hal itu dapat bermanfaat untuk pertumbuhan kukumu. Ikan, daging merah, dan keju adalah beberapa sumber asam folat yang bisa disantap.

bayam ibu hamil.jpg

Mengonsumsi sayuran hijau seperti bayam dapat menjadi cara merawat kuku panjang - OkayDoc

Vitamin A dan C

Vitamin A dapat membantu memperkuat kuku-kuku panjangmu. Asupan vitamin ini bisa didapat dengan mengonsumsi ubi jalar, wortel, serta sayuran hijau.

Vitamin C tidak hanya dapat meningkatkan kekebalan tubuh, tetapi juga membantu pertumbuhan kuku serta menguatkannya. Jeruk, stroberi dan paprika merah adala beberapa buah yang kaya akan kandungan vitamin C.

Zat Besi, Magnesium, dan Zinc

Ketiga mineral ini merupakan nutrisi penting untuk kesehatan kuku dan rambut. Kekurangan magnesium misalnya, bisa memunculkan garis-garis vertikal bergelombang di kukumu.

Zat besi bisa kamu dapatkan dari daging merah dan bayam, sedangkan magnesium dari kacang kedelai dan sayuran hijau. Sementara itu, tiram bisa menjadi pilihan sajian kaya zinc yang dapat disantap.

Baca Juga: Kuku Cantik dan Sehat dengan Cara Merawat Kuku Ini!

Memilih Perawatan Kuku yang Tepat

nail-hardener-OkayDoc.jpg

Pilihan cat kuku dan prosedur pemakaiannya dapat membantu menentukan kesehatan kuku - OkayDoc

Perawatan kuku yang kurang tepat dapat berdampak negatif, menjadikan kuku rapuh dan mudah patah. Oleh karena itu, saran perawatan kuku panjang berikut perlu kamu terapkan.

Pilihan Kandungan Zat dalam Cat Kuku

Cat kuku dengan kandungan akrilik atau gel sulit untuk dihilangkan dan dapat menjadikan kuku kering, rapuh, serta menghambat pertumbuhannya.

Solusi menempelkan kuku buatan tidak membantu karena justru bisa melemahkan kuku asli serta memicu infeksi jamur dan bakteri.

Bila kamu tetap ingin mengecat kuku, lebih baik pilih cat berbahan air dengan kandungan toksik rendah hingga tidak ada, seperti toluena, formaldehida, dan dibutyl phthalate (DBP).

Untuk menghapus cat kuku, pilihlah nail polish remover bebas aseton. Kandungan aseton dalam cairan penghapus cat kuku bisa mengikis lapisan kuku dan membuatnya menjadi rapuh.

Memakai Lapisan Pelindung Cat Kuku

Mengoleskan base coats sebelum mengecat kuku dan top coats setelahnya dapat membantu cat kuku terkelupas serta mudah dibersihkan. Dalam jangka panjang, tidak mengoleskannya saat mengecat kuku bisa merusak kuku indahmu.

Mengoleskan Pelembap Pada Kutikula

Kutikula adalah jaringan tipis yang melingkari bagian bawah kuku. Jaringan ini membantu melindungi kuku dari bakteri dan jamur. Rajin mengoleskan pelembap merupakan salah satu cara agar kuku lebih kuat, tidak mudah patah ataupun retak.

buffer-kuku.jpg

Agar kuku tetap kuat dan cantik, pilihlah buffer bertekstur halus. - OkayDoc

Nail Hardener

Kamu boleh mengoleskan nail hardener sesekali bila kukumu rentan patah. Nail harderner bisa menguatkan sekaligus mencegah kuku patah meski efeknya hanya sementara.

Jangan menggunakan cairan ini terlalu sering, karena justru bisa membuat kuku menjadi rapuh dan lemah. Sebagai saran, cara lain yang bisa kamu lakukan untuk memperkuat kuku adalah memberikan serum, meski langkah ini dinilai mahal.

Teknik Menghaluskan Kuku dengan Buffer

Papan penghalus, atau biasa disebut buffer mungkin sering kamu gunakan untuk menghaluskan permukaan kukumu. Agar kegiatan ini efektif dan tidak berdampak negatif, pastikan pilih papan buffer bertekstur lembut.

Buffer kasar justru bisa menimbulkan celah-celah kecil yang memicu kuku retak hingga patah. Saran lain yang perlu kamu lakukan adalah menghaluskan kuku dengan searah (jangan bolak-balik), serta dimulai dari tepi ke tengah.

Membersihkan Kuku

aliranair.jpg

Salah satu cara merawat kuku panjang adalah tidak mencuci tangan terlalu sering - OkayDoc

Kamu perlu menjaga kuku selalu dalam keadaan kering dan bersih untuk mencegah kemungkinan berkembangnya bakteri. Nail brush bisa digunakan untuk membersihkan kuku, namun hindari sikat ujung tajam karena bisa meregangkan sela antara kuku dan lapisan di bawahnya.

Meski mencuci tangan dengan sabun bisa menjadi cara merawat kebersihan kuku, hindari melakukannya terlalu sering. Cara ini bisa membuat kulit-kulit jari menjadi kering, yang dapat berdampak pada kesehatan kukumu juga.

"Jangan mencuci tangan dengan sabun terlalu sering"

Lebih baik, kenakan sarung tangan saat mencuci ataupun kegiatan lain yang bisa merusak kukumu, misalnya berkebun dan membersihkan rumah.

Baca Juga: 7 Cara Mengobati Kuku yang Rusak Berdasarkan Penyebabnya!

Cara merawat kuku panjang tidaklah sesulit yang kamu bayangkan. Tips perawatannya cukup sederhana mulai dari mengonsumsi kaya mineral dan vitamin hingga mengenakan sarung tangan saat melakukan pekerjaan dengan tangan.

Jadi, sudah siap miliki kuku panjang yang sehat?

Berikan Komentar
Artikel Terkait
Memuat...
Punya pertanyaan seputar Kesehatan?
Tanya Sekarang
Tanya Dokter
Bookmark telah disimpan
Memuat...