• Kategori
    • Hidup Sehat
    • Kecantikan
    • Ibu dan Bayi
    • Keluarga
    • Kesehatan
    • Intim
  • Penyakit
  • Obat
  • Konsultasi
Filter
Reset Filter
Pasang
Jenis Penyakit
Harga
Brand
Rating
Urutkan
Termurah
Termahal
Terpopuler

Diverifikasi oleh

Mulai dari kemerahan hingga tersumbatnya kelenjar air mata, penyakit mata yang menyerang bayi tentu harus segera diatasi. Hal ini dilakukan guna mencegah kondisi tersebut bertambah parah dan Buah Hati dapat kembali merasa nyaman.

Cara mengobati sakit mata pada bayi tentu tidak bisa sembarangan, Bunda perlu memahami jenis gangguan yang terjadi terlebih dahulu. Dengan begitu, perawatan yang dijalankan akan lebih tepat serta efektif.

Berikut ini adalah beragam penyakit mata pada bayi yang umum terjadi serta cara mengatasinya.

1. Bintitan

cara-mengobati-sakit-mata-pada-bayi-binitan.jpg

Untuk mengeluarkan cairan di dalam benjolan, gunakan kompres hangat secara perlahan - OkayDoc

Benjolan ini umumnya muncul di dasar bulu mata. Kondisi dapat muncul karena akar bulu mata telah terinfeksi oleh bakteri. Walaupun bukan penyakit berbahaya, bintitan dapat menimbulkan rasa tidak nyaman pada bayi.

Munculnya keadaan ini ditandai dengan benjolan kemerahan di tepi kelopak mata. Benjolan ini lama kelamaan akan membesar dan dapat pecah dengan sendirinya dalam beberapa hari.

Untuk memicu pecahnya benjolan tersebut, Bunda dapat megompresnya dengan kain berbahan flanel atau handuk berbahan halus yang telah dicelupkan ke air hangat yang bersuhu sama dengan yang digunakan ketika mandi. Lakukan cara ini selama 5 hingga 10 menit.

Ulangi sebanyak 3 atau 4 kali setiap hari hingga bintitan mulai kempis atau mengeluarkan sedikit nanah. Perlu diingat bahwa pengeluaran nanah jangan dilakukan dengan cara dipencet atau ditusuk karena dapat memperparah infeksi.

Bunda juga disarankan untuk tidak memaksakan bayi untuk mau dikompres. Tujuan utama dari perawatan ini bukanlah untuk menyembuhkan tetapi lebih kepada mengurangi rasa tidak nyaman yang dirasakan bayi.

Bintitan umumnya akan hilang dalam waktu kurang lebih satu minggu. Namun, agar dapat segera diobati dengan tepat, Bunda disarankan untuk mengonsultasikannya ke dokter.

Baca Juga: Cara Mengobati Mata Bintitan Hingga Sembuh Sempurna

2. Tersumbatnya Kelenjar Air Mata

cara-mengobati-sakit-mata-pada-bayi-blocked-tear-duct.jpg

Tersumbatnya kelenjar air mata dapat menimbulkan kotoran berwarna kuning pada mata - OkayDoc

Tersumbatnya kelenjar air mata pada bayi yang baru lahir adalah hal yang cukup umum terjadi. Hal ini disebabkan karena kelenjar tersebut belum terbentuk secara sempurna.

Gejala yang dapat muncul pada bayi yang mengalaminya antara lain keluarnya air mata secara terus menerus, pembengkakan serta kemerahan pada kelopak mata, serta kelopak mata yang menempel satu sama lain.

Kondisi ini juga dapat menyebabkan timbulnya kotoran berwarna kuning atau hijau pada mata. Gejala-gejala ini umumnya muncul pada beberapa hari atau beberapa minggu setelah bayi lahir.

Sumbatan yang terjadi dapat membaik dengan sendirinya pada tahun pertama kehidupan bayi. Sehingga, umumnya dokter akan menyarankan perawatan alami dengan melakukan pijatan pada kelenjar air mata tersebut.

Pijatan ini akan menstimulasi air mata untuk keluar dari kelenjarnya sehingga sumbatan dapat hilang. Dokter juga dapat menyertainya dengan pemberian tetes mata yang mengandung antibiotik jika kotoran yang terbentuk terlampau banyak dan dicurigai disertai infeksi.

Sayangnya pada beberapa kasus, cara alami ini tidak cukup untuk mengatasinya. Pada keadaan ini dokter mungkin akan melakukan operasi untuk membuang penyebab dasar terjadinya sumbatan tersebut.

3. Konjungtivitis

cara-mengobati-sakit-mata-pada-bayi-tetes-mata.jpg

Jika konjungtivitis yang terjadi disebabkan oleh bakteri, atasi dengan tetes mata antibiotik - OkayDoc

Konjungtivitis adalah sebuah keadaan peradangan pada lapisan membran berwarna transparan (konjungtiva) yang terletak di kelopak mata bagian dalam serta area bola mata yang berwarna putih. Kondisi ini dapat menyebabkan mata terlihat memerah.

Warna kemerahan yang muncul disebabkan oleh pembuluh darah yang melebar ketika terjadi peradangan. Selain bakteri, keadaan seperti alergi dan infeksi virus juga dapat menjadi penyebab konjungtivitis.

Jika Si Kecil mengalaminya, Bunda disarankan untuk segera memeriksakan keadaan ini ke dokter karena dapat berkembang menjadi infeksi yang serius. Perawatan yang dilakukan akan disesuaikan dengan penyebab awalnya, misalnya seperti:

• Bakteri

Infeksi bakteri ini dapat diatasi dengan menggunakan salep antibiotik atau tetes mata yang perlu digunakan selama 7 hari. Sebelum mengaplikasikan perawatan tersebut, Bunda perlu membersihkan tangan terlebih dahulu.

Harus diingat juga bahwa jangan pernah berbagi atau menggunakan sisa obat yang lama. Hal tersebut dapat membuat obat menjadi tidak steril dan justru dapat memperparah kondisi.

Saat menggunakan antibiotik, pastikan gunakan semua obat sesuai dengan resep yang diberikan dokter sekalipun kondisi sudah membaik. Jika tidak, maka infeksi ini dapat berisiko kembali kambuh.

• Virus

Pada peradangan yang disebabkan oleh virus, kondisi ini umumnya akan hilang dengan sendirinya dalam waktu satu minggu. Umumnya, dokter akan menyarankan Bunda untuk selalu menjaga kebersihan di sekitar area infeksi.

Bersihkan area tersebut dengan menyeka kotoran menggunakan air hangat secara perlahan. Jika keadaan tak kunjung membaik dalam waktu dua minggu, segera hubungi dokter.

• Alergi

Tidak seperti yang disebabkan oleh bakteri dan virus, konjugtivitis karena alergi bukanlah kondisi yang menular. Kunci untuk mengatasinya adalah dengan mengidentifikasi dan menghindari penyebab awalnya.

Jika kondisi ini membuat Si Kecil menjadi tidak nyaman, Bunda dapat mengatasinya dengan kompres. Kompres dingin dapat membantu meredakan gejala alergi yang terjadi.

Baca Juga: Bunda, Ini Penyebab Mata Bayi Belekan dan Tips Mengatasinya

Gangguan pada mata Si Buah Hati tentu dapat membuat Bunda khawatir. Sehingga, walaupun beberapa cara mengobati sakit mata pada bayi dapat dilakukan sendiri di rumah, tidak ada salahnya untuk tetap mengonsultasikannya terlebih dahulu ke dokter.

Dengan begitu, Bunda dapat mengetahui secara lebih pasti penyebab dari penyakit mata yang timbul agar perawatan yang dilakukan dapat lebih tepat dan efektif.

Berikan Komentar
Artikel Terkait
Pengobatan
6 Cara Mengobati Mata Bintitan Hingga Sembuh Sempurna
Annisa Trimirasti
14 Sep 2018
Pengobatan
6 Cara Melakukan Tes Buta Warna yang Tepat dan Akurat!
Dewangga
03 Jul 2017
Kesehatan Bayi
Fakta Lengkap Seputar Fenomena Kembar Siam!
Annisa Trimirasti
14 Apr 2018
Kesehatan Bayi
Kolik Pada Bayi: Penyebab hingga Tips Mudah Meredakannya
Annisa Trimirasti
16 Aug 2018
Memuat...
Punya pertanyaan seputar Kesehatan?
Tanya Sekarang
Tanya Dokter
Bookmark telah disimpan
Memuat...