• Kategori
    • Hidup Sehat
    • Kecantikan
    • Ibu dan Bayi
    • Keluarga
    • Kesehatan
    • Intim
  • Penyakit
  • Obat
  • Konsultasi
Filter
Reset Filter
Pasang
Jenis Penyakit
Harga
Brand
Rating
Urutkan
Termurah
Termahal
Terpopuler

Diverifikasi oleh

Keloid adalah bekas luka yang tumbuh dan membesar dari ukuran awalnya. Biasa muncul di dada bagian atas, bahu, dan cuping telinga, keloid bisa mengganggu penampilan hingga terasa menyakitkan. Karenanya, cari tahu cara menghilangkan keloid berikut!

Keloid umumnya terjadi setelah luka pada kulit. Saat kulit terluka, tubuh membentuk jaringan fibrosa untuk menutupinya sehingga luka akan menutup dan hilang seiring berjalannya waktu. Tetapi pada beberapa kasus, jaringan ini terus tumbuh dan menjadi keloid.

cara menghilangkan keloid

Keloid adalah luka yang membesar dari ukuran sebelumnya - OkayDoc

Keloid dapat ditandai dengan menyembul gumpalan padat di atas area kulit yang terluka. Gumpalan ini bisa berwana pink muda hingga cukup gelap. Warna ini bahkan bisa semakin menggelap bila terkena sinar matahari.

Beberapa orang merasa penampilannya terganggu akan gumpalan ini sehingga ragam pilihan penanganan di bawah ini mungkin dapat dipilih.

Pilihan Cara Menghilangkan Keloid

beragam cara menghilangkan keloid

Suntik kortikosteroid dapat menjadi cara menghilangkan keloid - OkayDoc

Kamu perlu benar-benar mempertimbangkan keputusan untuk menangani keloid. Pasalnya, luka ini adalah usaha tubuh untuk memperbaiki diri. Oleh karena itu, menghilangkan keloid dapat memicunya tumbuh kembali.

Gumpalan keloid yang terus tumbuh atau terasa menyakitkan mungkin membutuhkan penanganan medis. Berikut adalah beberapa pilihan cara menghilangkan keloid yang dapat dilakukan.

1. Kortikosteroid

Suntik kortikostreoid adalah cara yang paling sering digunakan untuk mengatasi keloid. Cara ini dianggap aman meski cukup menyakitkan dan tetap meninggalkan tanda.

Suntikan biasanya diberikan setiap 4 hingga 8 minggu. Sayangnya, injeksi kortikosteroid bisa membuat warna keloid memerah karena mendorong pembentukan pembuluh darah di dekat permukaan kulit.

2. Obat-obatan lain

Obat lain seperti interferon dan flouroracil juga dapat digunakan untuk mengatasi keloid. Interferon adalah protein yang diproduksi sistem imun untuk melawan zat asing seperti virus dan bakteri sedangkan flouroracil termasuk dalam agen kemoterapi.

Kombinasi obat-obatan ini dengan kortikosteroid dapat digunakan untuk mengatasi keloid.

obat-obatan untuk menghilangkan keloid

Operasi pengangkatan juga dapat menjadi cara mengatasi keloid - OkayDoc

3. Operasi

Langkah operasi juga dapat dipilih untuk menangangi keloid. Namun langkah ini perlu penanganan lanjutan, karena mengangkat keloid dapat memicu pembentukan jaringan keloid baru.

Berikut beberapa penanganan lanjutan paska operasi yang dapat dipilih.

- Perban gel dari silikon. Perban yang dapat dibeli di klinik ini dapat membantu menyembuhkan kulit. Durasi penggunaan biasanya berkisar selama 12 hingga 24 jam sehari selama 2 sampai 6 bulan.

- Perban kompresi ataupun anting khusus yang dirancang untuk membebat keloid pada cuping telinga. Pada kasus lain, operasi juga bisa diikuti dengan penanganan radioterapi.

4. Laser

Paparan sinar laser dapat digunakan untuk mengurangi warna kemerahan pada keloid sekaligus meratakannya. Tetapi, penanganan ini tidak membuat ukuran keloid lebih kecil.

Langkah pengobatan ini dinilai aman dan tidak menyakitkan, namun membutuhkan penanganan lebih dari sekali.

operasi untuk menghilangkan keloid

Sinar laser dapat membantu menghilangkan keloid - OkayDoc

5. Cryotheraphy

Cryotheraphy adalah pengobatan dengan membekukan keloid menggunakan cairan nitrogen. Pengobatan ini berfungsi untuk menghentikan perkembangan keloid dan meratakannya.

Sayangnya, proses pembekuan ini sering menimbulkan efek samping seperti timbulnya perubahan kulit di sekitar keloid menjadi lebih terang atau lebih gelap. Cryotheraphy umumnya dilakukan pada keloid ukuran kecil.

6. Terapi Radiasi

Terapi ini biasanya dilakukan setelah operasi pengangkatan keloid untuk mencegah keloid kembali terbentuk. Perawatan ini dapat dimulai segera setelah operasi, pada hari selanjutnya atau satu minggu kemudian.

Terapi radiasi juga dapat digunakan untuk mengurangi ukuran keloid. Meski begitu, hasil terbaik biasanya ditunjukkan apabila perawatan ini dilakukan setelah operasi.

7. Ligasi

Perawatan ini biasanya dilakukan untuk mengatasi keloid yang cukup besar untuk diikat menggunakan benang operasi. Benang yang diikatkan tersebut akan memotong keloid secara perlahan hingga diharapkan keloid akan lepas dari permukaan kulit.

Jika melakukan perawatan ini, benang operasi umumnya akan diganti setiap dua hingga tiga minggu sekali. Dengan menggunakan cara ini, risiko keloid kembali muncul dapat berkurang.

Baca Juga: Cara Menghilangkan Bekas Luka di Wajah Cantikmu

Bahan Alami untuk Menghilangkan Keloid

cara-menghilangkan-keloid-madu.jpg

Hilangkan keloid secara alami dengan olesan madu - OkayDoc

Bahan alami yang telah diteliti dapat menghilangkan keloid di antaranya adalah madu dan bawang bombay. Madu memiliki kemampuan anti radang yang berpotensi mengurangi keloid.

Untuk menggunakan madu dalam perawatan keloid, cukup oleskan madu asli di area keloid dan diamkan hingga area tersebut terasa lengket lalu bilas dengan air. Ulangi cara ini dua hingga tiga kali sehari hingga mendapatkan hasil yang diinginkan.

Sedangkan pada bawang bombay, ekstraknya dipercaya memiliki kandungan anti radang serta dapat membunuh bakteri yang ada pada luka. Kandungan flavonoid di dalamnya juga dapat mengurangi risiko pembentukan keloid.

Jika ingin mencoba menggunakan bawang bombay untuk mengatasi keloid, hal pertama yang dapat dilakukan adalah memotongnya menjadi bagian-bagian kecil. Setelah itu, peras sarinya menggunakan kain bersih.

Oleskan sari bawang bombay tersebut di area keloid dan tunggu hingga kering. Setelah kering, bilas bagian tersebut, lalu ulangi pengolesan tiga hingga empat kali sehari hingga hasil yang diinginkan tercapai.

Apakah Keloid dapat Dicegah?

mencegah timbulnya keloid

Untuk mencegah keloid, sebaiknya hindari luka yang disengaja seperti menato tubuh - OkayDoc

Penanganan keloid cenderung berisiko karena ada kemungkinan muncul kembali di kemudian hari. Maka dari itu, apabila kamu lebih berisiko mengalaminya, yaitu berusia 10 hingga 30 tahun atau berkulit gelap lebih baik melakukan upaya pencegahan.

Berikut beberapa cara mencegah keloid yang dapat kamu lakukan.

Baca Juga: Cara Menghilangkan Bekas Luka di Wajah Cantikmu

Ada berbagai cara menghilangkan keloid, mulai dari penyuntikkan obat-obatan hingga mengangkat gumpalan pada kulit ini. Meski begitu, mencegah munculnya keloid lebih disarankan karena penanganannya dapat menimbulkan beragam efek samping.

Jadi, jika kamu memiliki bakat keloid, jaga dirimu baik-baik, ya! Kalau bisa, jangan sampai luka!

Berikan Komentar
Artikel Terkait
Memuat...
Punya pertanyaan seputar Kesehatan?
Tanya Sekarang
Tanya Dokter
Bookmark telah disimpan
Memuat...