• Kategori
    • Hidup Sehat
    • Kecantikan
    • Ibu dan Bayi
    • Keluarga
    • Kesehatan
    • Intim
  • Penyakit
  • Obat
  • Konsultasi
Filter
Reset Filter
Pasang
Jenis Penyakit
Harga
Brand
Rating
Urutkan
Termurah
Termahal
Terpopuler

Diverifikasi oleh

Menyantap makanan manis seperti kue kering, permen, ataupun cokelat memang bisa memanjakan lidahmu seketika. Namun tahukah kamu bahwa fakta telah menemukan deretan bahaya makanan manis bagi tubuh?

Terlepas dari rasanya yang begitu manis, ternyata makanan manis menyimpan beragam efek bahaya bagi tubuh. Mulai dari kesehatan gigi, hingga kesehatan tubuhmu.

Apalagi jika kamu sering mengonsumsinya di luar batas asupan harianmu. Selain berbahaya, risiko penyakit mengerikan juga bisa meningkat.

1. Mengancam Kesehatan Gigi

bahaya makanan manis okaydoc

Terlalu banyak menguyah makanan manis akan membuat gigimu lebih cepat rusak - OkayDoc

Mengonsumsi makanan manis akan berpengaruh pada munculnya lubang pada gigi. Terlalu banyak mengunyah makanan manis akan membuat gigimu lebih cepat rusak akibat terpapar berbagai jenis asam dari proses penguraian gula oleh bakteri.

Terkikisnya enamel (lapisan terluar) pada gigi perlahan-lahan akan menyebabkan gigi mudah berlubang. Jika kebiasaan mengonsumsi makanan manis dilakukan dalam jangka panjang, risiko kerusakan hingga tanggalnya gigi mungkin saja menghampirimu.

Baca Juga: Cari Tahu Ciri-ciri Gula Darah Tinggi Sebelum Berakibat Fatal!

2. Menaikkan Berat Badan

bahaya makanan manis okaydoc

Mengonsumsi zat ini secara berlebihan dinggap dapat menyebabkan resistensi terhadap hormon leptin - OkayDoc

Makanan atau minuman manis umumnya memiliki pemanis tambahan berupa fruktosa. Mengonsumsi zat ini secara berlebihan dianggap dapat menyebabkan resistensi terhadap hormon leptin.

Hormon tersebut berperan dalam mengatur rasa lapar dalam tubuhmu. Sebagai akibatnya, kamu akan cenderung mengonsumsi makanan manis dalam jumlah banyak karena makanan ini tidak memuaskan rasa laparmu. Tanpa sadar, kamu pun bisa mengalami kenaikan berat badan.

3.Meningkatkan Risiko Penyakit Jantung

bahaya makanan manis okaydoc

Mengonsumsi gula secara berlebihan dianggap dapat meningkatkan risiko penyakit jantung - OkayDoc

Mengonsumsi gula secara berlebihan dapat pula meningkatkan risiko stroke hingga penyakit jantung. Kemungkinan ini muncul karena asupan gula terlalu banyak bisa menyebabkan obesitas hingga berujung pada kenaikan tekanan darah, yang merupakan faktor risiko dari kedua penyakit tersebut.

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi kalori sebanyak 17 sampai 20 persen dari pemanis buatan memiliki risiko kematian akibat penyakit jantung hingga di atas 35 persen. Untuk itu, batasi asupan gula harianmu guna menjaga kesehatan jantungmu.

4. Merusak Kesehatan Kulit

bahaya makanan manis okaydoc

Makanan manis juga bisa memberikan dampak penuaan dini pada kulit - OkayDoc

Di samping memengaruhi kesehatan jantung, makanan manis juga bisa memberikan dampak penuaan dini pada kulit. Pasalnya, zat gula akan menempel pada protein dalam aliran darah dan menciptakan molekul berbahaya yang disebut AGEs (advanced glycation end products).

Akibat adanya molekul tersebut, kolagen serta elastin bisa mengalami kerusakan sehingga kelenturan dan kekencangan kulit akan berkurang. Keriput dan kulit kendur pun bisa menderamu. Jika tidak ingin mengalami hal tersebut, kamu sebaiknya mengurangi konsumsi gula demi kulit yang cantik dan sehat.

5. Memengaruhi Kesehatan Seksual

bahaya makanan manis okaydoc

Perfoma seksual bisa menurun akibat terlalu banyak mengonsumsi makanan manis - OkayDoc

Terlalu banyak mengonsumsi makanan atau minuman manis ternyata dapat memengaruhi performa seksual, khususnya pria. Tingginya kadar gula yang terjadi pada jangka panjang bisa mengakibatkan terganggunya sistem sirkulasi darah sehingga kondisi ereksi sulit terjadi dan dipertahankan.

Cegah Bahaya Makanan Manis dengan Cara Ini

bahaya makanan manis okaydoc

Meski sulit dilakukan, masih ada cara menghindari makanan manis yang dapat kamu terapkan - OkayDoc

Untuk menghindari beragam penyakit akibat mengonsumsi makanan dan minuman manis di atas, solusi yang paling ampuh adalah menguranginya. Meski hal ini sulit dilakukan, langkah-langkah di bawah ini sebaiknya kamu terapkan untuk mengurangi bahaya makanan manis.

  • Hindari memakai pemanis tambahan pada makananmu, misalnya sereal atau oatmeal. Sebaiknya gantilah dengan buah-buahan, seperti stroberi, apel, ataupun pisang yang memiliki kandungan gula alami.
  • Perhatikan konsumsi bumbu masakan, seperti saus tomat ataupun saus barbekyu. Kedua bahan tersebut umumnya memiliki tambahan gula. Kamu mungkin bisa menyiasatinya dengan menggunakan bahan-bahan yang segar dan alami.
  • Apabila kamu tetap ingin mengonsumsi gula, cobalah mengurangi takarannya. Misalnya dengan mengurangi jumlah gula yang dianjurkan dalam takaran resep
  • Baca komposisi dalam kemasan produk yang akan kamu gunakan. Perhatikan kandungan gulanya.
  • Batasi keinginanmu untuk mengonsumsi minuman manis, seperti soda atau sirup.

Baca Juga: Tanpa Menyiksa, Begini Cara Menurunkan Gula Darah 

Sekarang kamu sudah tahu bahaya makanan manis bagi tubuh, kan? Meski tubuh tetap membutuhkan asupan gula, pada dasarnya segala sesuatu yang berlebihan tidaklah baik.

Kamu sebaiknya mengendalikan dan membatasi takaranmu dalam mengonsumsi makanan atau minuman manis. Jangan sampai rasa manis yang sesaat, berdampak buruk pada tubuhmu di kemudian hari.

Berikan Komentar
Artikel Terkait
Kebugaran
5 Manfaat Mendaki dan Tips Aman untuk Melakukannya
Rabbani Haddawi
28 Jul 2018
Gangguan Kesehatan
Bahaya Berbuka Puasa dengan Makanan Cepat Saji
Vivi Hermin
18 May 2018
Gangguan Kesehatan
Cermati Gejala Angin Duduk Sebelum Mengancam Nyawa
Vivi Hermin
30 Sep 2018
Gangguan Kesehatan
Bahaya Berbuka Puasa dengan Makanan Cepat Saji
Vivi Hermin
18 May 2018
Gangguan Kesehatan
11 Penyebab Badan Lemas yang Umum Terjadi!
Dedi Irawan
14 Dec 2017
Gangguan Kesehatan
Penyebab Susah Menelan dan Cara Menanganinya
Rabbani Haddawi
04 Aug 2018
Gangguan Kesehatan
Sebelum Terlambat, Kenali 6 Penyebab Impotensi Ini
Annisa Trimirasti
21 Oct 2017
Memuat...
Punya pertanyaan seputar Kesehatan?
Tanya Sekarang
Tanya Dokter
Bookmark telah disimpan
Memuat...