• Kategori
    • Hidup Sehat
    • Kecantikan
    • Ibu dan Bayi
    • Keluarga
    • Kesehatan
    • Intim
  • Penyakit
  • Obat
  • Konsultasi
Filter
Reset Filter
Pasang
Jenis Penyakit
Harga
Brand
Rating
Urutkan
Termurah
Termahal
Terpopuler

Diverifikasi oleh

Udara yang kering memang bisa memicu munculnya tenggorokan kering. Namun pemicunya kemungkinan bukan hanya itu, jadi cara mengatasi tenggorokan kering sebaiknya dilakukan berdasarkan penyebabnya.

Untuk mendeteksi penyebab tersebut, kamu harus memerhatikan gejala lain yang menyertai kondisimu. Meski umumnya tidak berbahaya, masalah tenggorokan bisa saja menandakan gangguan lain yang lebih serius. Mari simak penjelasannya di sini!

1. Kebiasaan Tidur

Kebiasaan tidur dengan mulut terbuka dapat menyebabkan tenggorokan kering - OkayDoc

Tenggorokan yang kering juga bisa muncul akibat kebiasaan tidur dengan mulut terbuka. Jika tenggorokanmu terasa kering tiap bangun tidur, coba minta bantuan orang lain untuk mencermati cara tidurmu.

Kebiasaan tidur tersebut umumnya muncul ketika kamu sedang mengalami penyumbatan hidung. Misalnya, akibat flu ataupun alergi kronis.

Dalam menangani kebiasaan ini, kamu dapat memakai alat khusus yang disebut nasal adhesive strip. Alat ini digunakan pada hidung untuk membantunya agar tetap terbuka, sehingga kamu tidak perlu membuka mulut untuk bernapas saat tidur.

BACA JUGA
  • Kembali Lega dengan Cara Menghilangkan Duri di Tenggorokan

2. Dehidrasi

Cara mengatasi tenggorokan kering akibat dehidrasi adalah dengan minum lebih banyak cairan - OkayDoc

Tenggorokan kering dapat pula menjadi pertanda kamu kurang minum dan mengalami dehidrasi. Ketika mengalami dehidrasi, tubuh akan kesulitan untuk menghasilkan air liur yang dapat membasahi mulut dan tenggorokan.

Mengatasi dehidrasi tergolong mudah, kamu cukup minum lebih banyak cairan untuk membasahi tenggorokan yang kering. Konsumsi buah dan sayur juga dapat memenuhi sekitar 20 persen kebutuhan cairan tubuh.

3. Rinitis Alergi (Hay Fever)

Rinitis alergi dapat disebabkan oleh pemicu alergi misalnya saja serbuk sari - OkayDoc

Selain gangguan tenggorokan, rinitis alergi dapat menyebabkan gejala lain. Contohnya, bersin, hidung berair atau tersumbat, serta mata gatal.

Alergi ini bukan disebabkan oleh virus, melainkan akibat respons kekebalan tubuh terhadap alergen (pemicu alergi) tertentu. Mulai dari debu, serbuk sari, tungau debu, atau bulu hewan peliharaan.

Cara utama untuk menangani rinitis alergi adalah menghindarinya pemicunya. Kamu juga bisa mengonsumsi obat antihistamin. Tapi selalu konsultasikan dulu ke dokter untuk mendapatkan pengobatan yang tepat.

4. Flu

Flu juga dapat menjadi penyebab tenggorokan kering - OkayDoc

Flu bisa disebabkan oleh beragam virus. Selain hidung berair atau mampat, bersin, batuk, dan demam, penyakit ini dapat pula membuat tenggorokanmu terasa kering dan gatal.

Untuk mengatasi tenggorokan kering akibat flu, kamu dapat melakukan beberapa hal berikut ini:

  • Banyak minum. Tidak hanya air mineral, kamu juga dapat menambah cairan tubuh dengan minum jus. Tapi pilihlah jus tanpa pemanis buatan, atau yang kamu buat sendiri.
  • Cukup istirahat. Jangan lupa juga untuk banyak istirahat agar pemulihan berjalan lancar.
  • Berkumur dengan air garam untuk menenangkan tenggorokan yang kering atau sakit. Selain mengurangi gejalanya, cara ini juga dapat dilakukan sebagai upaya pencegahan dari infeksi saluran napas bagian atas.
  • Menggunakan uap untuk mengurangi rasa sakit pada tenggorokan. Kamu bisa melakukannya dengan mandi air hangat, menghirup uap dari air hangat dalam baskom, atau memakai alat khusus penghasil uap.

5. Radang Tenggorokan

Tenggorokan kering akibat radang dapat diatasi dengan mengisap permen pereda tenggorokan - OkayDoc

Radang tenggorokan umumnya terjadi akibat infeksi bakteri. Tenggorokan yang terasa sakit dan kering, pegal-pegal, demam, dan mual bisa menjadi gejalanya.

Kondisi ini perlu penanganan dari dokter agar bisa sembuh total. Pasalnya, bakteri penyebabnya hanya dapat diberantas dengan konsumsi antibiotik. Pastikan kamu meminum antibiotik sesuai dengan anjuran dokter.

Dokter juga mungkin memberikan obat pereda nyeri dan demam, seperti ibuprofen dan paracetamol. Ingatlah untuk mengonsumsinya sesuai dengan anjuran pemakaian dan tidak berlebihan.

Berkumur dengan larutan air garam hangat atau mengisap permen pelega tenggorokan (lozenges) juga dapat meringankan gejala yang kamu rasakan.

6. Radang Amandel

Radang amandel juga dapat membuat tenggorokan menjadi terasa kering - OkayDoc

Radang amandel terjadi ketika 2 kelenjar getah bening di belakang tenggorokanmu mengalami infeksi. Meski dapat terjadi pada siapa saja, radang ini umumnya menyerang anak-anak hingga remaja.

Penyakit menular ini dapat disebabkan oleh virus maupun bakteri. Jika tidak ditangani dengan benar berpotensi memicu komplikasi.

Untuk menanganinya, kamu bisa menerapkan beberapa langkah seperti mencukupi kebutuhan cairan tubuh, beristirahat, minum obat pereda nyeri, menjaga udara agar tetap lembap, serta mengonsumsi antibiotik dari dokter jika diperlukan.

7. GERD (Gastroesophageal Reflux Disease)

GERD atau kondisi asam lambung naik juga dapat menyebabkan tenggorokan kering dan terasa terbakar - OkayDoc

GERD merupakan kondisi dimana asam lambung kembali naik ke tenggorokan (esofagus). Gejalanya bisa berupa sensasi terbakar di dada (heartburn), sulit menelan, sakit tenggorokan, batuk kering, bersendawa, hingga suara serak.

Dalam mengatasi GERD, kamu butuh mengubah pola makan yang disertai dengan konsumsi obat. Berikut sederet langkah sederhana yang bisa kamu terapkan:

  • Makan dengan porsi lebih sedikit, tapi lebih sering.
  • Menghindari pemicu GERD, seperti makanan pedas dan berlemak, serta minuman berkafein.
  • Jika gejala dirasa sangat mengganggu, kamu bisa mengonsumsi obat penetralisir asam lambung (seperti antasida) untuk meringankan gejala, tapi ingatlah bahwa obat ini tak menyembuhkan GERD hingga ke akarnya.

BACA JUGA
  • Pahami 7 Cara Jitu Mengobati Radang Tenggorokan

Cara mengatasi tenggorokan kering sangat beragam. Mulai dari istirahat, banyak minum, hingga konsumsi obat. Namun, kamu sebaiknya berkonsultasi dan memeriksakan diri ke dokter terlebih dahulu agar penyebab bisa diketahui.

Mengetahui penyebabnya akan mengantarmu pada langkah pengobatan yang tepat dan akurat. Semoga cepat sembuh!

Sumber

What Causes Dry Throat, and How Is It Treated?. Healthline. Accessed on November 5th, 2018.

How do you cure a dry throat?. Medicalnewstoday. Accessed on November 5th, 2018.

Tonsillitis. Healthline. Accessed on November 5th, 2018.

Berikan Komentar
Artikel Terkait
Memuat...
Punya pertanyaan seputar Kesehatan?
Tanya Sekarang
Tanya Dokter
Bookmark telah disimpan
Memuat...