• Kategori
    • Hidup Sehat
    • Kecantikan
    • Ibu dan Bayi
    • Keluarga
    • Kesehatan
    • Intim
  • Penyakit
  • Obat
  • Konsultasi
Filter
Reset Filter
Pasang
Jenis Penyakit
Harga
Brand
Rating
Urutkan
Termurah
Termahal
Terpopuler

Diverifikasi oleh

Risiko berbagai penyakit tidak hanya mengintai mereka yang mengalami kelebihan berat badan. Jika badanmu terlalu kurus, kamu juga dapat mengalami peningkatan risiko berbagai penyakit, hingga penurunan fungsi sistem kekebalan tubuh.

Apabila berat badanmu saat ini masih jauh di bawah normal, maka sekaranglah saatnya bagi kamu untuk mulai menambah berat badan. Cara menggemukkan badan berikut ini akan membantu kamu menambah berat badan dengan cara yang tepat dan sehat.

Yuk, simak baik-baik!

Makan Lebih Banyak Kalori Daripada yang Dibakar

cara menggemukkan badan dengan makanan OkayDoc

Prinsip utama dalam cara menggemukkan badan adalah dengan menambah asupan kalori yang masuk - OkayDoc

Setiap hari, tubuh mendapatkan kalori dari makanan yang dikonsumsi dan membakarnya dengan aktivitas fisik. Untuk menambah berat badan, prinsip utamanya adalah dengan mendapatkan lebih banyak kalori daripada yang dibakar.

Rata-rata kebutuhan kalori harian bagi laki-laki untuk mempertahankan berat badannya adalah 2500 kalori, sedangkan perempuan membutuhkan sekitar 2000 kalori. Agar berat badanmu bertambah, kamu perlu menambahkan setidaknya 300—500 kalori tambahan di luar kebutuhan kalori harianmu.

Tapi perlu diingat, meskipun kamu sedang menambah jumlah kalori yang dikonsumsi, bukan berarti kamu dibolehkan untuk mengonsumsi banyak makanan tinggi gula atau makanan berlemak. Kamu tetap harus membatasi konsumsi jenis makanan tersebut.

Konsumsi Lebih Banyak Protein

cara menggemukkan badan dengan protein OkayDoc

Protein membangun jaringan otot tubuh sehingga dapat menambah berat badan - OkayDoc

Jika kamu ingin menerapkan cara menggemukkan badan yang sehat, solusinya adalah menambahkan lebih banyak massa otot. Protein adalah zat gizi yang penting dalam pembentukan otot, jadi kamu perlu menambah konsumsi protein harianmu.

Untuk itu, kamu perlu mengonsumsi bahan makanan tinggi protein seperti daging, ikan, telur, kacang-kacangan, dan produk susu. Jika diperlukan, kamu juga dapat mengonsumsi suplemen protein tambahan.

Baca juga: 5 Bahaya dari Badan Terlalu Kurus Ini Patut Diwaspadai

Kamu Disarankan Makan Lebih Sering

cara menggemukkan badan OkayDoc

Tambahkan camilan sehat di antara waktu makanmu untuk menambah asupan - OkayDoc

Ketika seseorang memiliki badan yang terlalu kurus, tubuhnya akan menyesuaikan dengan menjadi lebih cepat kenyang saat makan. Karena hal ini, kamu mungkin akan kesulitan untuk memenuhi kebutuhan kalori sehari dalam tiga kali waktu makan.

Untuk mengatasinya, kamu bisa mengatur ulang waktu makanmu yang semula 3 kali sehari dengan porsi besar menjadi 5—6 kali sehari dengan porsi yang lebih kecil. Sertakan pula makanan selingan di antara seluruh waktu makan utama tersebut.

Kamu juga dapat menambah asupan makanmu dari makanan selingan sebelum waktu tidur. Cobalah menu yang sehat seperti roti tawar dengan selai kacang, roti lapis dengan daging dan keju, atau sejenisnya.

Tambahkan Ini ke dalam Menu Harianmu

cara menggemukkan badan dengan pola makan yang sehat OkayDoc

Susu, ikan berlemak, dan alpukat adalah sumber lemak yang sehat - OkayDoc

Salah satu cara menggemukkan badan yang efektif adalah dengan menambahkan jenis-jenis makanan padat kalori ke dalam menu harianmu. Berikut ini adalah makanan padat kalori yang dapat kamu konsumsi:

1. Susu

Susu telah lama menjadi pilihan utama bagi atlet untuk menambah berat badan. Bukan hanya bermanfaat bagi tulang, susu juga dapat membantu menambah berat badan karena kaya akan protein, kalori, dan lemak.

Di dalam segelas susu, setidaknya terkandung protein kasein dan whey (jelai) yang berguna bagi pertambahan massa otot, terlebih lagi jika kamu rutin melakukan olahraga beban yang dapat memperkokoh postur tubuhmu.

Kamu dapat mulai mengonsumsi susu dengan jumlah satu hingga dua gelas dalam sehari. Jadikan susu sebagai selingan atau minuman yang rutin kamu konsumsi setiap pagi.

2. Ikan Berlemak

Ikan mengandung protein dan asam lemak yang penting bagi kesehatan tubuh. Cukup dengan mengonsumsi satu potong besar salmon, kamu sudah menyediakan sekitar 4 g asam lemak omega-3, 34 g protein, dan 350 kalori tambahan bagi tubuhmu.

Bukan hanya itu. Ikan berlemak seperti salmon dan makarel juga merupakan salah satu makanan yang dapat memelihara kesehatan jantungmu. Jadi, tidak perlu ragu lagi untuk mulai mengonsumsi ikan dari sekarang.

3. Alpukat

Tidak seperti kebanyakan jenis buah, alpukat adalah bahan makanan padat kalori yang mengandung lemak menyehatkan. Dengan mengonsumsi satu buah alpukat berukuran besar, kamu sudah mendapatkan 322 kalori, 29 g lemak, dan 17 g serat.

Kamu dapat menambahkan alpukat ke dalam menu harianmu dengan menjadikannya makanan penutup, isian roti lapis, maupun dengan cara terbaik mengonsumsinya, yaitu dimakan langsung.

cara menggemukkan badan OkayDoc

Dengan mengonsumsi telur utuh, kamu telah menambah asupan protein dan lemak - OkayDoc

4. Telur Utuh

Sebutir telur utuh mengandung kombinasi protein dan lemak berkualitas tinggi yang baik bagi tubuh. Sebagian besar protein terdapat pada putih telur, sedangkan kuning telur mengandung lemak dan seluruh nutrisi bermanfaat yang dibutuhkan tubuh untuk menambah berat badan.

Tidak ada batasan maksimal konsumsi telur dalam sehari, tapi kamu bisa memulai dengan mengonsumsi tiga butir telur untuk menambah asupan protein dan kalori yang perlu kamu penuhi.

5. Suplemen Protein

Kebanyakan atlet dan binaragawan mengonsumsi suplemen protein untuk menambah massa otot. Dengan begitu, berat badan mereka juga bertambah.

Jika kamu hendak mengonsumsi suplemen protein, sebaiknya diiringi dengan latihan fisik agar hasil yang didapatkan lebih optimal. Tidak perlu latihan fisik yang terlalu keras dan intens, kamu hanya perlu mengimbangi asupan protein yang masuk dengan latihan beban yang ringan, tetapi rutin.

Mengapa Kamu Susah Gemuk?

Ada berbagai alasan mengapa seseorang sulit menggemukkan badan. Sebelum memulai program peningkatan berat badan, kamu sebaiknya berkonsultasi ke dokter atau ahli gizi klinis terlebih dulu. Dengan ini, kamu bisa tahu apakah berat badan berada di bawah angka normal, penyebabnya, dan cara tepat untuk menanganinya.

Jika kamu kesulitan menambah berat badan, beberapa faktor di bawah ini mungkin bisa menjadi penyebabnnya:

  • Faktor genetik. Badan kurus bisa diturunkan dalam keluarga. Memiliki anggota keluarga dengan perawakan kurus dapat menjadi salah satu pemicu kamu susah gemuk.
  • Aktivitas fisik. Atlet atau seseorang yang sering terlibat dalam aktivitas fisik dengan intensitas tinggi, tentu akan membakar kalori lebih banyak. Oleh karena itu, hal ini bisa membuatnya kesulitan untuk menambah berat badan.
  • Penyakit tertentu. Memiliki penyakit atau ganguan kesehatan tertentu dapat pula memengaruhi berat badan seseorang. Misalnya, diabetes, gangguan kelenjar tiroid, penyakit Crohn, atau kanker.
  • Gangguan psikologis. Beberapa gangguan kesehatan mental, seperti depresi, kecemasan, anoreksia, dan bulimia, akan memengaruhi keinginan seseorang untuk makan. Sebagai akibatnya, berat badan penderita sulit bertambah.

Baca Juga: Cara Meninggikan Badan Buat Kamu yang Bergenetik Pendek

Selain cara-cara menggemukkan badan di atas, hal terpenting yang perlu kamu lakukan adalah konsisten dan tidak cepat menyerah. Seperti halnya menurunkan berat badan, menggemukkan badan juga tidak dapat dilakukan secara instan.

Ingat, rutinlah mengonsumsi makanan padat kalori yang sehat, dan imbangi dengan latihan fisik. Perlahan tapi pasti, kamu akan memperoleh tubuh proporsional yang didambakan.

Berikan Komentar
Artikel Terkait
Diet
Mungkinkah Ada Manfaat Jahe untuk Diet? Ini Jawabannya
Dedi Irawan
16 Dec 2017
Diet
Diet Golongan Darah B Lebih Rumit, Ini Alasannya
Dedi Irawan
02 Oct 2017
Kebugaran
Cara Menghitung Berat Badan Ideal Wanita Sebelum Diet!
Ayu Winarni Lanjani
17 Oct 2017
Kebugaran
Makin Sehat dengan 5 Manfaat Bersepeda
Venny Firstyani
12 Aug 2018
Memuat...
Punya pertanyaan seputar Kesehatan?
Tanya Sekarang
Tanya Dokter
Bookmark telah disimpan
Memuat...