• Kategori
    • Hidup Sehat
    • Kecantikan
    • Ibu dan Bayi
    • Keluarga
    • Kesehatan
    • Intim
  • Penyakit
  • Obat
  • Konsultasi
Filter
Reset Filter
Pasang
Jenis Penyakit
Harga
Brand
Rating
Urutkan
Termurah
Termahal
Terpopuler

Diverifikasi oleh

Rasa gatal pada bagian tubuh mana pun bisa membuatmu tidak nyaman, apalagi bila terjadi pada area kemaluan. Namun, tenang saja, ada banyak cara menghilangkan gatal pada kemaluan wanita secara alami yang bisa kamu lakukan sendiri.

Kamu perlu mengetahui penyebab gatal pada kemaluan wanita terlebih dahulu guna mengatasinya dengan tepat. Tapi, secara umum, berikut adalah berbagai kiat yang bisa kamu terapkan.

Cara Menghilangkan Gatal Pada Kemaluan Wanita Secara Alami

cara menghilangkan gatal pada kemaluan wanita

Pilihlah pembalut dan pantyliner tanpa pewangi sebagai cara menghilangkan gatal pada kemaluan wanita - OkayDoc

Secara tidak sadar, kamu mungkin akan menggaruk area vagina yang terasa gatal. Padahal, menggaruk area tersebut justru dapat memperparah kondisi dan membuat kulit vulva menebal. Sebagai upaya pencegahan, pastikan kuku terpotong rapi serta mengenakan sarung tangan saat tidur, jika perlu.

Selain itu, ada beberapa tips lain yang bisa kamu lakukan secara mandiri untuk mengurangi rasa gatal pada kemaluan. Berikut beberapa di antaranya:

Hindari Pembersih dengan Kandungan Pewangi dan Pewarna

Banyak produk pembersih yang dapat berkontak dengan area kemaluanmu, mulai dari sabun, pembalut, pantyliner, cairan pembersih vagina (douche), deodoran, bedak, feminine spray, hingga tisu toilet.

Produk-produk di atas sebaiknya bebas kandungan pewarna dan pewangi. Pasalnya, kandungan tersebut mungkin memicu iritasi yang bisa menimbulkan rasa gatal pada area kemaluan.

Jika memungkinkan, tidak perlu menggunakan douche. Cairan ini mungkin menghilangkan flora normal (bakteri baik) yang dapat membantu mengatasi iritasi atau infeksi (beberapa pemicu rasa gatal pada vagina).

Memilih Celana Dalam dengan Tepat

Kamu disarankan untuk mengenakan celana dalam longgar dari bahan lembut seperti katun. Hindari celana dalam ketat dari bahan sintetis seperti nilon karena bahan ini bisa menghambat sirkulasi udara dan membuatmu lebih mudah berkeringat.

Selain itu, saran-saran di bawah ini juga perlu kamu terapkan untuk meringankan rasa gatal.

  • Ganti celana dalam setiap hari
  • Hindari penggunaan celana ketat. Lebih baik kenakan rok atau gaun. Pasalnya, pakaian ketat bisa menghambat sirkulasi udara di area kewanitaan.
  • Cobalah untuk tidak mengenakan celana dalam sesekali, misalnya pada saat tidur

cara membersihkan area kewanitaan

Memilih berendam dengan air hangat juga bisa menjadi cara menghilangkan gatal pada kemaluan wanita - OkayDoc

Bersihkan Area Kewanitaan dengan Benar

Bersihkan area kewanitaan secara lembut dengan air dan sabun atau pelembap tanpa pewangi. Ingat, cukup membersihkannya sekali sehari saja. Terlalu sering membersihkan area ini justru bisa membuat kulit kering dan memicu rasa gatal.

Selain itu, berikut adalah beberapa saran yang perlu kamu terapkan untuk menjaga kebersihan area wanita:

  • Lebih memilih mandi daripada berendam. Bila ingin berendam, gunakanlah air hangat.
  • Bila saat mandi menggunakan sampo, pastikan bahan kimia ini tidak berkontak dengan area vagina karena bisa memicu iritasi
  • Bersihkan kemaluan dari arah depan ke belakang (vagina ke anus) untuk mencegah masuknya bakteri. Lakukan baik setelah buang air kecil ataupun besar
  • Keringkan area kemaluan dengan handuk lembut setelah mandi atau buang air.
  • Keringkan dengan cara ditepuk-tepuk, jangan digosok.
  • Jangan kenakan pakaian dalam sebelum area kewanitaan kering sempurna.

Baca Juga: Cara Mengatasi Bisul di Kemaluan Pada Wanita

Pilihan Pelembap dan Salep untuk Mengatasi Gatal

Kamu bisa mengoleskan salep atau pelembap dengan kandungan emolien untuk membantu meringankan rasa gatal pada kemaluan. Produk bisa disimpan di kulkas sehingga saat dioleskan akan terasa dingin. Cara ini juga membantu meredakan rasa gatal.

Salep atau pelembap dengan kandungan emolien bisa kamu beli di apotek. Namun, beberapa orang mungkin lebih peka terhadap bahan ini sehingga ada baiknya kamu berkonsultasi terlebih dahulu dengan tenaga medis.

jangan gunakan kondom berbahan lateks

Sebaiknya pilih kondom yang tidak terbuat dari lateks karena bisa memicu gejala alergi termasuk gatal - OkayDoc

Perhatikan Ini Bila Ingin Berhubungan Intim

Kamu disarankan untuk tidak berhubungan intim selama masih merasakan gatal pada kemaluan. Pasalnya, gesekan yang terjadi saat berhubungan mungkin memperparah gejala.

Bila tetap ingin berhubungan, sebaiknya gunakan kondom dan pelumas vagina yang berbahan dasar air. Hal ini akan membantumu merasa lebih nyaman saat berhubungan sekaligus meminimalkan risiko penyebaran penyakit menular seksual.

Perlu diperhatikan bahwa beberapa wanita mungkin memiliki alergi terhadap lateks. Karena itu, kondom yang digunakan sebaiknya terbuat dari kulit domba dan bukan dari lateks.

Saran Lain Agar Gatal pada Kemaluan Mereda

Beberapa saran berikut juga bisa kamu lakukan untuk membantu meredakan rasa gatal:

  • Hindari mencukur rambut kemaluan selama gejala gatal berlangsung
  • Jaga kadar gula darah tetap normal karena diabetes juga bisa memicu gatal pada kemaluan wanita
  • Kompres dingin area vagina untuk membantu meredakan gatal
  • Segera ganti pakaian yang basah setelah berenang atau berolahraga
  • Konsumsi makanan mengandung probiotik untuk mengurangi risiko infeksi jamur pada vagina, yang turut dapat menyebabkan gatal.
  • Rutin menjalani pemeriksaan berkala ke dokter

Kapan Kamu Perlu Memeriksakan Diri ke Dokter?

cara mengatasi gatal pada kemaluan wanita

Bila produk yang kamu gunakan tidak dapat meredakan gatal, kamu mungkin perlu memeriksakan diri ke dokter - OkayDoc

Meskipun dapat diatasi secara alami, rasa gatal pada vagina bisa menandakan kondisi lain yang lebih serius. Jangan ragu memeriksakan diri ke dokter bila gatal terus berlanjut, terutama jika rasa gatal disertai kondisi berikut:

  • Terdapat luka lepuh, kutil, atau luka terbuka di area vulva
  • Area kemaluan tampak memerah, bersisik, membengkak, atau terasa nyeri
  • Kesulitan buang air kecil
  • Rasa tidak nyaman saat berhubungan intim
  • Keluar cairan dari vagina

Penanganan akan disesuaikan dengan penyebab rasa gatal. Gatal akibat penyakit menular seksual akan ditangani dengan pemberian antibiotik atau antiparasit. Sedangkan infeksi jamur perlu diatasi dengan krim, salep, atau obat-obatan antijamur.

Apabila rasa gatal dipicu oleh menopause, dokter dapat menyarankan penggunaan krim atau tablet estrogen. Sementara itu, rasa gatal akibat iritasi atau pemicu lain mungkin membutuhkan krim atau losion steroid untuk meredakan inflamasi.

Baca Juga: Bagaimana Ciri-ciri Kemaluan Wanita yang Sehat?

Pada dasarnya, cara menghilangkan gatal pada kemaluan wanita dapat dilakukan secara alami dan cukup sederhana. Kamu dapat memulainya dengan menerapkan perilaku higienis pada saat membersihkan dan memilih produk yang berkontak langsung dengan vagina.

Perhatikan pula perkembangan kondisimu selama menerapkan cara alami di atas. Bila gatal terus berlanjut, jangan tunda untuk memeriksakan diri. Selalu ingat juga, penanganan sedini akan memberikan hasil terbaik!

Berikan Komentar
Artikel Terkait
Organ Reproduksi
Wanita, Ini Cara Membersihkan Organ Intim yang Benar
Vivi Hermin
14 Apr 2018
Kebugaran
Apakah Air Minum Kamu Sudah Bebas Bakteri Dan Parasit?
Tsalis Annisa
05 Oct 2018
Pasangan
Hubungan Intim Lebih Nikmat, Cobalah 5 Teknik Foreplay Ini!
Diah Ayu Lestari
13 Jul 2018
Memuat...
Punya pertanyaan seputar Kesehatan?
Tanya Sekarang
Tanya Dokter
Bookmark telah disimpan
Memuat...