• Kategori
    • Hidup Sehat
    • Kecantikan
    • Ibu dan Bayi
    • Keluarga
    • Kesehatan
    • Intim
  • Penyakit
  • Obat
  • Konsultasi
Filter
Reset Filter
Pasang
Jenis Penyakit
Harga
Brand
Rating
Urutkan
Termurah
Termahal
Terpopuler

Diverifikasi oleh

 

Berkeringat merupakan respons nomal tubuh. Namun bila berlebihan, kondisi ini dapat menurunkan rasa percaya diri hingga berdampak pada kondisi psikologis, seperti cemas dan depresi. Jadi, ada baiknya kamu tahu cara mengatasi keringat berlebih dengan benar!

Keringat berlebih mungkin hadir sebagai gejala dari kondisi medis yang disebut hiperhidrosis. Jangan samakan kondisi keringat berlebih dengan banyak berkeringat akibat padatnya aktivitasmu karena keduanya berbeda. Untuk jelasnya, mari simak uraian di bawah ini!

Kapan Keringatmu Dikatakan Berlebih?

cara mengatasi keringat yang berlebihan OkayDoc

Keringat berlebih digunakan untuk menggambarkan kondisi tubuh menghasilkan terlalu banyak keringat hingga melebihi jumlah yang dibutuhkan - OkayDoc

Keringat hadir sebagai salah satu cara tubuh untuk menjaga keseimbangan suhu. Pengeluaran keringat akan membantu mendinginkan suhu tubuh agar kembali normal.

Pada kondisi tertentu, seperti demam, sehabis berolahraga, cuaca panas, atau sedang gugup, kelenjar keringat akan menghasilkan lebih banyak cairan. Kondisi ini normal sebagai respons tubuh terhadap peningkatan temperatur.

Lalu, kapan keringat dapat dikatakan berlebih? Keringat berlebih ditandai dengan tingginya jumlah keringat yang diproduksi oleh tubuh hingga melebihi yang kamu butuhkan. Misalnya, keringat muncul meski kamu hanya duduk tenang tanpa banyak bergerak.

Keringat yang berlebihan merupakan tanda dari kondisi medis yang disebut hiperhidrosis. Bila menemukan keluarnya banyak keringat pada telapak tangan dan kaki, ketiak, atau area pangkal paha, kemungkinan besar kamu mengalami kondisi ini.

Penyebab pasti dari hiperhidrosis belum diketahui dengan jelas. Kondisi ini mungkin dipengaruhi oleh genetik dan kondisi tertentu, seperti diabetes dan penyakit asam urat, atau pengobatan yang sedang dijalani. Hiperhidrosis lebih banyak ditemukan pada remaja.

Baca Juga: Hati-hati, Ragam Penyakit Bisa Jadi Penyebab Keringat Berlebihan!

Apakah Konsultasi Dokter Diperlukan?

konsultadi ke dokter jika menemukan keringat berlebih OkayDoc

Konsultasi bersama dokternya akan membantumu menemukan penyebab dan cara mengatasi keringat berlebih - OkayDoc

Banyak orang yang mengalami masalah keringat berlebih tidak mencari bantuan dokter. Sebab, mereka tidak mengetahui bahwa kondisi ini sebenarnya dapat ditangani.

Alasan lainnya adalah karena sebagian orang terlalu malu untuk berkonsultasi mengenai hal ini. Padahal konsultasi dengan dokter dapat membantu mengetahui penyebab dan cara mengatasi yang paling baik, terlebih lagi jika disebabkan oleh kondisi medis tertentu.

Konsultasi dengan dokter terutama sangat dibutuhkan ketika kamu mengalami keringat berlebih yang:

  • Terus terjadi lebih dari 6 bulan meski sudah ditangani.
  • Mengganggu kegiatan sehari-hari.
  • Terjadi di malam hari.
  • Timbul selama menjalani pengobatan tertentu.

Bagaimana Cara Mengatasi Keringat Berlebih?

cara mengatasi keringat berlebih OkayDoc

Masalah keringat berlebih dapat diakhiri dengan menangani penyebabnya, gunakan antiperspiran, serta mengenakan pakaian dan sepatu yang tidak menghalangi kulit untuk bernapas - OkayDoc

Terlalu banyak keringat yang mengganggu harus segera ditangani agar rasa percaya dirimu kembali dan kamu makin nyaman beraktivitas dan bersosialisasi. Yuk, coba cara menanganinya di bawah ini:

1. Menangani Penyebab Utama Keringat Berlebih

Cara mengatasi keringat berlebih yang utama adalah dengan menangani penyebabnya. Misalnya, jika keringat berlebih terjadi akibat penggunaan obat tertentu, mungkin kamu perlu menghentikan pemakaiannya.

Namun sebelum berhenti minum obat, kamu perlu berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter. Bila keringat berlebih hadir karena kondisi medis tertentu, mengatasi penyakit tersebut akan mengakhiri masalah ini.

2. Mencukur Bulu Ketiak

Ketiak merupakan salah satu bagian tubuh yang cenderung berkeringat. Meski tidak wajib untuk dilakukan, mencukur bulu ketiak secara rutin dipercaya dapat mengurangi penumpukan keringat maupun bakteri.

3. Gunakan Antiperspiran

Cara menghilangkan keringat berlebih pada ketiak adalah dengan mengganti deodoran menjadi antiperspiran. Dikarenakan deodoran hanya membatasi bakteri yang dapat menyebabkan bau badan dan bukan mengurangi produksi keringat.

Ketika memilih antiperspiran, pastikan kamu membeli produk dengan kandungan alumunium klorida yang dapat menyumbat kelenjar keringat. Dengan itu, tubuh akan berhenti menghasilkan terlalu banyak keringat.

4. Gunakan Pakaian yang Sejuk

Kamu lebih baik memilih pakaian yang longgar dan tidak menghalangi kulit untuk bernapas. Belilah pakaian dengan tenunan yang lebih jarang, seperti bahan linen dan katun. Disarankan menghindari mengenakan bahan nilon dan hindari memakai pakaian ketat.

cara-mengatasi-keringat-berlebih-pakaian-sejuk-okaydoc

Coba gunakan pakaian yang longgar dan tidak menghalangi kulit untuk bernapas - OkayDoc

5. Pakai Sepatu yang Tidak Pengap

Jika merasa keringat berlebihan terjadi di telapak kaki, kamu sebaiknya mulai berpindah dari sepatumu yang sekarang ke sepatu berbahan tipis dan tidak menyebabkan kaki pengap. 

Jenis bahan sepatu bisa sangat menentukan. Sepatu yang terbuat dari bahan sintetis lebih berisiko membuat kakimu berkeringat. Sebaiknya pilih sepatu dengan bahan alami, seperti kulit

Begitu juga dengan kaus kaki. Belilah jenis kaus kaki yang terbuat dari serat alami. Jangan lupa juga untuk rajin mengganti sepatu atau setidaknya mengganti kaus kaki. 

6. Mandi dengan Sabun Antibakteri

Keringat berlebih mungkin berpotensi memicu munculnya bau badan. Meski tidak bisa mengurangi jumlah keringat, mandi dan memakai sabun antibakteri dapat membantu dalam mencegah penumpukan bakteri yang berujung pada munculnya bau badan.

7. Hindari Makanan Pemicu Keringat Berlebih

Sebagian orang bisa mengalami keringat berlebih ketika makan, terutama makanan yang pedas dan panas. Jika kamu salah satunya, kamu mungkin bisa mengurangi jumlah keringatmu dengan menghindari makanan pemicu keringat.

Selain makanan pedas dan panas, ada pula jenis makanan lain yang berpotensi menyebabkan keringat berlebih. Di antaranya meliputi bahan pangan olahan, makanan tinggi garam, maupun minuman berkafein dan beralkohol.

8. Kurangi Stres

Mengalami stres, cemas, atau gugup bisa saja memicu tubuh untuk mengeluarkan lebih banyak keringat. Cobalah mengelola tekanan batin tersebut dengan melakukan teknik relaksasi, seperti yoga ataupun meditasi.

Baca Juga: Penyebab Keringat Dingin yang Jarang Diketahui

Meski terdengar sepele, keluhan keringat berlebih boleh jadi disebabkan oleh gangguan medis tertentu. Tentu saja kondisi yang dimaksud di sini bukanlah keringat yang banyak karena banyak aktivitas fisik.

Bantuan dokter juga mungkin akan dibutuhkan untuk membantumu menemukan cara mengatasi keringat berlebih yang tepat dan aman. Pulihkan rasa percaya diri dan kehidupan sosialmu sekarang juga dengan menerapkan tips di atas!

Berikan Komentar
Artikel Terkait
Gangguan Kesehatan
Akibat Jarang Mandi, 5 Hal Ini Bisa Terjadi Padamu!
Annisa Trimirasti
05 Aug 2018
Fungsi Organ
Pentingnya Fungsi Kelenjar Keringat yang Jarang Disadari
Diah Ayu Lestari
05 Aug 2018
Kulit
Cara Mengatasi Ketiak Basah yang Berlebihan
Vivi Hermin
01 Aug 2018
Gangguan Kesehatan
Mengapa Telapak Tangan Berkeringat? Ini Jawabannya!
Riani Sjarief
17 Jun 2018
Memuat...
Punya pertanyaan seputar Kesehatan?
Tanya Sekarang
Tanya Dokter
Bookmark telah disimpan
Memuat...