• Kategori
    • Hidup Sehat
    • Kecantikan
    • Ibu dan Bayi
    • Keluarga
    • Kesehatan
    • Intim
  • Penyakit
  • Obat
  • Konsultasi
Filter
Reset Filter
Pasang
Jenis Penyakit
Harga
Brand
Rating
Urutkan
Termurah
Termahal
Terpopuler

Diverifikasi oleh

Ginjal adalah sepasang organ yang turut berperan dalam mengatur tekanan darah dan menjaga keseimbangan cairan tubuh. Dengan mengetahui anatomi ginjal, kamu diharapkan bisa lebih memahami fungsi organ tersebut dalam sistem metabolisme tubuh.

Seiring bertambahnya usia, fungsi ginjal memang dapat menurun. Padahal organ ini bekerja terus-menerus dalam menyaring darah dan membersihkannya dari zat-zat sisa metabolisme yang berbahaya bagi kesehatan. Terganggunya fungsi organ ini tentu dapat menimbulkan beragam keluhan serius.

Jadi, Apa Fungsi Ginjal dan Dimana Letak Organ Ini?

anatomi ginjal terkait fungsi dan letaknya dalam tubuh.jpg

Kita memiliki dua buah ginjal di sebelah kanan dan sebelah kiri tubuh - OkayDoc

Ginjal termasuk dalam sistem ekskresi, yaitu sistem organ yang berfungsi membersihkan tubuh dari zat-zat sisa metabolisme. Bentuk ginjal sekilas menyerupai kacang merah dengan ukuran panjang masing-masing sekitar 10 cm. Kedua ginjal ini terletak di bawah tulang rusuk, yaitu dekat dengan tulang belakang.

Meskipun berukuran kecil, fungsi ginjal untuk tubuh kita termasuk penting. Bersama dengan organ tubuh lainnya, ginjal memiliki peran dalam menjaga cairan tubuh kita tetap seimbang. Lebih lengkapnya, berikut fungsi ginjal yang perlu kamu ketahui:

  • Menjaga keseimbangan cairan tubuh.
  • Mengatur dan menyaring kandungan mineral dalam darah agar tetap seimbang.
  • Menyaring sisa-sisa metabolisme tubuh yang sudah tidak digunakan, seperti sisa makanan, obat, dan senyawa beracun dalam tubuh.
  • Memproduksi hormon yang membantu pembentukan sel darah merah, menjaga kesehatan tulang dan mengatur tekanan darah.

Ketahui Anatomi Ginjal Lebih Dalam

anatomi ginjal yang lebih lengkap.jpg

Kita memiliki dua buah ginjal di sebelah kanan dan sebelah kiri tubuh - OkayDoc

Seperti organ tubuh lainnya, ginjal merupakan sistem yang kompleks dan terdiri dari banyak bagian. Satu ginjal terdiri dari 1 sampai 1,25 juta unit nefron. Nefron adalah satuan unit fungsi ginjal yang berfungsi menyaring darah. Dalam satu hari, sepasang ginjal mampu menyaring sekitar 150 Liter darah dan menghasilkan kurang lebih 1,5 Liter urine per harinya.

Ginjal terbagi dalam tiga lapisan dari yang paling luar hingga ke dalam. Tiga lapisan ini yaitu korteks ginjal, medula ginjal, dan pelvis ginjal. Berikut penjelasannya:

  • Korteks Ginjal

Korteks ginjal merupakan lapisan terluar ginjal yang mengandung banyak saluran berkelok-kelok. Bagian ini dikelilingi kapsul ginjal, yaitu lapisan jaringan lemak yang melindungi ginjal.

Bagian korteks memiliki permukaan yang tidak rata karena mengandung nefron. Bagian ini juga mengandung ruang tempat pembuluh darah baik arteri, vena, dan kapiler (pembuluh darah berukuran kecil). Hormon erythropotein yang berperan dalam pembentukan sel darah merah juga diproduksi pada korteks ginjal.

  • Medula Ginjal

Jaringan ginjal bagian dalam disebut sebagai medula. Dalam bagian ini terdapat organ bernama lengkung henle dan piramida ginjal. Piramida ginjal tersusun dari nefron dan saluran. Setelah melewati nefron, cairan urine akan ditampung pada suatu saluran pengumpul sebelum masuk ke pelvis ginjal.

  • Pelvis Ginjal

Pelvis ginjal berbentuk seperti corong yang terletak pada ginjal bagian dalam. Bagian ini merupakan jalan keluar cairan urine yang telah disaring untuk nantinya dibawa menuju kandung kemih

Pada pelvis ginjal terdapat hilum, yaitu lubang kecil tempat pembuluh darah keluar dan masuk ginjal. Dua pembuluh darah yang melewati hilum ini yaitu arteri ginjal yang membawa darah masuk ke dalam ginjal untuk disaring dan vena ginjal yang membawa darah meninggalkan organ ini.

Baca Juga: 9 Kebiasaan Buruk Ini Sebabkan Fungsi Ginjal Menurun!

Pahami Juga Bagian-Bagian Ginjal Kamu yang Ini

anatomi ginjal pada satuan terkecil.jpg

Nefron adalah unit terkecil yang menyusun ginjal - OkayDoc

Darah kotor yang masuk ke ginjal dibawa masuk ke dalam nefron dan dibersihkan melalui proses penyaringan (filtrasi). Proses ini melalui dua bagian utama nefron yaitu korpus ginjal (disebut juga dengan badan Malpighi) dan tubulus ginjal (saluran untuk lewat cairan tubuh yang telah disaring).

Berikut penjelasan yang lebih rinci terkait dua bagian ini:

1. Korpus Ginjal

Korpus ginjal terdiri dari dua bagian, yaitu glomerulus dan kapsul Bowman. Glomerulus berisi sekumpulan pembuluh darah kapiler dimana darah disaring. Cairan tubuh yang tersaring pada glomerulus disebut sebagai urine primer dan disimpan sementara di dalam kapsul Bowman sebelum masuk ke tubulus ginjal.

2. Tubulus Ginjal

Bagian ini merupakan saluran tempat cairan urine dikumpulkan. Selain itu, di tubulus ini juga terjadi penyerapan kembali senyawa-senyawa yang masih diperlukan tubuh (reabsorpsi), misalnya saja elektrolit. Tubulus ginjal ini terdiri dari tiga bagian, di antaranya:

  • Tubulus proksimal yaitu tubulus yang paling dekat dengan glomerulus tempat penyerapan air, natrium, dan glukosa untuk dikembalikan ke dalam darah.
  • Lengkung Henle adalah tempat penyerapan elektrolit lain seperti kalium, klorida, dan natrium.
  • Tubulus distal merupakan tempat penyerapan natrium (jika masih dibutuhkan) dan mengeluarkan kalium dan asam.

Setelah melalui tubulus, urine bercampur dengan air dan urea. Urea merupakan senyawa kimia sisa metabolisme protein yang tidak diperlukan lagi oleh tubuh. Sampai akhirnya, urine tersebut dikeluarkan dari ginjal melalui ureter menuju kandung kemih dan siap dibuang keluar tubuh.

Baca Juga: 6 Rahasia dan Cara Menjaga Fungsi Ginjal agar Tetap Normal

Ginjal adalah organ tubuh kita yang penting. Dengan mengenali organ tubuh, contohnya mempelajari anatomi ginjal ini, kepedulian kamu terkait kesehatan organ dalam diharapkan meningkat.

Untuk menjaga fungsi normal organ tersebut, pastikan juga kamu tetap menganut gaya hidup sehat dan konsumsi nutrisi seimbang agar organ-organ tubuhmu berfungsi dengan optimal!

Berikan Komentar
Artikel Terkait
Memuat...
Punya pertanyaan seputar Kesehatan?
Tanya Sekarang
Tanya Dokter
Bookmark telah disimpan
Memuat...