• Kategori
    • Hidup Sehat
    • Kecantikan
    • Ibu dan Bayi
    • Keluarga
    • Kesehatan
    • Intim
  • Penyakit
  • Obat
  • Konsultasi
Filter
Reset Filter
Pasang
Jenis Penyakit
Harga
Brand
Rating
Urutkan
Termurah
Termahal
Terpopuler

Diverifikasi oleh

Meski bisa tak menyakitkan, keberadaan benjolan di belakang telinga mungkin terasa mengganggu. Pasalnya, pada beberapa kasus benjolan bisa terus membesar. Karenanya, intip alasan di balik kondisi tersebut di sini!

Pada sebagian besar kasus, benjolan di belakang telinga mungkin tidak berbahaya. Namun, ada juga kasus di mana kondisi ini bisa menyebabkan rasa sakit dan memerlukan penanganan dari dokter.

Lebih lanjut, simak ragam penyebab yang mungkin memunculkan gumpalan di belakang telinga berikut ini.

1. Mastoiditis

benjolan di belakang telinga

Mastoditis adalah infeksi bakteri di salah satu bagian tulang tengkorak - OkayDoc

Lebih sering terjadi pada anak-anak, mastoditis adalah infeksi bakteri di salah satu bagian tulang tengkorak yang bernama mastoid. Benjolan akibat mastoditis biasanya berwarna merah, dan terasa sakit bahkan hingga mendorong telinga ke depan.

Kondisi ini juga bisa disertai dengan sakit kepala, badan terasa tidak nyaman, keluarnya cairan dari telinga hingga hilangnya pendengaran. Berkonsultasi dengan dokter THT terlebih dahulu lebih dianjurkan untuk mendapatkan penanganan yang sesuai.

2. Otitis Media

otitis media

Otitis media menyebabkan radang dan penumpukan cairan di belakang gendang telinga - OkayDoc

Infeksi telinga tengah atau otitis media bisa disebabkan oleh bakteri ataupun virus. Kondisi ini menyebabkan radang dan penumpukan cairan di belakang gendang telinga.

Mirip seperti mastoiditis, kondisi ini sering terjadi pada anak terutama bayi usia 6 hingga 15 bulan.Otitis media juga ditandai dengan demam, sakit pada telinga, serta menjadi kurang berenergi. Pengobatan kondisi ini tergantung pada tingkat keparahan infeksi.

Dokter akan menyarankan penggunaan obat anti inflamasi kemudian melihat apakah gejala berkurang. Bila gejala tidak kunjung hilang setelah 3 hari, antibiotik akan diberikan.

3. Jerawat

penyebab umum benjolan di belakang telinga

Benjolan di belakang telinga juga bisa terjadi akibat jerawat - OkayDoc

Benjolan di belakang telinga juga bisa terjadi akibat jerawat. Jerawat sendiri adalah salah satu masalah kulit yang terjadi saat folikel rambut pada kulit tersumbat. Penyumbatan ini biasa disebabkan oleh minyak dan sel-sel kulit mati.

Bila dalam penyumbatan ini juga terdapat bakteri, jerawat dapat meradang, membesar dan sakit saat ditekan. Tipe jerawat ini bisa menimbulkan luka sehingga konsultasi dengan dokter kulit disarankan untuk pengobatannya.

Baca Juga : Jerawat di Telinga Jangan Dipencet! Begini Cara Penangananya yang Aman!

4. Kista

kista adalah salah satu tanda benjolan di belakang telinga

Kista epidermoid adalah kista yang muncul di belakang telinga - OkayDoc

Kista atau pembengkakan pada jaringan tubuh yang berisi cairan bisa terjadi di seluruh bagian kulit. Tipe kista yang muncul di belakang telinga disebut kista epidermoid dan bisa disebabkan karena adanya kerusakan pada kelenjar minyak atau folikel rambut.

Benjolan ini bisa tanpa atau hanya terasa sedikit sakit. Beberapa kista dapat hilang dengan sendirinya, namun bila kista terus membesar bahkan terasa sakit hingga mulai memengaruhi pendengaranmu, segeralah pergi ke dokter untuk mendapatkan penanganan tepat.

5. Lipoma

lipoma

Lipoma adalah gumpalan lemak kecil di antara lapisan kulit dan bisa terjadi di telinga - OkayDoc

Tidak diketahui secara pasti penyebabnya, lipoma biasa terjadi pada usia pertengahan dan secara turun-temurun. Lipoma adalah gumpalan lemak kecil di antara lapisan kulit dan bisa terjadi di seluruh bagian tubuh.

Benjolan akibat lipoma biasanya bertekstur lembut seperti adonan roti. Benjolan ini tidak berbahaya, tidak menyebar dan tumbuh dengan sangat lambat.

Namun bila benjolan ini membengkak, segera hubungi dokter untuk pemeriksaan lebih akurat. Karena, meski sangat jarang, gumpalan ini bisa menjadi tanda kanker liposarkoma yaitu salah satu kanker pada jaringan lemak.

6. Pembesaran Kelenjar Getah Bening

pembesaran kelenjar getah bening

Terdapat di belakang telinga, kelenjar getah bening bisa membengkak dan menimbulkan benjolan - OkayDoc

Di bagian belakang telingamu, terdapat kelenjar getah bening, yaitu salah satu kelenjar yang berperan dalam sistem kekebalan tubuh. Bila kelenjar terinfeksi, radang bisa terjadi sehingga menimbulkan benjolan.

Benjolan ini biasa terjadi pada leher namun juga bisa muncul di bagian belakang telinga. Kondisi ini bisa sembuh dengan sendirinya dalam kurun waktu kurang dari 2 minggu.

Konsultasi DokterBabe

dh, pagi dok ingin konfirmasi anak saya usianya 10 tahun cewek,kemarin dia mengeluhkan rasa nyeri dibelakang telinga sebelah kanan,setelah saya cek ada sedikit benjolan,apakah peradangan getah bening untuk seusia anak saya sering terjadi,bahaya nya sejauh mana dok,untuk penyembuhan dan pencegahan seperti apa dok,apa yangharus dilakukan dok,mohon solusinya dok.terima kasih dok.By.Rami Hardi.rokan Hilir-Riau

Jawaban Dokter

Bila benjolan tetap bertahan dari rentang waktu tersebut bahkan justru membesar, segeralah pergi ke dokter. Di mana pembesaran kelenjar ini juga bisa menjadi tanda ragam penyakit mulai dari radang tenggorokan, sifilis, hingga HIV dan AIDS.

Periksa Benjolan di Belakang Telinga Secara Mandiri

periksa benjolan di belakang telinga secara mandiri sebelum menemui dokter

Catatlah sudah berapa lama kamu mengalami benjolan di belakang telinga - OkayDoc

Sebelum mengunjungi dokter, kamu bisa melakukan pemeriksaan benjolan telinga yang kamu alami secara mandiri di rumah. Selain membantumu mengenali penyakit, hal ini berguna saat kamu dan dokter berdiskusi untuk menentukan pengobatan.

Jika kamu memiliki riwayat kulit berjerawat, cobalah amati baik-baik apakah benjolan di belakang telinga ini merupakan jerawat batu atau bukan. Benjolan berupa jerawat biasanya terasa sakit saat disentuh, agak kemerahan, dan terkadang mengeluarkan sedikit cairan bening.

Apabila kamu bisa memastikan benjolan yang dialami bukanlah jerawat, lakukan langkah berikut ini:

  • Amati secara rutin, apakah semakin lama benjolan terasa semakin besar ukurannya?
  • Sentuhlah benjolan tersebut dan rasakan apakah benjolan di belakang telinga kamu terasa memiliki permukaan halus dan lunak? Jika ya, diskusikanlah dengan dokter terkait kemungkinan terjadinya lipoma.
  • Apakah benjolan terasa keras dan tidak bergerak ketika kamu sedikit menekannya? Beritahu dokter mengenai hal tersebut.
  • Catat sudah berapa lama kamu mengalami benjolan di belakang telinga! Hal ini berguna sebagai bahan diskusi saat memeriksakan diri pada dokter.
  • Apakah benjolan dapat hilang-timbul?
  • Jika kamu mengalami gejala lain seperti demam, keringat dingin, menggigil, hingga penurunan berat badan. Segeralah kunjungi dokter guna menjalani pemeriksaan dan mendapatkan obat yang tepat!

Baca Juga : Bukan Karena Malu, Ini 6 Penyebab Telinga Terasa Panas!

Beragam kondisi sebagai penyebab benjolan di belakang telinga. Misalnya saja jerawat hingga pembesaran kelenjar getah bening. Beberapa benjolan dapat sembuh dengan sendirinya, namun beberapa yang lain membutuhkan penanganan dokter. Terutama bila benjolan terasa sakit dan membesar.

Jadi, amati selalu ya perubahan di tubuhmu, ingat bahwa penanganan sedini mungkin bisa menghasilkan hasil terbaik!

Berikan Komentar
Artikel Terkait
Wajah
9 Bahan Efektif untuk Mengobati Jerawat Batu
Arif Gunawan
05 Nov 2017
Wajah
12 Cara Mudah Menghilangkan Jerawat Batu secara Alami
Vivi Hermin
14 Sep 2018
Gangguan Kesehatan
Benjolan di Daun Telinga: Penyebab dan Cara Mengatasinya
Venny Firstyani
16 May 2018
Kebugaran
Begini Cara Membersihkan Pusar yang Tepat Agar Tidak Bau
Annisa Trimirasti
28 Apr 2018
Gangguan Kesehatan
Mengenali Ciri-ciri Kelenjar Getah Bening yang Bermasalah
Dedi Irawan
05 Oct 2018
Gangguan Kesehatan
Gendang Telinga Pecah: Penyebab Hingga Penanganannya
Annisa Trimirasti
01 Aug 2018
Memuat...
Punya pertanyaan seputar Kesehatan?
Tanya Sekarang
Tanya Dokter
Bookmark telah disimpan
Memuat...