• Kategori
    • Hidup Sehat
    • Kecantikan
    • Ibu dan Bayi
    • Keluarga
    • Kesehatan
    • Intim
  • Penyakit
  • Obat
  • Konsultasi
Filter
Reset Filter
Pasang
Jenis Penyakit
Harga
Brand
Rating
Urutkan
Termurah
Termahal
Terpopuler

Diverifikasi oleh

Banyak orang mungkin kurang memerhatikan kebersihan area pusar. Padahal, sama seperti area tubuh lain, pusar juga bisa menjadi bau dan terinfeksi saat tidak dirawat dengan tepat. Oleh karena itu, simak yuk cara membersihkan pusar dengan benar.

Pusar adalah sisa tali pusar yang dipotong saat kamu lahir. Tali pusar berfungsi untuk membawa nutrisi, penyaluran oksigen, serta saluran pembuangan bagi janin. Saat lahir, bayi sudah dapat melakukan hal tersebut secara mandiri sehingga tali pusar dipotong.

Sebelum mempelajari cara tepat membersihkannya, cari tahu dulu, yuk, mengapa pusar bisa menimbulkan bau.

Mengapa Pusar Bisa Berbau Tak Sedap?

pusar-OkayDoc.jpg

Bau tak sedap dapat disebabkan oleh bakteri, jamur, ataupun kista. - OkayDoc

Pusar mungkin tampak kecil dan tidak penting, tapi tahukah kamu bahwa area ini adalah rumah bagi lebih dari 60 jenis bakteri berbeda. Untungnya, sebagian besar bakteri ini secara alami berkembang di sana dan tidak berbahaya.

Sayangnya, jamur, keringat, minyak, kulit mati, bakteri, kuman dan kotoran lainnya juga bisa terjebak di lubang kecil ini. Kotoran-kotoran tersebut bisa menumpuk dan menimbulkan bau.

Kurang menjaga kebersihan adalah alasan paling umum mengapa pusar menimbulkan bau tak sedap. Selain itu, ada juga beberapa penyebab lain bau pada pusar yang lebih serius, seperti berikut

Kista yang Terinfeksi

Kista adalah benjolan di bawah kulit. Kista dapat timbul dari folikel rambut ataupun kelenjar keringat di permukaan kulit. Kondisi ini umumnya tidak menimbulkan rasa sakit, kecuali terinfeksi.

Infeksi kista bisa memicu kulit memerah, bengkak, hingga keluarnya nanah yang berbau tak sedap.

Infeksi Jamur dan Bakteri

Jamur Candida, sp mudah berkembang biak pada lingkungan yang tidak bersih, gelap, lembap dan hangat. Pusar bisa menjadi salah satu tempat jamur ini tumbuh dan berkoloni.

Infeksi pada daerah ini dapat disebabkan oleh jamur maupun bakteri. Selain bau, tanda lain adanya infeksi adalah kulit memerah, bersisik, nyeri, juga bengkak. Luka tindikan pada pusar juga memperbesar kemungkinan infeksi kulit bagian ini.

Baca Juga: 8 Penyakit yang Disebabkan Oleh Bakteri Ini Perlu Diwaspadai!

Bagaimana Cara Membersihkan Pusar dengan Benar?

membersihkanpusar.jpg

Cotton bud dengan baluran alkohol bisa membantu membersihkan pusar - OkayDoc

Bila pusar disebabkan karena lalai dalam merawat area ini, berikut tips membersihkan pusar yang bisa kamu lakukan:

  • Siapkan bahan pembersih. Kamu bisa memilih alkohol atau baby oil. Bagi orang dengan pusar ditindik, sebaiknya siapkan larutan salin (air garam fisiologis) dan pembersih antiseptik
  • Bilas pusar dengan air bersih kemudian celupkan kapas atau cotton bud ke bahan pembersih yang kamu pilih
  • Putar kapas dengan lembut ke lubang pusar secara melingkar agar semua kotoran terangkat. Perlu diperhatikan bahwa penekanan tidak perlu terlalu dalam atau terlalu keras.
  • Bila dirasa kurang bersih, coba ganti kapas beberapa kali.
  • Selanjutnya, bilas bersih pusar dengan air dan keringkan menyeluruh menggunakan handuk

Selain menerapkan tips di atas, rawat juga pusar setiap kali mandi dengan cara berikut:

  • Saat mandi, siapkan kain basah telah digosok dengan sabun antibakteri
  • Masukkan kain tersebut dengan jari telunjukmu ke lubang pusar. Putar kain perlahan agar semua bagian dalam pusar terpapar sabun
  • Bilas pusar dengan air bersih (boleh air biasa atau hangat) dan keringkan dengan handuk. Keringkan secara menyeluruh, sisa air atau sabun dapat membuat kulit lembap, yang bisa menjadi tempat berkembang bakteri.

Saran lain untuk menjaga kulit pusar tidak lembap adalah, jangan terlalu banyak mengoleskan krim atau losion di area ini dan bersihkan diri setelah berkeringat banyak, misalnya saat udara panas atau sehabis berolahraga.

Baca Juga: 5 Penyakit Orang Indonesia yang Sering Gagal Dipahami

Cara membersihkan pusar sangatlah sederhana, cukup membilasnya dengan sabun secara teratur saat mandi, atau sesekali menggunakan bahan pembersih.

Namun, bila bau pada pusarmu diakibatkan oleh infeksi ataupun kista pada permukaan kulit, sebaiknya segera memeriksakan diri ke dokter. Pasalnya, beberapa obat tertentu diperlukan untuk menangani kondisi tersebut dengan tepat.

Berikan Komentar
Artikel Terkait
Gangguan Kesehatan
Obat Panu Alami yang Bisa dengan Mudah Didapatkan di Dapur
Arief Tirtana
20 Jul 2017
Gaya
Baju Ketat Bikin Seksi, Tapi Mau Kena Masalah Ini?
Dedi Irawan
24 Aug 2017
Gangguan Kesehatan
Benjolan di Daun Telinga: Penyebab dan Cara Mengatasinya
Venny Firstyani
16 May 2018
Gangguan Kesehatan
Waspada 5 Penyakit Vagina dengan Gejala Sepele Ini!
Maya Ligina
23 Nov 2017
Memuat...
Punya pertanyaan seputar Kesehatan?
Tanya Sekarang
Tanya Dokter
Bookmark telah disimpan
Memuat...