• Kategori
    • Hidup Sehat
    • Kecantikan
    • Ibu dan Bayi
    • Keluarga
    • Kesehatan
    • Intim
  • Penyakit
  • Obat
  • Konsultasi
Filter
Reset Filter
Pasang
Jenis Penyakit
Harga
Brand
Rating
Urutkan
Termurah
Termahal
Terpopuler

Bisul di kemaluan wanita tentu membuatmu sulit untuk beraktivitas. Oleh karena itu, cari tahu cara mengatasi bisul di kemaluan di sini.

Pada umumnya, bisul dapat ditandai dengan munculnya benjolan kecil berwarna kemerahan, kemudian terisi nanah dan menimbulkan rasa nyeri. Bisul dapat disebabkan oleh infeksi pada folikel rambut.

Benjolan atau bisul di vagina dapat berkembang tidak hanya pada bagian luar saja, daerah kemaluan hingga bibir dalam bisa menjadi tempat munculnya bisul.

Untuk beberapa kasus, bisul di kemaluan wanita masih dapat di atasi tanpa penanganan medis khusus. Berikut cara mengatasinya.

Hindari Memencet Bisul 

bisul-di-kemaluan-OkayDoc

Hindari memencet bisul yang dapat menyebabkan penyebaran infeksi pada area vagina - OkayDoc

Tidak hanya memperparah kondisi bisul, memencet bisul dapat menyebabkan penyebaran infeksi pada area vagina. Perlu diketahui jika bisul membutuhkan waktu dalam proses penyembuhan.

Apabila bisul tidak kunjung sembuh, ada baiknya kamu segera memeriksakan diri ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Kompres Menggunakan Air Hangat

bisul-di-kemaluan-OkayDoc

Mengompres bisul dengan air hangat dianggap dapat membantu melawan infeksi pada bisul - OkayDoc

Mengompres dengan air hangat dapat menjadi salah satu metode untuk membantu melawan infeksi pada bisul. Kehangatan kompres dapat melancarkan sirkulasi darah di area tersebut.

Kamu bisa melakukan teknik berikut paling tidak 3 hingga 4 kali sampai bisul mereda.

Caranya, siapkan air hangat dan handuk bersih. Rendam handuk pada air hangat, dan peras sisa air. Letakkan handuk hangat pada area bisul dan diamkan selama kurang lebih 10 menit. 

Hindari Penggunaan Pakaian Dalam yang Terlalu Ketat

bisul-di-kemaluan-doktebabe

Pakaian dalam yang ketat dapat menjadi salah satu pemicu munculnya bisul di kemaluan - OkayDoc

Menggunakan pakaian dalam yang ketat dianggap dapat menjadi pemicu munculnya bisul di kemaluan wanita. Saat menjalani pengobatan, kamu dianjurkan untuk memakai pakaian yang longar dan tidak lembap.

Jaga Kebersihan Area Vagina

bisul-di-kemaluan-OkayDoc.jpg

Area kewanitaan wajib dibersihkan setiap hari, gunakan air hangat untuk membasuh dan hindari produk yang mengandung wewangian - OkayDoc

Menjaga area kewanitaan agar selalu bersih dianggap penting. Vagina yang basah dan lembap dapat memicu tumbuhnya bakteri dan mikroorganisme. 

Membersihkan area kewanitaan wajib dilakukan setiap hari. Gunakan air hangat saat membasuh dan hindari penggunaan produk kewanitaan yang mengandung wewangian. 

Selain itu, perhatikan pula ketika memilih pakaian dalam. Pilihlah bahan seperti katun yang mudah menyerap keringat, untuk menghindari terjadinya iritasi pada area vagina.

Baca juga: Penyebab Gatal pada Kemaluan Wanita dan Cara Mengatasi

Rutin Mengganti Pembalut Saat Menstruasi

bisul di kemaluan-OkayDoc

Ganti pembalut setiap 3-4 jam sekali, guna mencegah timbulnya masalah pada vagina - OkayDoc

Saat menstruasi area kewanitaan cenderung menjadi lembap. Untuk itu, kamu disarankan mengganti pembalut setiap 3-4 jam sekali untuk mencegah timbulnya masalah pada vagina. 

Kamu dapat menerapkan hal ini, terutama pada saat siklus awal terjadinya menstruasi.

Mengonsumsi Antibiotik

bisul-di-kemaluan-OkayDoc

Mengonsumsi antibiotik dapat dilakukan apabila bisul di kemaluan terjadi infeksi lanjutan - OkayDoc

Pemberian antibiotik pada bisul di kemaluan, dapat dilakukan apabila terjadi infeksi lanjutan. Pastikan kamu selalu menghabiskan antibiotik sesuai dengan anjuran dokter. Hal ini bertujuan untuk mencegah bisul kembali muncul.

Cara Mencegah Kembalinya Bisul di Kemudian Hari

Tak menutup kemungkinan bisul di kemaluan wanita dapat muncul kembali. Berikut hal yang dapat kamu lakukan untuk mencegahnya:

  • Ganti Pisau Cukur Secara Berkala

Mencukur bulu kemaluan tidak ada salahnya. Namun, kamu perlu mengganti alat cukur paling tidak setiap sebulan sekali.  

Menggunakan pisau cukur yang tumpul dapat meningkatkan risiko peradangan dan pertumbuhan rambut yang tidak sempurna.

  • Lakukan Eksfoliasi Pada Area Vagina

Efek mencukur bulu kemaluan dapat memicu permukaan vagina menjadi kasar. Tidak hanya itu, kemungkinan tumbuhnya rambut mengarah ke dalam kulit atau ingrown hair dapat terjadi.  

Untuk menghindari hal tersebut, lakukan pengelupasan kulit mati pada area vagina setiap dua kali seminggu. Melakukan tahap eksfoliasi dapat melancarkan sirkulasi dan merangsang pertumbuhan rambut pada area kewanitaanmu.

Baca juga: Wanita, Ini Cara Membersihkan Organ Intim yang Benar 

Sebagian bisul dapat hilang dalam satu atau dua minggu. Namun, apabila bisul di kemaluan tidak kunjung sembuh, masih mungkin bisul merupakan gejala dari penyakit lain, ada baiknya kamu segera melakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk mendapatkan penanganan terbaik. 

Berikan Komentar
Artikel Terkait
Penyakit Seksual
Penyakit Sifilis: Efek Negatif Seks Bebas Paling Sering dan Mematikan
Dedi Irawan
02 Aug 2017
Penyakit Seksual
10 Penyakit Menular Seksual yang Perlu Kamu Hindari!
Tsalis Annisa
16 Mar 2018
Gangguan Kesehatan
12 Ciri-ciri Penyakit Ginjal dan Cara Mengobatinya
Annisa Trimirasti
04 Oct 2017
Gangguan Kesehatan
Awas, Jangan Sepelekan Gejala Demam Berdarah Ini!
Annisa Trimirasti
06 Nov 2017
Organ Reproduksi
Cara Mengentalkan Sperma Encer, Buat Kamu Percaya Diri
Maya Ligina
17 Jan 2018
Organ Reproduksi
Apakah Penyebab Sperma Encer Berhubungan dengan Kesuburan?
Maya Ligina
17 Jan 2018
Memuat...
Punya pertanyaan seputar Kesehatan?
Tanya Sekarang
Tanya Dokter
Bookmark telah disimpan
Memuat...