• Kategori
    • Hidup Sehat
    • Kecantikan
    • Ibu dan Bayi
    • Keluarga
    • Kesehatan
    • Intim
  • Penyakit
  • Obat
  • Konsultasi
Filter
Reset Filter
Pasang
Jenis Penyakit
Harga
Brand
Rating
Urutkan
Termurah
Termahal
Terpopuler

Diverifikasi oleh

Cara mengatasi jerawat merupakan tindakan yang wajib diketahui. Hampir semua orang pernah menderita hal ini, terutama ketika sedang puas-puasnya menikmati masa remaja.

Masa remaja atau masa pubertas adalah waktu yang paling krusial untuk seseorang mengalami gangguan jerawat. Hormon manusia mengalami lonjakan produksi alias sangat aktif pada masa ini.

Makin sensitif terhadap hormon, makin besar kemungkinan jerawat menghiasi wajah dan beberapa bagian tubuh. Apalagi jika hal tersebut dikombinasikan dengan penumpukan bakteri pada kulit dan sebum (minyak) yang diproduksi oleh kelenjar.

Sejumlah Pemicu Tumbuhnya Jerawat

Dahsyat-Cara-Mengatasi-Jerawat-Ini-Sudah-Terbukti-Ilmiah-isi1-OkayDoc.jpg

Memencet jerawat bisa menjadi pemicu mudahnya tumbuh jerawat - OkayDoc

Meski penyebab utamanya terkait dengan perkembangan hormon pada masa remaja, beberapa kondisi juga sering menjadi alasan di balik seseorang yang mudah mengalami jerawat. Yuk, ketahui apa saja kondisi tersebut!

  • Fluktuasi hormon pada wanita selama masa menstruasi.
  • Kebiasaan memakai benda tertentu, seperti topi atau helm, serta bandana.
  • Memanipulasi jerawat, misalnya memencet atau memecahkannya.
  • Tinggal di daerah beriklim panas atau lembap.
  • Pemakaian kosmetik yang berbahan dasar minyak.
  • Mengonsumsi obat-obatan tertentu yang mengandung bahan androgen dan litium.

Faktor genetik juga diperkirakan turut berperan dalam pembentukan jerawat. Namun dugaan ini masih harus diteliti lebih lanjut.

Baca Juga : Jangan Sedih, Begini Cara Menghilangkan Jerawat Batu Secara Alami

Bagaimana Jerawat Terbentuk?

Dahsyat-Cara-Mengatasi-Jerawat-Ini-Sudah-Terbukti-Ilmiah-isi2-OkayDoc.jpg

Penumpukan sel-sel kulit mati dan sebum yang membentuk sumbatan yang mengalami infeksi adalah asal muasal jerawat - OkayDoc

Gangguan jerawat pada kulit bisa muncul di bagian mana saja, sepanjang terdapat kelenjar minyak dan folikel rambut di sana. Selain wajah, jerawat bisa ikut merajalela pada bagian punggung, bahu, leher, dada, serta lengan atas.

Masalah kulit yang kronis ini memang tidak berbahaya, namun jerawat bisa mengganggu penampilan sehingga menurunkan kepercayaan diri penderitanya, terutama jerawat batu yang dapat meninggalkan bekas luka.

Sel-sel kulit mati dan sebum bisa berkumpul dan membentuk sumbatan pada pori-pori. Bila sumbatan ini mengalami infeksi bakteri, peradangan akan terjadi dan membentuk jerawat.

Cara Mengatasi Jerawat yang Sudah Terbukti secara Ilmiah

Dahsyat-Cara-Mengatasi-Jerawat-Ini-Sudah-Terbukti-Ilmiah-isi3-OkayDoc.jpg

Obat oles bisa kamu gunakan sebagai cara mengatasi jerawat, tapi sebaiknya tetap berkonsultasi dulu dengan dokter - OkayDoc

Hingga saat ini, hanya ada beberapa jenis obat yang direkomendasikan oleh dokter dalam mengobati jerawat. Keampuhan obat-obatan ini telah terbukti secara ilmiah. Mau tahu apa obatnya?

Benzoil Peroksida

Obat yang mengandung senyawa benzoil peroksida bisa didapatkan secara bebas, tanpa memerlukan resep dokter. Namun ada juga obat dengan kandungan serupa yang harus dipakai dengan resep dokter.

Obat yang biasanya berbentuk oles ini akan memberantas bakteri pada permukaan kulit yang sering memperparah kondisi jerawat. Jika memakai obat ini, efek samping yang mungkin muncul bisa berupa iritasi atau kulit yang kering.

Retinoid

Senyawa retinoid adalah turunan dari vitamin A. Obat oles ini terbukti efektif untuk mengatasi komedo hitam maupun putih.

Komedo hitam (blackheads) adalah komedo terbuka yang terlihat seperti titik hitam pada permukaan kulit. Karena berada pada pori-pori yang masih terbuka, sumbatan yang menutupi folikel ini lebih mudah diobati.

Sementara komedo putih (whiteheads) adalah sumbatan yang berada dalam pori-pori yang tertutup. Komedo jenis ini lebih sulit untuk dihilangkan.

Retinoid umumnya hanya bisa diberikan oleh dokter. Iritasi pada kulit merupakan efek samping yang mungkin bisa terjadi. Selain itu, cacat lahir juga bisa menjadi risiko, sehingga ibu hamil tidak disarankan untuk menggunakan obat ini.

Antibiotik

Selain dioles, antibiotik untuk mengobati jerawat juga bisa diberikan dalam bentuk obat minum. Di samping mengendalikan bakteri pada permukaan kulit, antibiotik bisa mengurangi peradangan pada kulit.

Antibiotik akan lebih efektif jika dikombinasikan dengan kedua jenis obat di atas. Namun penggunaan antibiotik hanya dianjurkan untuk menangani jerawat yang parah.

Obat ini kemungkinan bisa menyebabkan kekeringan pada kulit, reaksi alergi, juga efek samping lainnya. Karena itu, pemakaianannya harus senantiasa dengan resep dokter.

Baca Juga : 5 Solusi Tepat Cara Mengatasi Kulit Berminyak dan Berjerawat

Cara menghilangkan jerawat di atas merupakan jalan keluar yang efektif dan sudah terbukti ampuh dalam berbagai penelitian. Meski demikian, kamu harus tetap meminta nasihat dokter dalam memilih obat yang cocok untuk jenis kulitmu. Nah, jangan sembarangan pakai obat, ya!

Berikan Komentar
Artikel Terkait
Gangguan Kesehatan
9 Jenis Penyakit Kulit yang Harus Kamu Waspadai
Eka Aulia
01 Oct 2018
Wajah
Yuk, Intip 6 Tips Jitu Mengatasi Sekaligus Mencegah Jerawat
Lenny Tan
04 Oct 2017
Wajah
6 Manfaat Kulit Pisang untuk Wajah dan Kulit Indahmu
Annisa Trimirasti
01 Oct 2018
Wajah
Bebas dari Bulu dengan Perawatan IPL, Aman atau Tidak?
Vivi Hermin
07 Jul 2018
Memuat...
Punya pertanyaan seputar Kesehatan?
Tanya Sekarang
Tanya Dokter
Bookmark telah disimpan
Memuat...